Connect with us

9info.co.id | BATAM – Suasana peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di RW 04, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Rangkaian kegiatan dimulai sejak Sabtu (16/8/2025) dengan lomba mewarnai anak-anak dan karaoke warga, yang menjadi ajang kebersamaan masyarakat lintas usia.

Puncak acara dilaksanakan Minggu (17/8/2025), diawali dengan upacara bendera pada pagi hari, diikuti jalan santai yang melibatkan ratusan warga. Sepanjang siang hingga sore, berbagai perlombaan tradisional seperti balap karung, tarik tambang, lomba makan kerupuk, hingga joget balon, semakin memeriahkan suasana.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Lurah Tanjung Piayu Irwansyah yang mewakili Lurah, Ketua LPM Tanjung Piayu, Ketua RW 04 Ismail, jajaran RT 01–04, organisasi pemuda KAMUS (Kaula Muda Swadaya), serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua RW 04, Ismail, mengapresiasi semangat warga dalam merayakan Hari Kemerdekaan.

“Terima kasih kepada seluruh warga, tokoh pemuda, dan khususnya mahasiswa KKN Unrika yang turut mendukung hingga acara berjalan sukses. Semangat kebersamaan ini adalah bentuk nyata cinta kita kepada bangsa,” ujarnya.

Partisipasi mahasiswa Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam, khususnya kelompok 8 KKN, turut memberi warna tersendiri dalam perayaan tahun ini. Mereka tidak hanya ikut serta dalam berbagai kegiatan, tetapi juga membantu panitia dalam mempersiapkan rangkaian acara.

Ketua KKN kelompok 8, Rudi Hartono Malau, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

“Selaras dengan motto KKN Unrika tahun ini, kami berupaya mengabdi sepenuh hati. Kehadiran kami bersama dosen pembimbing lapangan (DPL) kami ibu Mayang Sari,S.Pd.,M.M ., di RW 04 adalah untuk belajar bersama masyarakat sekaligus berkontribusi dalam kegiatan positif,” ungkapnya.

Warga RW 04 pun menyambut baik dukungan mahasiswa KKN tersebut. Kehadiran mereka dianggap membawa energi baru dan semakin mempererat kebersamaan di lingkungan.

Perayaan HUT RI ke-80 di RW 04 Tanjung Piayu menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih terjaga, serta menjadi momentum memperkuat rasa nasionalisme di tengah masyarakat.(RP)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam

Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam

9info.co.id | BATAM – Di tengah pertumbuhan pesat Batam sebagai kawasan industri berdaya saing, kolaborasi kepemimpinan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra menaruh perhatian besar terhadap kualitas pembangunan daerah. Khususnya pada penataan infrastruktur dan penanganan titik banjir.

Selain mendorong masuknya investasi, baik Amsakar maupun Li Claudia juga memastikan agar arah pembangunan infrastruktur dasar berjalan seimbang dengan kebutuhan masyarakat Batam.

Amsakar dengan kepiawaiannya di dunia birokrasi dan Li Claudia yang tegas namun humanis memahami bahwa setiap kebijakan harus lahir dari pemahaman utuh agar beragam persoalan Batam dapat terselesaikan.

“Setiap progres pembangunan harus memiliki manfaat yang jelas bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami ingin memastikan seluruh program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan warga dan mendukung pertumbuhan Batam sebagai kota madani yang modern,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

Pernyataan ini tentu bukan soal omongan belaka. Data-data makro ekonomi menunjukkan, ekonomi Batam tumbuh 6,76 persen sepanjang tahun 2025. Selain itu, kepemimpinan Amsakar – Li Claudia pada tahun pertamanya juga sukses menggenjot pertumbuhan investasi yang realisasinya mencapai Rp 69,3 triliun dan melampaui target Rp 60 triliun di tahun tersebut.

Bahkan, memasuki Triwulan I 2026, realisasi investasi Batam tercatat mencapai sekitar Rp17,4 triliun, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian tersebut sekaligus menjadikan Batam sebagai kontributor terbesar investasi di Provinsi Kepulauan Riau.

Pertumbuhan investasi ini tentu mendapat dukungan dari sejumlah sektor strategis yang menjadi tulang punggung perekonomian Batam selama ini, antara lain industri elektronik dan semikonduktor, industri peralatan listrik, sektor logistik dan pergudangan, industri manufaktur berorientasi ekspor, galangan kapal dan maritim, industri kimia, serta pengembangan kawasan industri dan jasa modern.

“Masuknya investasi ke berbagai sektor tersebut ikut menciptakan lapangan kerja baru yang kami harapkan dapat memperkuat aktivitas ekonomi daerah, serta meningkatkan posisi Batam sebagai salah satu pusat industri dan perdagangan paling kompetitif di Indonesia,” tambah Amsakar.

Namun demikian, Amsakar dan Li Claudia menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diiringi dengan kesiapan infrastruktur yang memadai. Jalan yang tertata baik, sistem drainase yang berfungsi optimal, jaringan utilitas yang andal, serta lingkungan perkotaan yang nyaman merupakan faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Oleh sebab itu, penataan infrastruktur dan penanganan titik-titik banjir terus menjadi prioritas dalam agenda pembangunan daerah sembari memperbaiki berbagai persoalan lain yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Berbagai upaya juga terus dilakukan melalui identifikasi kawasan rawan genangan, evaluasi sistem drainase, peningkatan kapasitas saluran air, serta penguatan koordinasi antarinstansi dalam penyelesaian persoalan infrastruktur perkotaan.

“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Batam diharapkan tidak hanya tumbuh sebagai pusat investasi nasional, tetapi juga menjadi kota yang semakin nyaman untuk ditinggali, bekerja, dan berusaha,” pesan Li Claudia. (DN)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain