Connect with us

9info.co.id – HARRIS Hotel Batam Center mempersembahkan paket berbuka puasa Ramadan 1444H “The HARRIS Ramadan” yang akan membuat Anda merasakan pengalaman kuliner yang tidak terlupakan.

Di dalam paket ini, hotel kami menawarkan menu-menu istimewa dari nusantara dan timur tengah yang pastinya akan membuat selera Anda terpuaskan.

Menu-menu yang disediakan dalam paket berbuka puasa ini sangat beragam dan menarik. Mulai dari berbagai jenis makanan pembuka dan takjil, hidangan utama, hidangan pondokan live cooking dan hidangan penutup.

Anda bisa mulai dengan takjil seperti aneka kurma, bubur kampiun, bolu kukus, onde-onde, dadar gulung, kue cantik manis atau wingko babat dilanjutkan dengan asinan dan rujak buah untuk lebih menggugah selera.

Pilihan selanjutnya bisa langsung mencoba hidangan utama seperti rawon, soto medan, daging balado, ayam bakar kecap, udang sambal pete, ikan woku, tauco cumi terong telunjuk atau bisa mencoba selera kuliner hidangan timur tengah seperti lamb tangine, um alli, kabsa, fish mandi baklava atau bahkan kebab daging sapi dan daging ayam yang langsung dimasak di tempat.

Sambil mendengarkan alunan live music Ramadan di HARRIS Cafe, eksplorasi kuliner Anda bisa dilanjutkan dengan mencoba menu-menu pondokan yang di masak langsung di tempat seperti martabak telur, pempek, mi ayam, seblak, siomay, roti jala dan pondokan gorengan.

Untuk mengakses menu ramadan dalam 1 bulan bisa dilihat di http://bit.ly/HBCT-RamadanMenu

Paket berbuka puasa ini tersedia dengan harga Rp178,000 nett/orang dan potongan harga 50% untuk anak-anak usia 4-10 tahun, dan bagi Anda yang membeli untuk 10 orang akan mendapatkan 1 orang gratis di tanggal 26 Maret sampai dengan 17 April 2023. Selain itu, kami juga akan mengadakan undian dengan hadiah dua unit motor untuk pelanggan yang beruntung.

“Kami sangat senang bisa mempersembahkan paket berbuka puasa Ramadan ini kepada pelanggan setia kami. Kami ingin memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan dan membuat berbuka puasa Anda semakin meriah” ujar Harum Hendra Winata selaku General Manager HARRIS Hotel Batam Center.

Jadi tunggu apa lagi? Segera pesan paket berbuka puasa Ramadan dari HARRIS Hotel Batam Center dan nikmati pengalaman kuliner yang istimewa. Hubungi kami di nomor whatsapp +62778749 99 99 untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut. (Hum)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Mitigasi Fenomena El Nino, BP Batam Siapkan 4 Langkah Antisipatif

Mitigasi Fenomena El Nino, BP Batam Siapkan 4 Langkah Antisipatif

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memaksimalkan pengelolaan air bersih sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak El Nino dan puncak musim kemarau 2026. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih tetap terpenuhi.

Berdasarkan informasi BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami puncak musim kemarau pada periode Juli hingga September 2026, dengan puncak tertinggi diperkirakan terjadi pada Agustus. Sementara itu, berdasarkan analisis perkembangan musim kemarau pada Dasarian II Juli 2026, sebanyak 72,8 persen wilayah Indonesia atau 509 Zona Musim telah memasuki musim kemarau.

Kondisi tersebut turut meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.

Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam dan PT Air Batam Hilir (ABH) pun menaruh perhatian serius terhadap potensi ini, mengingat waduk merupakan sumber utama air baku untuk mendukung kebutuhan air di Batam.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengatakan bahwa kesiapsiagaan dalam menghadapi perubahan kondisi iklim ini harus dilakukan sejak dini.

“Air merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi. Untuk itu, BP Batam terus melakukan pemantauan terhadap kondisi air bersih dan mengoptimalkan pengelolaan yang ada agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, terutama ketika kita menghadapi periode kemarau,” ujar Denny, Selasa (11/8/2026).

Sebagai bagian dari mitigasi, lanjut Denny, BP Batam menyiapkan empat langkah antisipatif untuk menjaga ketahanan air baku.

Pertama, BP Batam bersama PT ABH terus melakukan pemantauan terhadap kondisi air baku secara real-time. Data pemantauan level dan kondisi air tersebut menjadi salah satu dasar bagi pengelola dalam menentukan langkah operasional, termasuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan air baku, kapasitas produksi, dan kebutuhan masyarakat.

Kedua, BP Batam terus mengoptimalkan sistem interkoneksi jaringan antar waduk untuk mendukung distribusi air baku bagi wilayah yang terdampak penurunan debit air baku.

Ketiga, selain aspek teknis, BP Batam berupaya untuk memaksimalkan program reboisasi serta pelindungan dan pelestarian Daerah Tangkapan Air (DTA). Langkah tersebut antara lain dilakukan melalui penguatan kepedulian terhadap kawasan resapan, penghijauan, serta pencegahan aktivitas yang berpotensi mengurangi fungsi kawasan sebagai daerah tangkapan air.

Terakhir, BP Batam juga terus mendorong pengembangan infrastruktur penyediaan air untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang. Selain optimalisasi infrastruktur eksisting, BP Batam juga menyiapkan berbagai opsi pengembangan sumber air, termasuk pemanfaatan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) sebagai salah satu alternatif pengolahan air laut untuk memperkuat ketahanan air pada masa mendatang.

“Menjaga sumber air tidak cukup hanya dengan membangun dan memelihara infrastruktur. Kita juga harus menjaga lingkungan di sekitar sumber air. Ini merupakan tanggung jawab bersama karena keberlanjutan air Batam sangat bergantung pada bagaimana kita menjaga alam hari ini,” pesannya.

Di sisi lain, BP Batam mengajak masyarakat untuk ikut berperan menjaga ketahanan air dengan menggunakan air secara bijak.

Menurut Denny, upaya pemerintah dan pengelola infrastruktur air akan semakin efektif apabila diikuti dengan kesadaran masyarakat dalam menghemat penggunaan air di tingkat rumah tangga.

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat antara lain:

  1. Menggunakan air sesuai kebutuhan dan mematikan keran ketika tidak digunakan;
  2. Memeriksa instalasi air secara berkala untuk memastikan tidak terjadi kebocoran;
  3. Mengurangi penggunaan air untuk kebutuhan sekunder selama periode kemarau atau cuaca kering;
  4. Menjaga lingkungan dan kawasan tangkapan air, termasuk tidak membuang puntung rokok atau melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di sekitar kawasan vegetasi.

“Kami mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan air Batam. Tidak harus dengan langkah yang besar. Menggunakan air seperlunya, memastikan tidak ada kebocoran di rumah, dan mematikan keran ketika tidak digunakan merupakan langkah sederhana yang dampaknya sangat berarti apabila dilakukan bersama-sama,” pungkasnya. (DN)

 

Continue Reading

Berita Lain