Connect with us

9info.co.id | NASIONAL – Salah satu tujuan utama pembangunan negara kita adalah untuk mensejahterakan kehidupan rakyat.

Kesejahteraan rakyat bukan sekadar indikator ekonomi, melainkan sebuah gambaran luas yang mencakup akses terhadap pendidikan berkualitas, kesehatan yang terjamin, lingkungan yang aman, dan tentu saja, stabilitas ekonomi.

Untuk mencapai ini, diperlukan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan yang dapat memperkuat struktur sosial dan mengurangi ketimpangan.

Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan merupakan fondasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya pertumbuhan ekonomi, negara mampu menyediakan lebih banyak lapangan kerja, meningkatkan pendapatan per kapita, dan memperluas akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas publik seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Investasi: Bahan Bakar Pertumbuhan Ekonomi

Bagaimana sebuah negara dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi? Jawabannya terletak pada investasi.

Investasi merupakan suntikan dana yang digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi, menciptakan lapangan kerja baru, dan mengembangkan teknologi. Baik investasi dari dalam negeri maupun luar negeri sama-sama penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Agar investasi dapat mengalir deras, sebuah negara perlu menciptakan iklim investasi yang kondusif. Iklim investasi yang baik ditandai oleh adanya kepastian hukum, stabilitas politik, birokrasi yang efisien, dan rendahnya tingkat korupsi. Investor akan lebih tertarik untuk menanamkan modalnya di negara yang memiliki iklim investasi yang baik karena mereka merasa lebih aman dan yakin akan mendapatkan keuntungan yang optimal. Hal ini tidak hanya berlaku untuk investor besar, tetapi juga para pelaku usaha kecil dan menengah yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional.

Kepastian Hukum: Pilar Utama Iklim Investasi

Penegakkan hukum yang adil dan transparan menjadi sangat krusial dalam membangun kepercayaan investor. Negara yang memiliki sistem hukum yang lemah dan korupsi yang tinggi akan menimbulkan ketidakpercayaan dari investor, yang pada akhirnya menghambat aliran investasi masuk. Oleh karena itu, reformasi di sektor kehakiman dan penegakan hukum harus menjadi prioritas. Pemerintah harus dapat menjamin bahwa setiap pelanggaran hukum, baik oleh individu maupun korporasi, akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku tanpa kecuali.

Selain itu, pemerintah perlu menjamin bahwa regulasi yang dibuat tidak memberatkan pelaku usaha namun tetap memperhatikan hak-hak masyarakat. Regulasi yang baik adalah yang mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan sosial. Kebijakan yang progresif dan responsif terhadap dinamika global serta kebutuhan lokal akan mendorong lebih banyak lagi investasi yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.

Kesimpulan

Untuk mencapai tujuan negara dalam mensejahterakan rakyat, pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu kunci utama.

Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dapat dicapai melalui investasi yang optimal. Agar investasi dapat mengalir deras, pemerintah perlu menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan memberikan kepastian hukum, selain stabilitas politik, birokrasi yang efisien, dan rendahnya tingkat korupsi.

Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat dan tujuan pembangunan nasional dapat tercapai

Oleh : Frans Borgias
Mahasiswa Fakultas Hukum Unrika Batam.

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Tokoh Masyarakat Sei Beduk Desak BP Batam Evaluasi Alokasi Lahan di Dekat Oleana Park Usai Dua Anak Tewas Tenggelam

Tokoh Masyarakat Sei Beduk Desak BP Batam Evaluasi Alokasi Lahan di Dekat Oleana Park Usai Dua Anak Tewas Tenggelam

9info.co.id | BATAM – Tragedi meninggalnya dua anak akibat tenggelam di kawasan dekat Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, memicu desakan keras kepada BP Batam untuk segera mengevaluasi alokasi lahan yang dinilai membahayakan keselamatan warga.

‎Tokoh masyarakat Sei Beduk, Asian Sinaga, meminta BP Batam turun tangan dan mengambil langkah tegas terhadap keberadaan kolam dan area bukit di sekitar perumahan yang selama ini kerap dijadikan tempat bermain anak-anak.

‎Menurut Asian Sinaga, kondisi kolam yang cukup dalam sangat berisiko dan dikhawatirkan kembali memakan korban jiwa apabila tidak segera ditimbun atau diamankan. Senin (25/05/2026).

‎“Lokasi itu sangat berbahaya karena sering dijadikan tempat bermain anak-anak. Kami meminta BP Batam mengevaluasi alokasi lahan tersebut apabila memang tidak dimanfaatkan,” ujar Asian Sinaga.

‎Asian yang juga menjabat sebagai Ketua Komite SDN 08 Kelurahan Duriangkang menegaskan, tragedi ini harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, terlebih salah satu korban diketahui merupakan siswa di sekolah tersebut.

‎“Jangan sampai ada lagi korban berikutnya. Kami berharap pemilik lahan segera menimbun kolam tersebut demi keselamatan warga,” tegasnya.

‎Persoalan itu bahkan telah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kota Batam yang turut dihadiri pihak BP Batam, Camat Sei Beduk, Kapolsek Sei Beduk, perwakilan warga, serta pengurus RT dan RW Perumahan Oleana Park.

‎Sementara itu, pihak pengembang Oleana Park melalui perwakilannya, Reevan Simanjuntak bersama Teguh Broto, telah turun langsung meninjau lokasi kejadian sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban pada Jumat (15/05/2026).

‎Reevan menjelaskan, kolam tempat terjadinya musibah bukan merupakan lahan milik perusahaan maupun berada di dalam kawasan PL pengembang Oleana Park. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen membantu mencarikan solusi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

‎“Lokasi kolam tersebut bukan lahan kami dan tidak berada dalam kawasan PL perusahaan kami. Namun demi keselamatan warga, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya Anggota DPRD Kota Batam Jimmy Siburian, untuk memfasilitasi pemilik lahan agar lokasi kolam tersebut dapat segera ditimbun,” ujar Reevan.

‎Ia menambahkan, pihak pengembang juga akan meminta izin kepada pemilik lahan terkait rencana penimbunan kolam tersebut.

‎“Terkait kolam tersebut akan kami koordinasikan dan dalam waktu dekat akan dilakukan penimbunan,” tambahnya.

‎Selain meninjau lokasi kejadian, pihak pengembang juga mendatangi rumah keluarga korban dan memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian serta belasungkawa.

‎“Kami hadir sebagai pengembang Perumahan Oleana Park dan turut merasakan duka yang mendalam atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Reevan.

‎Ketua RW 18 Kelurahan Tanjung Piayu, Andika, juga berharap seluruh pihak segera mengambil langkah nyata demi keselamatan warga, khususnya anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi.

‎“Kami meminta agar kolam tersebut segera ditimbun. Kami juga mengapresiasi niat baik dan empati pihak pengembang yang hadir langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban,” ujarnya.

‎Peristiwa tragis yang merenggut nyawa dua anak itu kini menjadi perhatian masyarakat Sei Beduk. Warga berharap pemerintah dan pemilik lahan segera mengambil tindakan cepat agar kolam berbahaya tersebut tidak kembali menjadi “jebakan maut” bagi anak-anak di kawasan Tanjung Piayu. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain