Connect with us
9Info.co.id | BATAM – Komunitas Bangso Batak Marsada (BBM) Kota Batam mengadakan seminar adat Batak bertajuk “Pendalaman Makna, Pengupayaan Keseragaman dan Efisiensi Waktu di Pesta Unjuk (Pernikahan) dan Ulaon Namonding (Meninggal Dunia)”.

Kegiatan ini pun terlihat dihadiri oleh sejumlah tokoh dan praktisi budaya dan pengurus kumpulan marga marga Batak yang ada di Kota Batam. Seminar Adat yang di Prakarsai oleh  Komunitas BBM ini Bertempat di Sopo Godang HKBP Lubuk Baja. Minggu (22/09/2024).

Ketua Panitia Seminar Adat Komunitas Bangso Batak Marsada (BBM) Kota Batam St. Bommen Hutagalung, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Seluruh Pengurus BBM terkhusus ketua Umum Komunitas BBM Kota Batam, Ir. Ediaman Sinaga untuk mensukseskan pelaksanaan acara ini.

“Seminar ini bertujuan untuk menggali lebih dalam makna dari tradisi Batak, serta membahas pentingnya keseragaman dan efisiensi waktu dalam pelaksanaan pesta adat Batak” jelas Bommen.

Acara ini menghadirkan narasumber terkemuka dari Medan, yaitu Prof. Dr. Albiner Siagian, Rektor IAKN Tarutung, dan Manguji Nababan, MA, Kepala Pusat Dokumentasi Kebudayaan Batak Universitas HKBP Nommensen. Kedua narasumber memberikan wawasan yang mendalam tentang pelaksanaan adat Batak, serta tantangan yang dihadapi dalam menjaga tradisi di era modern.

Seminar ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam melestarikan budaya Batak, serta memperkuat solidaritas antar anggota komunitas di Batam.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat lebih memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai budaya Batak dalam kehidupan sehari-hari (Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

9info.co.id | BATAM – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain