Connect with us

9info.co.id | BATAM – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau menggelar Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026 di Gedung Ditreskrimsus Polda Kepri, Jumat (6/2/2026).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri Kombes Pol Silvester M.M. Simamora, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh perwakilan Badan Pangan Nasional, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, Bea dan Cukai, serta Satgas Pangan jajaran Polres se-Kepulauan Riau.

Dalam arahannya, Kombes Pol Silvester menegaskan bahwa penguatan pengawasan harga, ketersediaan, keamanan, dan mutu pangan menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan seperti Imlek, Ramadan, dan Idulfitri. Selain itu, pengawasan juga difokuskan untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi akibat cuaca ekstrem.

“Satgas Pangan berperan penting dalam memastikan tidak terjadi pelanggaran yang merugikan masyarakat, baik berupa penimbunan, permainan harga, maupun peredaran pangan yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Badan Pangan Nasional menyampaikan bahwa pengawasan difokuskan pada 14 komoditas pangan strategis dengan mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP). Selain pengendalian harga, pengawasan juga mencakup keamanan pangan melalui uji laboratorium guna mendeteksi kandungan bahan berbahaya.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa penanganan terhadap pelanggaran dilakukan secara bertahap, mulai dari pembinaan hingga penegakan hukum. Berdasarkan hasil pemantauan, masih terdapat sejumlah komoditas di beberapa wilayah Kepulauan Riau yang memerlukan perhatian dan pengawasan bersama.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Riau menjelaskan bahwa secara umum ketersediaan bahan pokok masih dalam kondisi aman. Namun, fluktuasi harga pada komoditas tertentu masih terjadi, terutama akibat kendala distribusi di wilayah kepulauan.

Hal senada disampaikan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Riau yang menambahkan bahwa Satgas Pengawasan Pangan tingkat provinsi diketuai oleh Gubernur Kepulauan Riau dengan Dirreskrimsus Polda Kepri sebagai Ketua Pelaksana. Dinas juga meminta agar pemerintah kabupaten dan kota segera mengaktifkan Satgas Pangan di wilayah masing-masing.

Melalui rapat koordinasi ini, Polda Kepri bersama seluruh instansi terkait berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi pengawasan harga, keamanan, dan mutu pangan, guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga terjangkau serta pangan yang aman dan layak konsumsi. (Tim).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Tanamkan Nilai Profesionalisme dan Integritas kepada Pegawai

DIKLAT

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Diklat Orientasi Pegawai untuk Gelombang ke-1 di Mako Brimob Polda Kepri, 18-20 Mei 2026.

Bekerjasama dengan Satbrimob Polda Kepri, orientasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun mental, disiplin dan etos kerja pegawai yang siap melayani dengan penuh tanggung jawab.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa status sebagai pegawai tetap membawa amanah besar untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap tugas.

“Saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, berintegritas, memiliki jiwa korps dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” kata Alexander saat memberikan arahan Upacara Diklat.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, terutama dalam pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan pelayanan publik, perizinan, hingga pengadaan. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan profesionalisme organisasi.

Tak hanya itu, semangat kebersamaan dan soliditas antarpegawai juga menjadi nilai penting yang terus dibangun di lingkungan kerja.

“Kita adalah satu BP Batam. Jiwa korps harus dibangun agar tercipta soliditas dan semangat kebersamaan dalam organisasi,” tambahnya.

Sementara itu, sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad berharap kegiatan orientasi mampu memperkuat pemahaman pegawai terhadap arah kebijakan organisasi, sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap dinamika kepemimpinan dan budaya kerja di lingkungan BP Batam.

“Kegiatan ini agar bagaimana kita bisa memahami roda organisasi, bisa beradaptasi terhadap gaya kepemimpinan dan semua bisa berjalan seiring, selaras, seirama terhadap kebijakan organisasi,” pungkas Amsakar.

Sebanyak 676 pegawai akan mengikuti diklat yang dilaksanakan dalam enam gelombang hingga Juni 2026 mendatang. Para peserta dibekali pemahaman mengenai nilai, etika, serta budaya kerja instansi pemerintah guna menciptakan insan BP Batam yang tangguh dan bertanggung jawab. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain