Connect with us

9Info.co.id | BATAM – James Sumihar Sibarani,SH Kuasa Hukum PT. Laut Mas Batam menyanyangkan tindakan dan aksi – aksi premanisme yang dilakukan orang suruhan Ex PT.Pelayaran Alkan Abadi di akses pintu masuk dan keluar perusahaan PT.Laut Mas Batam.

Dalam konferensi pers, James SH menyampaikan bahwa PT. Laut Mas telah berinvestasi secara signifikan di Kawasan Union Batu Ampar. Namun, ketidaknyamanan yang diakibatkan oleh aksi premanisme tersebut dapat menghambat pertumbuhan dan keberlanjutan investasi perusahaan.

Kami meminta pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan preventif dan memberikan perlindungan yang memadai agar bisnis dan investasi yang dilakukan kliennya di kawasan tersebut dapat berjalan lancar. Sesuai amanat ketentuan Pasal 6 ayat (2) huruf i Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2019 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Daerah, yang menentukan:

“Pemerintah menyediakan fasilitas kenyamanan dan kemudahan berinvestasi di Daerah”.

Perlu kami jelaskan, ” PT. Pelayaran Alkan Abadi tidak ada hubungan hukumnya dengan PT.Laut Mas Batam”, tegas James.

Selaku Kuasa Hukum dari PT. Laut Mas Batam, perlu saya lakukan klarifikasi atas statement dan pernyataan dari Joseph Djaja Arif Alias Iwan dan Maradonald alias Apin selaku Ketua DPC Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia / Indonesian Logistics & Forwarders Association ( ALFI/ILFA ) Batam yang telah terbit dan ditayangkan di media massa.

Selain itu, sesuai ketentuan dalam Penjelasan UU No. 8 Tahun 1981 tentang KUHAP, klien saya PT. Laut Mas Batam tetap wajib dianggap tidak bersalah atas dasar asas praduga tidak bersalah (presumption of innocence). Apalagi belum ada putusan tetap Pengadilan yang menyatakan klien saya bersalah.

james dan rekan

JAMES. S.SIBARANI.,S.H. – KUASA HUKUM PT.LAUT MAS

Menurut James, bahwa PT.Pelayaran Alkan Abadi saat ini tidak ada hubungan hukumnya dengan PT. Laut Mas. Mengapa demikian, sebab PT.Pelayaran Alkan Abadi telah dinyatakan pailit berdasarkan putusan Niaga di Pengadilan Negeri Surabaya No. 19/PKPU/2016/PN SBY pada tanggal 12 Januari 2017. Artinya PT.Pelayaran Alkan Abadi dengan segala akibat hukumnya sudah tidak dapat melakukan tindakan perbuatan hukum karena perusahaan tersebut telah dibubarkan.

James membantah PT.Laut Mas memiliki tunggakan hutang kepada PT. Pelayaran Alkan Abadi. “Berdasarkan akta jual beli yang disahkan di notaris, dengan no akta 43 dan 44 pembayaran 2 unit kapal tersebut telah dibayarkan lunas”.

James menambahkan, kita menyarankan, agar pihak Joseph Alias Iwan agar menempuh jalur hukum sesuai UU yang berlaku di NKRI ini. Jangan melakukan tindakan dan aksi aksi premanisme sehingga menimbulkan kerugian bagi klien kami.

Demi menjaga pertumbuhan dan keberlanjutan investasi yang aman dan nyaman, Kami meminta pihak kepolisian agar tegas menindak tindakan dan aksi – aksi premanisme yang membuat pelaku usaha dan masyarakat dikota Batam tidak aman.

Sesuai instruksi Bapak Joko Widodo Selaku Presiden RI, dan Jenderal Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri memberikan atensi dan memberikamn sanksi tegas terhadap aksi aksi premanisme yang mengganggu jalannya keberlanjutan investasi, khususnya di daerah.

Apalagi saat ini, memasuki tahun politik Pilpres serta pesta demokrasi secara serentak,  sangat dibutuhkan kekondusifan dan kenyamanan, apalagi menyangkut keamanan berinvestasi di Indonesia.

Hingga berita ini di muat, pihak  perwakilan PT.Pelayaran Alkan Abadi belum dapat dikonfirmasi. ( Mat).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Wakil Kepala BP Batam Lantik 338 Pejabat Struktural Tingkat III dan IV: Perkuat Kinerja Organisasi dan Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

Wakil Kepala BP Batam Lantik 338 Pejabat Struktural Tingkat III dan IV Perkuat Kinerja Organisasi dan Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

9info.co.id | BATAM – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, melantik 338 Pejabat Struktural Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam, Senin (20/7/2026).

Pelantikan yang mengacu pada Keputusan Kepala BP Batam Nomor 290 Tahun 2026 ini bertujuan untuk memperkuat kinerja dan tata kelola organisasi sekaligus memastikan pelayanan publik semakin berjalan efektif.

Li Claudia mengatakan, penguatan organisasi kali ini tidak hanya melalui penyempurnaan sistem kerja. Tetapi juga dengan menempatkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepemimpinan pada posisi yang tepat.

Dengan pelaksanaan pelantikan ini, ia berharap kualitas tata kelola kelembagaan BP Batam dapat meningkat guna mempercepat realisasi program prioritas.

“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, dan dedikasi, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dunia usaha, dan kemajuan Kota Batam,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan tugas dan fungsi masing-masing, membangun kolaborasi lintas unit kerja, serta menghadirkan budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Menurutnya, tantangan pembangunan Batam yang semakin dinamis membutuhkan aparatur yang tidak hanya mampu bekerja cepat, tetapi juga mampu menghadirkan solusi, mengambil keputusan secara tepat, serta menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang prima.

Melalui penempatan pejabat yang kompeten, profesional, dan berintegritas, ia berharap, pelantikan ini dapat membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kinerja serta pelayanan publik.

“Setiap pejabat diharapkan mampu menjadi pemimpin yang memberi teladan, memperkuat koordinasi, serta mendorong lahirnya inovasi di lingkungan kerja masing-masing,” pesan Li Claudia. (DN)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain