Connect with us

9info.co.id | BATAM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Wartawan Online (IWO), Yudhistira, dijadwalkan akan melantik kepengurusan Ikatan Wartawan Online (IWO) Batam pada 8 Februari 2025. Pelantikan ini menjadi langkah awal penting bagi organisasi wartawan online di Batam untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar dalam dunia jurnalistik.

Acara pelantikan tersebut akan berlangsung di Hotel Sahid Batam Center dan dihadiri oleh berbagai tamu undangan, termasuk perwakilan dari DPP IWO, pemerintah daerah, organisasi masyarakat (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), paguyuban, serta insan pers.

IWO Batam, yang kini dipimpin oleh Oki Indra Purnama, berkomitmen untuk membawa organisasi ini menuju profesionalisme dan independensi yang lebih tinggi. Menurut Oki, didampingi oleh Sekretaris Rahmat Purba dan Bendahara Gordon Hutahuruk, setelah rapat kepanitian di Sekretariat IWO Batam, terbentuknya kepengurusan IWO Batam adalah langkah penting untuk memperkuat peran jurnalis online dalam menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Selain itu, Oki juga menekankan pentingnya sinergi antara media, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan transparan. Dalam program kerja mendatang, IWO Batam akan fokus pada peningkatan kapasitas wartawan melalui berbagai pelatihan dan workshop jurnalistik. Organisasi ini juga berencana untuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak guna meningkatkan kualitas pemberitaan dan memperjuangkan kesejahteraan wartawan online di Batam.

Oki berharap dengan adanya program-program tersebut, wartawan online akan semakin profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. “Kami ingin IWO Batam menjadi wadah yang mewadahi kepentingan jurnalis online serta memperjuangkan kebebasan pers yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Pelantikan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas antarwartawan online di Batam. Dengan kepengurusan baru yang terstruktur, IWO Batam optimis bisa memberikan kontribusi positif terhadap dunia jurnalistik di Batam dan memperjuangkan kebebasan pers yang berkualitas.

Selain prosesi pelantikan, acara ini juga akan diisi dengan diskusi mengenai perkembangan dunia jurnalistik di era digital. Para peserta akan mendapatkan wawasan tentang tantangan dan peluang media online dalam menghadapi disrupsi teknologi. Diharapkan, melalui kegiatan ini, wartawan dapat semakin memahami peran strategis mereka dalam menyampaikan informasi yang berkualitas kepada masyarakat.

Acara pelantikan ini juga akan dihadiri oleh Ketua IWO Kepulauan Riau, Iskandar, beserta jajaran pengurusnya. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan dukungan dan mempererat hubungan antara IWO di tingkat provinsi dan daerah. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Bangunan di Atas Lahan Alokasi Ditertibkan, BP Batam: Demi Investasi dan Penataan Kawasan

Bangunan di Atas Lahan Alokasi Ditertibkan, BP Batam: Demi Investasi dan Penataan Kawasan

9info.co.id | BATAM – Tim Terpadu (Timdu) Kota Batam melaksanakan penertiban terhadap bangunan ilegal di Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong penataan kawasan serta percepatan investasi di Kota Batam.

‎Sebanyak lebih dari 400 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri dari unsur Ditpam BP Batam, Satpol PP, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, PLN, serta aparat kelurahan dan kecamatan setempat.

‎Penertiban dipimpin langsung oleh Kasubdit Pengamanan Aset dan Objek Vital BP Batam, I Gede Putu Dedy Ujiana. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menyasar 23 bangunan yang berdiri di atas lahan yang telah dialokasikan oleh BP Batam kepada pihak perusahaan.

‎“Penertiban ini bertujuan untuk mendorong percepatan investasi di kawasan tersebut, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat,” ujarnya.

‎Menurutnya, proses penertiban dilakukan secara humanis dan terukur, dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta mengikuti prosedur yang berlaku. Sebelum pelaksanaan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada warga serta memberikan peringatan melalui tahapan administratif.

‎“Upaya sosialisasi dan pendekatan persuasif sudah dilakukan, termasuk penerbitan surat peringatan mulai dari SP 1, SP 2, SP 3 hingga SP bongkar,” jelasnya.

‎Dalam pelaksanaannya, tim juga menurunkan alat berat berupa dua unit excavator dan lori untuk membantu proses pembongkaran serta pemindahan barang milik warga.

‎Lebih lanjut, Putu mengimbau masyarakat agar tidak lagi mendirikan bangunan di atas lahan yang bukan haknya, terutama di area yang telah memiliki alokasi resmi.

‎Sebelumnya, di kawasan yang sama, lebih dari 400 pemilik bangunan telah menerima kompensasi berupa sagu hati dan bersedia untuk pindah secara sukarela dari lokasi tersebut.

‎Melalui penertiban ini, pemerintah berharap tercipta kepastian hukum atas pemanfaatan lahan serta mendukung iklim investasi yang lebih kondusif di Kota Batam. (Hum).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain