Connect with us

9info.co.id – Mutasi besaran Pejabat Utama di lingkungan Polda Kepri kembali oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Mutasi berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/714/III/KEP./2023 dan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/715/III/KEP./2023, tanggal 27 Maret 2023 tentang alih tugas jabatan kepada 10 pejabat utama Polda Kepri

“Alih tugas atau mutasi jabatan merupakan proses yang biasa terjadi dan pasti terjadi di lingkungan Polri sebagai bentuk penyegaran, promosi dan pembinaan karier,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S, Rabu (29/3/2023).

Harry menambahkan, untuk waktu pelaksanaan serah terima habatan masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Biro SDM Polda Kepri.

Berikut nama nama Pejabat Utama Polda Kepri

  1. Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol. Jefri Ronald Parulian Siagian, S.I.K., M.H, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolresta Pekanbaru Polda Riau, digantikan oleh Kombes Pol. Adip Rojikanyang sebelumnya menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Sumbar.
  2. Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol. Ahmad David diangkat dalam jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Madya bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri (dalam rangka DIK LEMHANNAS PPRA LXV T.A. 2023), digantikan oleh Kombes Pol. Bagus Suropratomo Oktobrianto yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidkor Bareskrim Polri (dalam rangka DIK REG L SESKO TNI T.A. 2022)
  3. Dirpamobvit Polda Kepri Kombes Pol. Haris Suntojaya diangkat dalam jabatan baru sebagai Auditor Sispamobvitnas Madya TK III Baharkam Polri, digantikan oleh Kombes Pol. Agus Fajaruddin yang sebelumnya menjabat sebagai Kabidrahtra Pusjarah Polri.
  4. KA SPN Polda Kepri Kombes Pol. Donald Happy Ginting. SIK. M.Si, diangkat dalam jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Bindiklat Lemdiklat Polri (dalam rangka DIK LEMHANNAS PPRA LXV T.A. 2023), digantikan oleh Kombes Pol Dr. Pria Budi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Pekanbaru Polda Riau.
  5. Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Harry Goldenhardt S., S.I.K., M.Si, diangkat dalam jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri (dalam rangka DIK LEMHANNAS PPRA LXV T.A. 2023), digantikan oleh Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K, M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidter Bareskrim Polri (dalam rangka DIK REG L SESKO TNI T.A. 2022).
  6. Wakapolresta Barelang Polda Kepri AKBP Junoto S.I.K., diangkat dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Muda Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri, digantikan oleh Akbp Syafrudin Semidang Sakti, S.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Kepulauan Anambas Polda Kepri.
  7. Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Kepri AKBP Apri Fajar Hermanto S.I.K., diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Kepulauan Anambas Polda Kepri.
  8. Wadirresnarkoba Polda Kepri AKBP Dasmin Ginting S.I.K, diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirresnarkoba Polda Sulteng.
  9. Kasubbidprovos Bidpropam Polda Kepri AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Bener Meriah Polda Aceh.
  10. Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si. diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Mempawah Polda Kalbar. (Nat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Albert Gultom Gabung Demokrat Batam, Modal Politik dan Basis Massa Jadi Kekuatan Baru

Albert Gultom Gabung Demokrat Batam, Modal Politik dan Basis Massa Jadi Kekuatan Baru

9info.co.id | BATAM – Peta politik Kota Batam kembali menarik perhatian setelah politisi Albert Gultom resmi bergabung dengan Partai Demokrat Kota Batam.

‎Langkah politik tersebut dinilai dapat menjadi tambahan energi bagi Demokrat dalam memperkuat struktur partai sekaligus meningkatkan daya tawar politik menghadapi dinamika Pemilu dan kontestasi politik mendatang.

‎Albert Gultom dikenal sebagai salah satu figur yang memiliki jaringan sosial dan politik cukup luas, khususnya di kalangan masyarakat Batak dan komunitas marga Gultom. Kehadirannya di Partai Demokrat pun dipandang bukan sekadar perpindahan kendaraan politik, tetapi berpotensi membawa basis dukungan dan jaringan yang telah dibangunnya selama berkiprah di dunia politik.

‎Sebelum bergabung dengan partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut, Albert Gultom tercatat pernah berkiprah di Partai Perindo dan dipercaya menjabat sebagai Ketua Partai Perindo Kota Batam.

‎Dalam kiprahnya bersama Perindo, Albert disebut memiliki pengalaman dalam membangun mesin politik dan mengonsolidasikan kekuatan partai di tingkat daerah. Bahkan, pada momentum Pemilu sebelumnya, ia turut mengantarkan salah satu kader Perindo hingga berhasil duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau.

‎Pengalaman tersebut menjadi modal politik yang dinilai penting bagi Demokrat Kota Batam. Terlebih, Albert tidak hanya membawa pengalaman organisatoris, tetapi juga jejaring sosial yang selama ini telah terbentuk di tengah masyarakat.

‎Bukan Sekadar Pindah Partai Bergabungnya Albert Gultom ke Demokrat dinilai memiliki arti strategis.

‎Di tengah persaingan partai politik untuk memperkuat basis elektoral di Batam, masuknya figur yang telah memiliki pengalaman politik dan jaringan massa dapat menjadi salah satu faktor yang memperkuat konsolidasi partai.

‎Namun, tantangan berikutnya adalah bagaimana Demokrat mampu mengoptimalkan potensi tersebut menjadi kekuatan politik yang nyata.

‎Popularitas seorang tokoh tidak secara otomatis berbanding lurus dengan perolehan suara partai. Diperlukan konsolidasi organisasi, komunikasi politik yang efektif, serta kemampuan membangun hubungan dengan masyarakat secara berkelanjutan.

‎Karena itu, bergabungnya Albert Gultom dapat menjadi momentum bagi Demokrat Kota Batam untuk melakukan konsolidasi lebih luas sekaligus memperkuat positioning partai di tengah masyarakat.

‎Membawa Pengalaman, Menghadapi Tantangan Baru Bagi Albert sendiri, keputusan bergabung dengan Demokrat menjadi babak baru dalam perjalanan politiknya.

‎Dengan pengalaman memimpin partai politik di tingkat Kota Batam, membangun jaringan politik, serta pernah terlibat dalam keberhasilan mengantarkan kader ke DPRD Provinsi Kepri, Albert kini menghadapi tantangan baru untuk membuktikan kontribusinya bersama Demokrat.

‎Jika mampu mengintegrasikan pengalaman politik, jaringan sosial, dan kekuatan organisasi partai, kehadiran Albert Gultom berpotensi menjadi salah satu kekuatan baru dalam peta politik Demokrat Kota Batam.

‎Perjalanan politik Albert di Demokrat pun menarik untuk dicermati. Sebab, pertaruhan sesungguhnya bukan hanya mengenai perpindahan seorang politisi dari satu partai ke partai lainnya, melainkan sejauh mana kehadirannya mampu diterjemahkan menjadi kekuatan elektoral dan peningkatan elektabilitas Partai Demokrat di Kota Batam. (Mat).

Continue Reading

Berita Lain