Connect with us

9info.co.id – Aktivitas olahraga merupakan kebutuhan hidup bagi masyarakat umum di segala usia. Kegiatan berolahraga dapat menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani hingga menciptakan semangat diri untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Lebih luas, manfaat terasa bagi lahirnya prestasi generasi dan penciptaan peluang ekonomi.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait mengatakan bahwa Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan dukungan bagi aktivitas olahraga di Kota Batam.

”Aktivitas olahraga kami dukung, dengan harapan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus sehat, mendorong terciptanya generasi emas bagi siswa/i sebagai kader atlet masa depan Batam.” kata Tuty.

Lebih dari itu, berbagai event olahraga juga diyakini mampu memberikan peluang-peluang ekonomi bagi negara dan daerah.

”Event olahraga di daerah akan mendorong perputaran ekonomi daerah hingga berpotensi memunculkan sumber ekonomi baru di dalam wilayah seperti hadirnya UMKM, Perhotelan atau peluang bisnis bagi dunia olahraga itu sendiri, misalnya kami punya Temenggung Abdul Jamal, potensinya luar biasa untuk mendukung event olahraga di Batam.” kata Tuty.

Menurutnya, pelaksanaan event olahraga, juga dapat menghasilkan atlet-atlet olahraga bagi masa depan daerah. Termasuk pembinaan dan dukungan harus diberikan pemerintah sehingga menimbulkan multiplier effects bagi kemajuan daerah.

Lebih lanjut ia mengatakan BP Batam memberikan respon positif terhadap inisiasi anak-anak muda Batam dalam memberikan wadah bagi kemajuan olahraga daerah.

Pihaknya mengakui bahwa BP Batam telah sejak lama memberikan dukungan dan pembinaan terhadap dunia olahraga.

Menurutnya membina Olah Raga Berprestasi memerlukan dukungan dari semua pihak. BP Batam sejak tahun 1990 melalui komunitas-komunitas berbagai cabang olahraga terus tumbuh dan memberikan pembinaan kepada pelajar dan umum.

”Ada beberapa yang juga dibawah pembinaan BP Batam seperti sepeda, panahan, catur, bridge, volly, badminton, futsal, tenis meja dan banyak lagi olahraga yang lain. Artinya kami amat sangat mendukung giat olahraga sekaligus pembinaan terhadap generasi muda dan umum.” kata Tuty.

Labih lanjut Tuty menjelaskan Futsal Tournament Istana Sport Cup 2023 Piala Kepala BP Batam dan Ketua Pikori BP Batam yang saat ini tengah digelar, juga mendapat antusiasme besar dari masyarakat umum apalagi putra-putri tingkat SMP/sederajat.

”Namun memang cukup disayangkan pada tahun ini untuk kategori SMA/sederajat tidak mendapatkan rekomendasi, sehingga panitia juga tidak dapat melaksanakan. Untuk kategori SMP dan Umum, syukur sekali antusias semakin tinggi.” kata Tuty.

Menurutnya, pada tahun lalu Futsal Tournament Istana Sport Cup 2022, sukses diikuti SMA dan Umum. Para pelajar antusias ikut serta secara sportif sehingga tercipta kompetisi yang sehat dan menghasilkan atlet-atlet muda berbakat mengharumkan nama sekolah masing-masing.

Untuk tahun ini, turnament hanya digelar untuk kategori SMP dan Umum, dengan total 64 tim turnamen, 32 tim SMP dan 32 tim umum.

Adapun Futsal Tournament Istana Sport Cup 2023 Piala Kepala BP Batam dan Ketua Umum Pikori BP Batam akan sampai pada babak final sekaligus closing ceremony pada malam ini, Selasa (28/2/2023) di Sporthill Centre Taman Raya, Belian, Batam Kota. (Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Kasus Kematian Bripda NS Mengemuka, Kapolda Kepri Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Internal

Kasus Kematian Bripda NS Mengemuka, Kapolda Kepri Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Internal

9info.co.id | BATAM – Kasus meninggalnya seorang personel Bintara Remaja Polda Kepulauan Riau, Bripda NS, yang diduga akibat tindak kekerasan oleh sesama anggota, kini menjadi perhatian serius publik.

‎Kapolda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tragis tersebut. Ia menegaskan bahwa kejadian ini merupakan pukulan berat bagi institusi Polri, khususnya di wilayah Polda Kepri.

‎Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin malam (13/4/2026) sekitar pukul 23.50 WIB. Korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 01.00 WIB dini hari di Rumah Sakit Bhayangkara Batam.

‎“Pertama-tama kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam. Ini menjadi duka bagi kami seluruh jajaran Polda Kepri,” ujar Kapolda.

‎Sebagai respons cepat, Kapolda bersama jajaran Pejabat Utama langsung mendatangi rumah sakit dan memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh tanpa kompromi.

‎Sejauh ini, satu orang anggota telah diamankan dan diduga sebagai pelaku utama. Selain itu, tiga anggota lainnya juga turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan karena berada di lokasi kejadian saat insiden berlangsung.

‎Untuk memastikan penyebab kematian secara objektif dan transparan, proses autopsi telah dilakukan dengan melibatkan Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia serta tim forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di RSCM.

‎Selain penanganan melalui kode etik oleh Propam, kasus ini juga telah ditingkatkan ke ranah pidana dan kini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri.

‎Kapolda menegaskan bahwa institusi Polri tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum, terlebih yang dilakukan oleh anggotanya sendiri.

‎“Kami akan memproses perkara ini secara tegas dan tuntas, baik melalui jalur pidana maupun kode etik. Sanksi berat termasuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) akan dijatuhkan apabila terbukti. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

‎Sementara itu, Kabid Propam Polda Kepri, Eddwi Kurniyanto, menyampaikan bahwa proses pendalaman masih terus berjalan dengan memeriksa sejumlah saksi serta pihak terkait guna mengungkap secara terang benderang kronologi kejadian.

‎“Proses berjalan secara profesional, terbuka, dan sesuai ketentuan hukum,” jelasnya.

‎Polda Kepri juga membuka ruang pengawasan publik sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara ini.

‎Di akhir rangkaian proses, jenazah Bripda NS telah diserahkan kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Batam dengan penuh penghormatan. Polda Kepri turut memberikan pendampingan kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan tanggung jawab institusi.

‎“Atas nama pribadi dan institusi, kami memohon maaf kepada keluarga korban dan seluruh masyarakat. Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” tutup Kapolda. (Hum).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain