Connect with us
PN BATAM (2)

Papan Bunga Bertuliskan “Justice For Daniel” Penuhi Jalan Kantor PN Batam, Saksi Korban berikan Kesaksian Lewat Platform Zoom.

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Suasana di depan kantor Pengadilan Negeri Batam hari ini dipenuhi dengan karangan bunga bertuliskan “Justice For Daniel”. Dukungan ini ditujukan kepada Daniel Marshall Purba, terdakwa yang dihadapkan pada dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Batam atas dugaan KDRT fisik dan psikis.

Sidang lanjutan perkara nomor 466/Pid.Sus/2024/PN.Btm yang berlangsung pada Rabu (15/10/2024), di mana orang tua terdakwa, TJ Purba, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para nitizen yang memberikan dukungan moral untuk anaknya.

“Meskipun kami percaya dakwaan ini keliru dan tidak didukung oleh bukti yang kuat, Daniel tetap ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” ungkap TJ dengan penuh emosi.

Lebih lanjut, pengacara Daniel, Jhon Asron Purba juga juga mengkritik keputusan hakim yang mengizinkan kesaksian saksi korban dilakukan melalui platform zoom. “Saksi korban sudah tujuh kali mangkir dari pemanggilan, namun kesaksianya dan adik korban dikabulkan oleh Ketua majelis hakim pengganti  Yuane Rambe. Menurut Jhon Kesaksian Saksi korban  melalui video konferensi ini bertentangan dengan hukum acara yang berlaku, bahkan seharusnya JPU terlebih dahulu menghadirkan saksi korban baru saksi saksi lain.” tegasnya.

Dukungan dari masyarakat luas terlihat jelas melalui karangan bunga yang memenuhi area depan pengadilan, menandakan bahwa banyak pihak berharap untuk keadilan yang seimbang dalam kasus ini. Seiring berjalannya sidang, banyak yang berharap agar proses hukum yang dijalani Daniel dapat mencerminkan prinsip keadilan yang sesungguhnya.

Sementara itu, sidang lanjutan akan dijadwalkan kembali pada pagi ini, Kamis (16/10/2024) dan diharapkan masyarakat tetap ikut mengawasi dengan seksama perkembangan kasus ini demi terwujudnya keadilan. (Mat).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Data Center Bangun Infrastruktur SWRO, Pasokan Air Masyarakat Terjaga Melalui Waduk

9info.co.id | BATAM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, mendorong pembangunan instalasi teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau desalinasi air laut untuk menunjang kebutuhan dasar di kawasan industri data centre khususnya Kabil dan KEK Nongsa.

Kebijakan tersebut sejalan dengan komitmen pemenuhan kebutuhan air dalam investasi data centre di Batam yang harus sejalan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Artinya, pemenuhan kebutuhan air bagi data center akan dipenuhi dengan pembangunan SWRO secara mandiri, tanpa menganggu suplai air waduk bagi masyarakat Kota Batam.

Dari 10 rencana pengembangan Data Centre ke depan, tercatat satu telah beroperasi dan menyambut baik harapan pemerintah untuk pembangunan SWRO secara mandiri. Diikuti dengan Data Centre lainnya yang juga akan mengembangkan skema tersebut.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, setiap investasi data centre wajib membangun instalasi SWRO untuk kebutuhan operasionalnya.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya BP Batam memastikan pertumbuhan industri tidak berjalan sendiri, tetapi turut memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, kebutuhan air bagi industri tidak boleh sepenuhnya menambah beban terhadap sumber air baku yang selama ini dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Batam.

“Kita ingin investasi tumbuh, tetapi kebutuhan pendukungnya juga harus dipikirkan. Karena itu, untuk industri yang membutuhkan air dalam jumlah besar, kita dorong adalah bagaimana mereka memiliki sumber air sendiri melalui teknologi SWRO,” katanya di Batam Centre, Rabu (23/9).

Batam disebutkan, dalam dua hingga tiga tahun mendatang diproyeksi akan memiliki peningkatan kapasitas produksi air melalui SWRO sebanyak +- 750 liter/detik pada tahap awal dan terus meningkat pada tahap berikutnya mencapai +- 1.000 liter/detik melalui pembangunan SWRO di dua Kawasan tersebut, yaitu KEK Nongsa dan Kawasan industri Kabil.

“Ini betul-betul komplementer, saling melengkapi antara kebijakan kita dengan kepentingan pelaku usaha, tanpa menganggu kapasitas produksi waduk untuk masyarakat ke depan.” ujarnya.

Peluang untuk Kebutuhan Masyarakat

Keberadaan instalasi SWRO nantinya diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kebutuhan industri. Investasi ini membuka peluang menjaga ketahanan air bersih bagi kebutuhan rumah tangga.

Apabila kapasitas air hasil pengolahan nantinya melebihi kebutuhan operasional data center, kelebihan kapasitas tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat.

Namun, pemanfaatannya tetap akan memperhatikan beberapa aspek, antara lain kapasitas produksi, kualitas air hasil pengolahan dan kesiapan jaringan distribusi.

Amsakar berharap, pendekatan tersebut dapat menjadi upaya strategis dalam mencari sumber air baru seiring meningkatnya kebutuhan Batam sebagai kawasan investasi dan perkotaan.

“Jadi bukan hanya industrinya yang kita pikirkan. Kita juga melihat bagaimana investasi ini bisa memberikan manfaat yang lebih luas. Kalau kapasitasnya memungkinkan dan infrastrukturnya siap, tentu ada peluang untuk dimanfaatkan bagi masyarakat,” serunya.

Keberadaan data centre merupakan salah satu sektor strategis untuk mempekuat struktur ekonomi Batam di masa depan. Kehadirannya diharapkan memicu pertumbuhan sektor konstruksi, tenaga kerja profesional dan sektor pendukung lainnya yang dapat memberikan multiplier effect bagi ekonomi lokal.(AG).

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version