Connect with us

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi pengguna jasa pelabuhan di wilayah kerja BP Batam. Hal ini dilakukan demi memastikan, rangkaian kegiatan Natal tahun 2024 dan tahun baru 2025 (Nataru) berjalan dengan baik dan aman.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar, mengungkapkan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk menghadapi periode angkutan liburan akhir tahun yang diprediksi akan mengalami peningkatan seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal ini, sesuai dengan arahan dari Kepala BP Batam Muhammad Rudi, untuk memberikan pelayanan maksimal bagi pemudik

“Kami telah mempersiapkan seluruh sarana dan prasarana di pelabuhan, termasuk koordinasi secara intens dengan seluruh stakeholder pelabuhan, pengerahan personil tambahan serta penyiapan posko angkutan laut terpadu yang akan mendukung kelancaran arus penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru,” ujar Dendi, Senin (16/12/2024).

BP Batam Maksimalkan Layanan Pelabuhan Selama Natal dan Tahun Baru

Dendi melanjutkan, BP Batam akan meyiapkan Posko Angkutan Laut Nataru yang akan dipusatkan di Terminal Ferry Domestik Punggur dan Terminal Ferry Domestik Sekupang. Kedua pelabuhan tersebut, merupakan pelabuhan yang dikelola langsung oleh Badan Usaha Pelabuhan BP Batam. Sedangkan Posko Angkutan Laut Nataru di Terminal Bintang 99 Persada untuk Kapal Pelni akan disediakan oleh pengelola pelabuhan.

Adapun pendirian Posko Angkutan Laut Nataru di tiga pelabuhan itu karena diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang yang cukup signifikan.

“Kami memperkirakan puncak lonjakan penumpang terjadi pada H-1 Natal di Terminal Ferry Domestik, sementara puncak lonjakan penumpang di Terminal Ferry Internasional terjadi di H-2 Natal. Badan Usaha Pelabuhan BP Batam berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa pelabuhan,” tambah Dendi.

Data yang dihimpun Badan Usaha Pelabuhan, menunjukkan bahwa sepanjang periode Nataru 2023 mulai H-7 Natal hingga H+7 Tahun Baru, terdapat 44.027 penumpang Kapal Pelni. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2022), jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 14%.

Sedangkan jumlah penumpang yang naik dan turun di Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur pada Nataru 2023 mencapai 144 Ribu orang, dan penumpang di Terminal Ferry Domestik Sekupang mencapai 106 Ribu orang. Arus penumpang di Terminal Ferry Internasional selama Nataru 2023 juga cukup ramai atau mencapai 341 ribu penumpang yang naik dan turun. Diprediksi angka ini akan mengalami peningkatan di musim libur Nataru 2024.

Dendi menambahkan, Badan Usaha Pelabuhan juga telah melakukan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan angkutan Laut Nataru 2024/2025 bersama mitra pengelola Terminal Ferry Internasional dan didukung oleh kolaborasi lintas instansi. Seperti KSOP Khusus Batam, KPU Bea Cukai Tipe B Batam, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Batam, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kepulauan Riau, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan, dan Pangkalan Utama TNI AL IV Batam untuk menjamin keselamatan dan kelancaran arus penumpang pada periode Nataru 2024/2025.

“Sinergi ini menjadi kunci utama dalam menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru. Kami mengapresiasi dukungan semua pihak yang terlibat,” tutup Dendi. (DN)

 

 

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati

BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan bahwa perbaikan Jalan Gajah Mada pada ruas Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota merupakan komitmen menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman dan andal bagi masyarakat.

Perbaikan tersebut dilaksanakan sebagai solusi atas kerusakan jalan yang tengah dikeluhkan para pengguna jalan. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan dalam kondisi cuaca normal.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, mengatakan perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar memberikan manfaat jangka panjang.

“Tujuan utama pekerjaan ini adalah meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Kami memahami proses pelaksanaannya menimbulkan ketidaknyamanan sementara, namun perbaikan ini diperlukan agar masyarakat memperoleh infrastruktur jalan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih berkualitas,” ujarnya, Selasa (28/7).

Ia menjelaskan, sebelum pekerjaan dimulai, BP Batam telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas serta melaksanakan pemberitahuan melalui media sosial dan mitra media BP Batam kepada masyarakat guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas pengguna jalan.

“Kami berterima kasih atas pengertian dari masyarakat. Dukungan dari seluruh pihak sangat kami harapkan agar proses rekonstruksi dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi standar mutu maupun aspek keselamatan,” katanya.

Lebih lanjut ditekankan, bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan proyek terus ditingkatkan agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan memenuhi standar keselamatan.

Terkait laporan insiden kecelakaan yang terjadi di sekitar lokasi proyek pada Senin (27/7), BP Batam menyampaikan rasa prihatin dan simpati kepada korban beserta keluarga.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan mendoakan agar korban segera pulih. Peristiwa ini menjadi catatan bagi kami untuk terus memperkuat aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur,” ucapnya.

BP Batam juga telah memberikan bantuan biaya pengobatan kepada korban dan melakukan kunjungan kepada korban beserta keluarga untuk menyampaikan dukungan secara langsung.

BP Batam mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses rekonstruksi berlangsung demi keselamatan bersama. (AP)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain