Connect with us

9Info.co.id | Batam – PT PLN Batam siap menyediakan pasokan listrik sebesar 135 Megawatt (MW) untuk menjaga keandalan pasokan listrik di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Hal tersebut diungkapkan Vice President of Public Relations PLN Batam, Bukti Panggabean. Ia menyebutkan, tambahan pembangkit listrik ini dijadwalkan masuk secara bertahap mulai akhir Juli 2023.

“Untuk tahap awal 35 Megawatt, rencananya akhir Juli ini sudah masuk sistem” kata Bukti saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin, 17 Juli 2023.

Adapun sisa tambahan daya sekitar 100 Megawatt dijadwalkan akan masuk pada September 2023 mendatang.

Selain itu, untuk menghindari gangguan dan menjaga keandalan listrik di Kota Batam, PLN Batam rutin melakukan pemeliharaan terhadap 1.300 gardu listrik yang dimilikinya.

“Untuk pemeliharaan, rutin kami lakukan. Hanya saja tidak kita ekspose selalu,” kata dia.

Lebih lanjut, Bukti mengatakan, bahwa pemadaman listrik yang terjadi merupakan bagian dari pemeliharaan rutin. Meski melakukan pemeliharaan rutin, pihaknya juga tetap mengupayakan agar pelanggan tidak banyak terdampak.

“Kalau ada pemadaman satu dua jam, kita infokan kepada masyarakat melalui website saja,” kata dia. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

RSBP Batam dan BPOM Tingkatkan Koordinasi Pendistribusian Obat: Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

RSBP Batam dan BPOM Tingkatkan Koordinasi Pendistribusian Obat Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

9info.co.id | BATAM – Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat. Salah satu upayanya adalah dengan memperkuat sinergi kelembagaan melalui pertemuan strategis bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam, Rabu (5/8/2026).

Selain mempererat kolaborasi, pertemuan ini sekaligus bertujuan untuk memastikan pelayanan kefarmasian yang aman serta bermutu dalam mendukung pengawasan distribusi obat.

“Sinergi dengan BPOM Batam merupakan langkah penting untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di RSBP Batam. Bagi kami, ketersediaan obat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keselamatan pasien. Karena itu, penguatan koordinasi ini diharapkan dapat memberikan masyarakat pelayanan kesehatan yang tidak hanya cepat, tetapi juga terjamin mutu dan keamanannya,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.

Ariastuty menegaskan bahwa keselamatan pasien selalu menjadi prioritas dalam penyelenggaraan layanan kesehatan di RSBP Batam. Oleh sebab itu, penguatan kerja sama dengan BPOM Batam menjadi bagian penting agar kualitas tata kelola dan distribusi obat tetap terjaga.

Ia menilai, baik RSBP Batam maupun BPOM Batam, berupaya untuk membangun sistem pengawasan obat yang lebih terintegrasi. Sehingga, tiap tahapan, mulai dari proses distribusi, penyimpanan, sampai penggunaan obat oleh pasien dapat berjalan sesuai standar keamanan mutu.

“Kami juga membahas mekanisme koordinasi yang efektif dalam menghadapi kebutuhan layanan medis yang bersifat mendesak. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan obat tanpa mengurangi aspek teknis yang telah diatur,” tambah Tuty, panggilan akrabnya.

Tidak hanya berfokus pada aspek pengawasan, RSBP Batam dan BPOM Batam juga sepakat untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan obat secara rasional dan aman.

Melalui komitmen bersama ini, RSBP Batam optimistis dapat menghadirkan pelayanan kefarmasian yang baik untuk masyarakat. Dengan tujuan utama agar masyarakat tidak lagi khawatir terhadap ketersediaan obat yang berkualitas. (DN)

 

Continue Reading

Berita Lain