Connect with us

9info.co.id – KETUA UMUM Partai NasDem Surya Paloh dikabarkan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara kemarin sore.

Ketua DPP NasDem Charles Meikyansyah mengungkapkan arahan Paloh usai bertemu dengan Jokowi.

Mulanya Charles mengatakan pertemuan Paloh dan Jokowi sudah direncanakan sejak lama.

Namun, sebut dia, keduanya baru ada kesempatan bertemu.

“Ya kalau dibilang mendadak sebenarnya nggak juga ya, karena itu udah beberapa hari ini lagi cari waktu yang tepat. Kemarin waktu yang ada, baik Pak Surya Paloh sebagai Ketum Partai NasDem dengan Presiden Jokowi,” kata Charles saat dihubungi, Jumat (27/1/223).

Charles menilai ada banyak hal yang menjadi isi pembicaraan Jokowi dan Paloh.

Namun dia menyerahkan kepada dua tokoh itu untuk menyampaikannya ke publik.

“Saya pikir kalau dua tokoh bangsa ini ketemu, presiden dengan bapak bangsa salah satunya dalam hal ini Pak Surya Paloh, saya pikir akan banyak sekali yang dibicarakan antara mereka berdua. Tapi inti pembicarannya, ya, karena mereka empat mata, saya pikir lebih elok yang ngomong mereka berdua ya,” ujar dia.

Charles mengungkapkan arahan Surya Paloh kepada kader masih tak berubah, yakni tetap mendukung koalisi pemerintahan Jokowi hingga habis masa jabatan.

“Nah kalau arahan-arahannya tetaplah kalau Pak Surya kan. Arahannya, ya, kita ini adalah koalisi kuat yang mendukung Pak Jokowi sampai 2024. Kalau hal-hal yang monumental lainnya saya kok lebih pas salah satu dari beliau yang lebih pas bicara, menyampaikan kepada kita,” kata Charles.

Meskipun demikian, Charles meyakini pertemuan Jokowi dan Paloh turut membahas masalah-masalah kebangsaan terkini.

Menurutnya, hal ini lumrah dibahas oleh kedua tokoh tersebut.

“Ya kami juga sudah beberapa hal memang beliau sampaikan. Ya pertemuan ya pastilah ini masalah-masalah terkini dari kebangsaan, pastilah jadi pembahasan kedua tokoh ini kan. Dan saya pikir ini hal yang wajar banget dilakukan Pak Jokowi dan Pak Paloh,” kata dia.

Saat ditanya apakah Paloh menghadap Jokowi ke Istana karena urusan reshuffle kabinet, Charles ogah berkomentar. Dia menyerahkannya ke Paloh.

“Kalau soal itu kayaknya lebih pas kalau ke Pak Surya nih,” ujarnya.

Surya Paloh Temui Jokowi di Istana
Diketahui Surya Paloh bertemu dengan Jokowi di Istana Negara kemarin sore.

Partai NasDem menyebut pertemuan itu bukti keduanya tidak ada persoalan.

“Bukti bahwa memang hubungan Pak surya sama Pak Presiden baik-baik saja,” kata Bendum DPP Partai NasDem Ahmad Sahroni saat dihubungi, Jumat (27/1).

Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini menyebut pertemuan dilakukan secara mendadak.

Namun demikian, Sahroni mengaku belum mengetahui isi pembicaraan keduanya.

“Mendadak juga (pertemuannya), di Istana. Belum tahu (isi pertemuan, red), feeling saya pasti positif karena sudah dipanggil,” ujarnya. ( Hum )

 

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Tokoh Masyarakat Sei Beduk Desak BP Batam Evaluasi Alokasi Lahan di Dekat Oleana Park Usai Dua Anak Tewas Tenggelam

Tokoh Masyarakat Sei Beduk Desak BP Batam Evaluasi Alokasi Lahan di Dekat Oleana Park Usai Dua Anak Tewas Tenggelam

9info.co.id | BATAM – Tragedi meninggalnya dua anak akibat tenggelam di kawasan dekat Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, memicu desakan keras kepada BP Batam untuk segera mengevaluasi alokasi lahan yang dinilai membahayakan keselamatan warga.

‎Tokoh masyarakat Sei Beduk, Asian Sinaga, meminta BP Batam turun tangan dan mengambil langkah tegas terhadap keberadaan kolam dan area bukit di sekitar perumahan yang selama ini kerap dijadikan tempat bermain anak-anak.

‎Menurut Asian Sinaga, kondisi kolam yang cukup dalam sangat berisiko dan dikhawatirkan kembali memakan korban jiwa apabila tidak segera ditimbun atau diamankan. Senin (25/05/2026).

‎“Lokasi itu sangat berbahaya karena sering dijadikan tempat bermain anak-anak. Kami meminta BP Batam mengevaluasi alokasi lahan tersebut apabila memang tidak dimanfaatkan,” ujar Asian Sinaga.

‎Asian yang juga menjabat sebagai Ketua Komite SDN 08 Kelurahan Duriangkang menegaskan, tragedi ini harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, terlebih salah satu korban diketahui merupakan siswa di sekolah tersebut.

‎“Jangan sampai ada lagi korban berikutnya. Kami berharap pemilik lahan segera menimbun kolam tersebut demi keselamatan warga,” tegasnya.

‎Persoalan itu bahkan telah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kota Batam yang turut dihadiri pihak BP Batam, Camat Sei Beduk, Kapolsek Sei Beduk, perwakilan warga, serta pengurus RT dan RW Perumahan Oleana Park.

‎Sementara itu, pihak pengembang Oleana Park melalui perwakilannya, Reevan Simanjuntak bersama Teguh Broto, telah turun langsung meninjau lokasi kejadian sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban pada Jumat (15/05/2026).

‎Reevan menjelaskan, kolam tempat terjadinya musibah bukan merupakan lahan milik perusahaan maupun berada di dalam kawasan PL pengembang Oleana Park. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen membantu mencarikan solusi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

‎“Lokasi kolam tersebut bukan lahan kami dan tidak berada dalam kawasan PL perusahaan kami. Namun demi keselamatan warga, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya Anggota DPRD Kota Batam Jimmy Siburian, untuk memfasilitasi pemilik lahan agar lokasi kolam tersebut dapat segera ditimbun,” ujar Reevan.

‎Ia menambahkan, pihak pengembang juga akan meminta izin kepada pemilik lahan terkait rencana penimbunan kolam tersebut.

‎“Terkait kolam tersebut akan kami koordinasikan dan dalam waktu dekat akan dilakukan penimbunan,” tambahnya.

‎Selain meninjau lokasi kejadian, pihak pengembang juga mendatangi rumah keluarga korban dan memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian serta belasungkawa.

‎“Kami hadir sebagai pengembang Perumahan Oleana Park dan turut merasakan duka yang mendalam atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Reevan.

‎Ketua RW 18 Kelurahan Tanjung Piayu, Andika, juga berharap seluruh pihak segera mengambil langkah nyata demi keselamatan warga, khususnya anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi.

‎“Kami meminta agar kolam tersebut segera ditimbun. Kami juga mengapresiasi niat baik dan empati pihak pengembang yang hadir langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban,” ujarnya.

‎Peristiwa tragis yang merenggut nyawa dua anak itu kini menjadi perhatian masyarakat Sei Beduk. Warga berharap pemerintah dan pemilik lahan segera mengambil tindakan cepat agar kolam berbahaya tersebut tidak kembali menjadi “jebakan maut” bagi anak-anak di kawasan Tanjung Piayu. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain