Connect with us

9info.co.id | BATAM – Tamba, pemilik rumah yang diberitakan sebagai gudang peredaran rokok ilegal oleh portal informasijurnalis.com, membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan pemberitaan itu adalah hoax dan tidak benar, serta telah mencemarkan nama baiknya sekaligus menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Selama ini kami menggunakan tempat tersebut untuk gudang sembako, bukan rokok ilegal non cukai. Saya berbisnis ekspedisi barang sembako dan barang pindahan warga,” tegas Tamba saat memberikan klarifikasi, Selasa (2/9/2025).

Ia menjelaskan, rumah yang difoto dan diberitakan tanpa izin itu telah menimbulkan fitnah terhadap dirinya. Lebih jauh, kata Tamba, aktivitas ekspedisi barang di lokasi tersebut bahkan sudah berhenti sejak April 2025 karena kondisi ekonomi yang sulit. “Kok sekarang muncul lagi berita yang menyudutkan seperti ini,” ujarnya.

Atas tuduhan tersebut, Tamba meminta pihak media yang memberitakan untuk segera membuat klarifikasi dalam waktu 2×24 jam. “Jika tidak, saya akan melaporkan ke pihak kepolisian terkait pencemaran nama baik,” tegasnya.

Tamba menekankan bahwa ia memahami tugas dan fungsi jurnalis, namun mengingatkan agar pemberitaan harus akurat serta berdasarkan konfirmasi pihak terkait. “Jangan asal menuding dan jangan sebar berita bohong yang membuat masyarakat resah,” katanya.

Sebelumnya, portal informasijurnalis.com menurunkan berita tentang adanya aktivitas bongkar muat yang diduga rokok non cukai di kawasan Mangsang Permai. Aktivitas itu disebut berlangsung pada sore hari dengan menggunakan mobil truk dan mobil boks, serta luput dari pengawasan aparat.

Menanggapi hal tersebut, Tamba kembali menegaskan bahwa seluruh aktivitas di rumahnya murni untuk usaha sembako dan jasa ekspedisi. Ia berharap masyarakat maupun pihak berwenang tidak termakan isu yang tidak benar. (RP)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

9info.co.id | BATAM – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain