Connect with us

9info.co.id – Rangkaian  peringatan pekan Muharam 1444 Hijriyah  yang dioselenggarakan Badan Kontak Majelis Taklim BKMT Kecamatan Sungai Beduk , Kota Batam , sukses digelar, Sabtu – Minggu (6-7/8/2022) . Kegiatan utamanya ada lomba solawat Nabi Muhammad SAW, lomba pawai, dan santunan yatim piatu.

Acara ditaja dalam menyemarakkan pekan Muharam 1444 Hijriyah. Kali ini BKMT  bekerjasama dengan Persatuan  Majelis Taklim (Permata) Kelurahan se Kecamatan Sungai Beduk kota Batam menyelenggarakan berbagai acara tersebut.

Tema yang diusung kali ini adalah  tahun baru islam 1444 h sebagai momentum penguatan keimanan, memupuk persatuan dan kesatuan bangsa untuk membangun negeri.

Ketua BKMT kecamatan Sungai Beduk  Syarifah Normawati menjelaskan bahwa dari tahun ketahun pelaksanaan kegiatan ini diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat se kecamatan Sungai Beduk yang terdiri dari empa kelurahan  Tanjungpiayu , Mukakuning, Duriangkang dan Mangsang.

“Acara yang diselenggarakan selama dua hari itu dimulai dengan lomba sholawat  ditampilkan secara beregu, para peserta jumlahnya  mencapai 39 tim menampilkan solawat nabi dengan lantunan suara indah,” kata Syarifah.

Di hari kedua dilanjutkan dengan lomba pawai , lomba pawai kali ini sangat menarik karena  selain diikuti oleh peserta sholawat  juga diikuti oleh warga lainnya yang menampilkan berbagai ornamen ornamen bernuansakan islami seperti miniatur al quran,  miniatur kabah dan berbagai rangkaian busana muslim serta berbagai jenis busana menarik.

Pemberian hadiah juara umum dilakukan oleh Wagub Kepri , Marlin Agustina bersama HM Rudi selaku Walikota Batam.

Dihari kedua dilanjutkan dengan lomba pawai . Lomba pawai kali ini sangat menarik karena  selain diikuti oleh peserta sholawat , juga diikuti oleh warga lainnya yang menampilkan berbagai ornamen ornamen bernuansakan islami seperti miniatur Al Quran , miniatur kabah dan berbagai rangkaian busana muslim serta berbagai jenis busana menarik.

Pelepasan peserta pawai dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Propinsi Kepri Tengku Afrizal Dachlan didampingi Muhammad Kamaludin ,selaku Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Camat Seibeduk Dwiki Septiawan dan Empat Lurah di Kecamatan Seibeduk .

Meski sempat dihadang hujan deras, namun tak menyurutkan peserta untuk menyelesaikan hingga finish yang jaraknya  lebih kurang 5 kilometer  .

Setelah melalui penilaian tertutup, akhirnya juri mengumumkan pemenang lomba solawat dan juga lomba pawai .

Ketua BKMT Kota Batam Marlin Agustina Rudi didampingi oleh Walikota Batam HM Rudi hadir di sela kesibukan menjalankan tugas.

Marlin Agustina yang juga Ketua Umum (ketum) DPD Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kota Batam menyampaikan hadiah berupa piala bergilir LASQI Kota Batam kepada pemenang lomba sholawat yaitu dari Kelurahan Tanjungpiayu.  

Begitu juga dengan HM Rudi  berkesempatan memberikan hadiah piala bergilir untuk Lomba Pawai  

Muhammad Kamaludin mengapresiasi BKMT Kecamatan Seibeduk  atas keberhasilan mensukseskan rangkaian kegiatan pasca pandemi . “Kami berharap berharap kedepan kegiatan serupa lebih meriah dan bisa mengakomodir peserta lebih banyak ,” kata Muhammad Kamaludin. (lsm)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas, Tegaskan Komitmen Jaga Daya Saing Logistik dan Iklim Investasi

BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas, Tegaskan Komitmen Jaga Daya Saing Logistik dan Iklim Investasi

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memutuskan untuk menunda pemberlakuan penyesuaian tarif layanan peti kemas di Pelabuhan Batam sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

Langkah strategis ini diambil guna menjaga stabilitas iklim investasi, industri, dan perdagangan di kawasan khusus tersebut.

Keputusan tersebut diambil atas arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Candra, setelah mendengar masukan dunia usaha serta mempertimbangkan pentingnya menjaga daya saing Batam sebagai kawasan investasi, industri, dan perdagangan.

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis menegaskan, penundaan ini bukan mengabaikan modernisasi layanan kepelabuhanan melainkan langkah ini diambil agar implementasi kebijakan tarif ke depan dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan memberikan nilai tambah yang konkret bagi para pengguna jasa.

“BP Batam ingin memastikan bahwa modernisasi tarif harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas layanan. Setiap penyesuaian biaya wajib dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, proporsional, dan berdampak langsung pada efisiensi di lapangan,” ujar Fary dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6/2026) di Marketing Center BP Batam.

Menurut Fary, daya tarik investasi Batam saat ini berada pada momentum positif yang harus dipertahankan.

Daya saing Batam tidak hanya bertumpu pada lokasi yang strategis, insentif fiskal, atau kemudahan perizinan, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh prediktabilitas dan efisiensi biaya logistik.

BP Batam menilai bahwa biaya logistik merupakan salah satu variabel penting dalam keputusan investasi.

Beban biaya yang ditanggung pelaku usaha tidak hanya bersumber dari satu komponen tarif resmi, tetapi akumulasi dari layanan terminal, jasa forwarding, pengangkutan (trucking), pengurusan dokumen, biaya sewa gudang (storage), hingga biaya keterlambatan seperti demurrage dan detention.

“Oleh karena itu, fokus kita tidak sekadar melihat besaran tarif resmi, tetapi bagaimana struktur biaya tersebut didistribusikan dari hulu ke hilir. Jangan sampai ada pembebanan tersembunyi yang tidak proporsional dan memberatkan pengguna jasa,” kata Fary menambahkan.

Kebijakan responsif BP Batam ini mendapat respons positif dari komunitas bisnis lokal.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid menilai, penundaan ini membuktikan pemerintah daerah peka terhadap kondisi riil pelaku usaha yang tengah menghadapi tekanan ekonomi global, mulai dari fluktuasi nilai tukar hingga kenaikan harga bahan baku dan energi.

“Penundaan ini menjadi angin segar yang dapat meringankan beban operasional dunia usaha. Daya saing Batam wajib kita jaga bersama, salah satunya melalui efisiensi biaya logistik agar realisasi investasi baru terus bertumbuh,” tutur Rafki.

Ke depan, BP Batam berkomitmen untuk membuka ruang dialog yang lebih intensif dengan operator terminal, asosiasi penasihat hukum/usaha, perusahaan forwarder, serta pengguna jasa.

Evaluasi kebijakan tarif nantinya akan berbasis pada data yang akurat dan dikaitkan langsung dengan standar pelayanan minimal (service level agreement) yang terukur.

“Tujuan besar kita adalah membangun Batam yang jauh lebih maju dan berdaya saing tinggi. Pelabuhan harus berfungsi sebagai motor penggerak investasi, bukan justru menjadi sumber ketidakpastian biaya bagi dunia usaha,” pungkas Fary.

Turut hadir dalam kegiatan, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad dan Anggota Bidang Pengusaha. (RUD).

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain