Connect with us

9info.co.id – Dalam rangka mengantisipasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Bupati diwakili Wakil Bupati Simalungun. H. Zonny Waldi, S,Sos, MM, bersama Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedi Arifianto dan Sales Branch Manager Rayon III PT Pertamina Ahmad Fernando menggelar rapat koordinasi antisipasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) JBT (Jenis BBM Terbaru) di Wilayah Simalungun, Sumut, Senin (11/04/2022)

Rakor tersebut digelar di Posko Satgas (Satuan Tugas) Covid-19 Kabupaten Simalungun Kecamatan Simalungun, yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian diwakilkan Kabid Perdagangan Goksan Damanik, SH, Kabag Ops Polres Simalungun Kompol JH Situmorang serta para Pengusaha SPBU.

Sales Branch Manager Rayon III PT Pertamina, Ahmad Fernando dalam paparannya menyampaikan, bahwa pihak Pertamina menjamin penyaluran BBM JBT Jenis Minyak Solar Bersubsidi dan Jenis Minyak Pertalite. “Stok tetap aman untuk penyaluran di Kabupaten Simalungun,”kata Ahmad.

Selanjutnya Ahmad Fernando menjelaskan, sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Tertanggal 23 Maret 2022, Nomor 541 /3268 dan peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) tentang penyaluran Bahan Bakar Minyak Bio Solar dan Pertalite yaitu larangan menggunakan jerigen.

“Untuk produk Bio Solar dan Pertalite dilarang menggunakan jerigen dan tempat lainnya Kecuali ada Surat Rekomendasi yang dikeluarkan Dinas yang terkait,”tandas Ahmad.

Ahmad Fernando mengatakan, dalam Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara di Poin 3 menyebutkan “Untuk keperluan Usaha Mikro, Usaha Perikanan, Usaha Pertanian, Transportasi Air dan Pelayanan Umum Dilarang menggunakan JBT atau Jenis Minyak (BBM) Solar Bersubsidi terkecuali ada Surat Rekomendasi dari Instansi dan Dinas yang berwenang.

“Poin empat (4) Pembelian dengan menggunakan jerigen atau sejenisnya DILARANG, kecuali untuk keperluan usaha sebagaimana dimaksud pada point 3 (tiga) dengan syarat melampirkan Surat Rekomendasi dari Instansi terkait dan Dinas yang berwenang.

Penerbitan Surat Rekomendasi yang dimaksud pada poin 3 dan 4 mengacu kepada Peraturan BPH Migas Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2019 tentang Penerbitan Surat Rekomendasi dari Perangkat Daerah untuk Pembelian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu.

Sementara itu, Wakil Bupati Simalungun Haji Zonny Waldi menegaskan kepada dinas-dinas terkait untuk mempercepat pengeluaran surat rekomendasi kepada Petani, Nelayan Pemilik Kapal Motor,”pungkas Wakil Bupat..

Wakil Bupati Simalungun juga menyampaikan bahwa setiap surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh dinas terkait harus dilaporkan kepada pimpinan yang lebih tinggi agar bisa diteruskan ke Pertamina.

Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedy Arifianto dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, rapat koordinasi tersebut merupakan bagian dari sosialisasi dalam pengendalian distribusi BBM bersubsidi sebagaimana dengan Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara.

Kapolres juga menyampaikan bahwa, Jajaran Kepolisian Simalungun bersama Stakeholder siap untuk melakukan pengawasan distribusi dan antisipasi penyalahgunaan BBM Bersubsidi. “Apabila ada masyarakat yang mempunyai informasi adanya penyalahgunaan silakan dilaporkan ke kantor Polisi terdekat,”sebut Kapolres Simalungun.(Pur)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Konsolidasi REL-MBG di Batam, Qodari Tekankan Pentingnya Penguatan Program MBG di Daerah

Konsolidasi REL-MBG di Batam, Qodari Tekankan Pentingnya Penguatan Program MBG di Daerah

9info.co.id | BATAM – Ketua Dewan Pembina Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong (REL-MBG), Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Teluk Tering 1, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026).

‎Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi REL-MBG sekaligus melihat secara langsung kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.

‎Muhammad Qodari yang saat ini menjabat Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, disambut Ketua DPW REL-MBG Provinsi Kepulauan Riau, Isye Lombogia, S.Pd., bersama jajaran pengurus dan relawan REL-MBG Kepri.

‎Qodari memang dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah pada April 2026.

‎Kehadiran Qodari di Batam menjadi momentum memperkuat koordinasi antara jajaran pusat dan daerah. Konsolidasi tersebut juga diarahkan agar semangat organisasi setelah pengukuhan tingkat nasional dapat diterjemahkan menjadi kerja nyata di tengah masyarakat.

‎Dalam kunjungan itu, jajaran REL-MBG meninjau aktivitas SPPG sekaligus berdiskusi mengenai berbagai aspek pelaksanaan program MBG, termasuk pentingnya pemenuhan standar kualitas, kebersihan, keamanan pangan serta kecukupan gizi bagi penerima manfaat.

‎Bagi REL-MBG, SPPG memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan MBG karena menjadi salah satu titik penting dalam proses penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat penerima manfaat.

‎Ketua DPW REL-MBG Kepri, Isye Lombogia, menegaskan pihaknya siap menjalankan arahan organisasi dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat pelaksanaan MBG di Kepulauan Riau.

‎“Kami di Kepri siap bergerak dan membangun kolaborasi. Setelah pengukuhan, tugas kita bukan hanya menjalankan organisasi secara administratif, tetapi bagaimana keberadaan REL-MBG memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Isye.

‎Menurut Isye, keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh tersedianya makanan bagi penerima manfaat. Program tersebut juga memiliki peluang untuk membangun ekosistem ekonomi masyarakat apabila melibatkan pelaku usaha dan pemasok bahan pangan lokal secara optimal.

‎Karena itu, REL-MBG Kepri mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, UMKM, koperasi, petani, peternak hingga nelayan.

‎“Semangatnya adalah gotong royong. Kita ingin berbagai elemen masyarakat dapat mengambil bagian sehingga program ini tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

 

Ketua DPW REL-MBG Kepri, Isye Lombogia,

Konsolidasi REL-MBG di Batam, Qodari Tekankan Pentingnya Penguatan Program MBG di Daerah

Dorong MBG Berdampak Luas

‎Kunjungan ke SPPG Teluk Tering juga menjadi bagian dari konsolidasi organisasi REL-MBG di Kepulauan Riau.

‎Batam dinilai memiliki posisi strategis karena merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Kepri sekaligus daerah dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.

‎Dalam konteks tersebut, penguatan pelaksanaan MBG di Batam diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

‎REL-MBG Kepri menyatakan akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan pelaku ekonomi lokal agar rantai pasok bahan pangan untuk kebutuhan MBG dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

‎Dengan demikian, MBG tidak hanya dipandang sebagai program pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat.

‎Kegiatan kunjungan kerja di SPPG Teluk Tering 1 Kota Batam berlangsung dalam suasana koordinatif dan kekeluargaan.

‎Jajaran REL-MBG Kepri menegaskan komitmennya untuk terus bergerak bersama masyarakat dengan semangat persatuan dan gotong royong dalam mendukung program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Mat.)

Continue Reading

Berita Lain