Connect with us

9info.co.id – Perusahaan penyedia tenaga listrik swasta berbahan bakar batubara, PT. TJK Power meresmikan pembangunan gedung Taman Literasi di SD Negeri 005 Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Senin (30/1/2023) pagi.

Acara serah terima dan peresmian Taman Literasi SDN 005 Batam dihadiri oleh Direktur Pengembangan Bisnis dan Usaha PT. TJK Power Ahmad Baihaqi Basyarah, Kepala SDN 005 Batam Desvira Idrus, S.Pd, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan Kota Batam Happy Wi Jan Eight Simatupang, S.Pd, beserta para tamu undangan lainnya.

Diketahui, serah terima Taman Literasi SDN 005 Batam merupakan bagian dari bentuk tanggung jawab sosial melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk mencerdaskan pendidikan anak bangsa, khususnya Batam.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Usaha PT. TJK Power Ahmad Baihaqi Basyarah mengatakan, perealisasian pembangunan gedung Taman Literasi melalui dana CSR PT. TJK Power baru pertama kali ini dilaksanakan di SDN 005 Batam.

“Fokus kita dari PT. TJK Power yakni memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar perusahaan termasuk pembangunan infrastruktur guna kepentingan pendidikan suatu wilayah,” ujar Baihaqi.

Baihaqi menjelaskan, PT. TJK Power telah menyalurkan dana CSR senilai Rp75 juta untuk pembangunan gedung Taman Literasi di SDN 005 Batam.

“Secara fisik, dana CSR kita serahkan senilai Rp75 juta untuk pembangunan gedung Taman Literasi di SDN 005 Batam. Saya berharap, gedung Taman Literasi ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin bagi siswa-siswi SDN 005 Batam untuk belajar dan menambah pengetahuan mereka,,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SDN 005 Batam, Desvira Idrus, S.Pd mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT. TJK Power atas bantuan yang telah diberikan kepada SDN 005 Batam.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT. TJK Power atas bantuan dalam pembangunan Taman Literasi di SDN 005 Batam. Saat ini, sekolah SDN 005 sangat membutuhkan kolaborasi untuk inovasi-inovasi bagaimana anak kita di sini agar dapat aktif membaca,” tutur Desvira Idrus.

Desvira Idrus menjelaskan, proses pembangunan gedung Taman Literasi SDN 005 Batam memakan waktu 3 minggu yang dimulai sejak tanggal 26 Desember 2022 dan rampung pada pertengahan Januari.

“Allhamdulilah, saat ini kita dapat resmikan bersama-sama. Mudah-mudahan anak-anak kita lebih aktif kembali dalam membaca buku,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan Kota Batam Happy Wi Jan Eight Simatupang menyampaikan apresiasinya kepada Tjk Power yang telah andil dalam memajukan pendidikan di Batam.

“Kami mengucapkan sangat terimakasih kepada TJK Power yang sudah berperan memberikan bantuan ini. Saya mewakili Dinas Pendidikan Kota Batam menyampaikan apresiasi kepada TJK Power yang ikut andil membangun dunia pendidikan di Batam,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, PT TJK Power merupakan sebuah perusahaan penyedia tenaga listrik swasta berbahan bakar batu bara berkapasitas 2×65 MW yang berada di Tanjung Kasam, Batam.

Dibangun di areal seluas 32 hektar pada kawasan pantai, PLTU ini juga mempunyai dermaga sendiri untuk menampung pasokan batubaranya.

Tak hanya itu, saat ini PLTU yang mulai beroperasi sejak tahun 2012 tersebut mempunyai peran yang cukup signifikan dalam menyuplai kebutuhan listrik untuk masyarakat Batam dan sekitarnya. (Int)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Kasus Kematian Bripda NS Mengemuka, Kapolda Kepri Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Internal

Kasus Kematian Bripda NS Mengemuka, Kapolda Kepri Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Internal

9info.co.id | BATAM – Kasus meninggalnya seorang personel Bintara Remaja Polda Kepulauan Riau, Bripda NS, yang diduga akibat tindak kekerasan oleh sesama anggota, kini menjadi perhatian serius publik.

‎Kapolda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tragis tersebut. Ia menegaskan bahwa kejadian ini merupakan pukulan berat bagi institusi Polri, khususnya di wilayah Polda Kepri.

‎Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin malam (13/4/2026) sekitar pukul 23.50 WIB. Korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 01.00 WIB dini hari di Rumah Sakit Bhayangkara Batam.

‎“Pertama-tama kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam. Ini menjadi duka bagi kami seluruh jajaran Polda Kepri,” ujar Kapolda.

‎Sebagai respons cepat, Kapolda bersama jajaran Pejabat Utama langsung mendatangi rumah sakit dan memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh tanpa kompromi.

‎Sejauh ini, satu orang anggota telah diamankan dan diduga sebagai pelaku utama. Selain itu, tiga anggota lainnya juga turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan karena berada di lokasi kejadian saat insiden berlangsung.

‎Untuk memastikan penyebab kematian secara objektif dan transparan, proses autopsi telah dilakukan dengan melibatkan Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia serta tim forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di RSCM.

‎Selain penanganan melalui kode etik oleh Propam, kasus ini juga telah ditingkatkan ke ranah pidana dan kini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri.

‎Kapolda menegaskan bahwa institusi Polri tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum, terlebih yang dilakukan oleh anggotanya sendiri.

‎“Kami akan memproses perkara ini secara tegas dan tuntas, baik melalui jalur pidana maupun kode etik. Sanksi berat termasuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) akan dijatuhkan apabila terbukti. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

‎Sementara itu, Kabid Propam Polda Kepri, Eddwi Kurniyanto, menyampaikan bahwa proses pendalaman masih terus berjalan dengan memeriksa sejumlah saksi serta pihak terkait guna mengungkap secara terang benderang kronologi kejadian.

‎“Proses berjalan secara profesional, terbuka, dan sesuai ketentuan hukum,” jelasnya.

‎Polda Kepri juga membuka ruang pengawasan publik sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara ini.

‎Di akhir rangkaian proses, jenazah Bripda NS telah diserahkan kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Batam dengan penuh penghormatan. Polda Kepri turut memberikan pendampingan kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan tanggung jawab institusi.

‎“Atas nama pribadi dan institusi, kami memohon maaf kepada keluarga korban dan seluruh masyarakat. Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” tutup Kapolda. (Hum).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain