Connect with us

9info.co.id | SUMATERA – PT Hutama Karya (Persero) melalui Regional Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) sebagai pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di wilayah Riau dan Sumatera Barat terus berkomitmen memberikan pelayanan optimal kepada seluruh pengguna jalan tol selama periode arus mudik dan arus balik lebaran 2026.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui optimalisasi operasional di seluruh ruas tol yang dikekola. Hingga memasuki H+5 lebaran, kondisi lalu lintas di ruas Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) sepanjang 131 Km, Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar (Pekbangpar) sepanjang 56 Km, dan Tol Sicincin – Padang (Sicipa) sepanjang 36 Km terpantau lancar tanpa hambatan sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

Sejalan dengan upaya tersebut, Kepala Regional Sumbagteng PT Hutama Karya (Persero), Bromo Waluko Utomo, menjelaskan bahwa pihaknya telah memaksimalkan seluruh ruas tol yang beroperasi penuh, guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama lebaran.

Lebih lanjut, dalam rangka memastikan kelancaran arus lalu lintas, Hutama Karya telah melakukan pemantauan traffic secara terintegrasi. Pemantauan ini dilakukan melalui pencatatan data prediksi dan realisasi volume kendaraan yang diperbarui setiap hari selama pelaksanaan arus mudik dan arus balik lebaran 2026, bekerjasama dengan stakeholder terkait. “sebutnya saat meninjau arus balik lebaran, Kamis sore (26/3/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, realisasi volume kendaraan selama arus mudik tercatat mengalami peningkatan dibandingkan dengan prediksi awal. Pada ruas Tol Permai, puncak arus mudik yang semula diperkirakan terjadi pada H-6 (15 Maret 2026) sebesar 20.875 kendaraan bergeser menjadi H-3 (18 Maret 2026) dengan jumlah kendaraan mencapai 24.663 kendaraan.

Kondisi serupa juga terjadi di Tol Pekbangpar, dimana prediksi puncak arus mudik diperkirakan pada hari H (21 Maret 2026) sebesar 8.080 kendaraan, bergeser menjadi H-3 (18 Maret 2026) lebaran dengan total 14.986 kendaraan. Sementara itu, pada Tol Sicipa, puncak arus mudik terjadi sesuai dengan prediksi, yakni pada hari H lebaran, namun dengan realisasi volume kendaraan yang lebih tinggi, yaitu 3.606 kendaraan berbanding 6.574 kendaraan.

Memasuki periode arus balik yang dimulai sejak H+1 (22 Maret 2026), Hutama Karya juga telah melakukan proyeksi terhadap potensi lonjakan kendaraan. Pada ruas Tol Permai puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+7 (28 Maret 2026) dengan estimasi volume mencapai 27.422 kendaraan. Selanjutnya pada Tol Pekbangpar, puncak arus balik diprediksi terjadi pada tanggal yang sama dengan estimasi volume mencapai 17.548 kendaraan. Adapun pada ruas Tol Sicipa, puncak arus balik juga diperkirakan terjadi pada H+7 dengan estimasi volume sebesar 4.944 kendaraan.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan, khususnya di gerbang keluar tol, Hutama Karya telah menyediakan beberapa skema pengaturan lalu lintas yaitu menambah personil di gerbang, penggunaan mobile reader, jemput bola top-up saldo dan pembukaan jalur transaksi tambahan di semua gerbang regional sumbagteng. “pungkasnya”.(Tim).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Tanamkan Nilai Profesionalisme dan Integritas kepada Pegawai

DIKLAT

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Diklat Orientasi Pegawai untuk Gelombang ke-1 di Mako Brimob Polda Kepri, 18-20 Mei 2026.

Bekerjasama dengan Satbrimob Polda Kepri, orientasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun mental, disiplin dan etos kerja pegawai yang siap melayani dengan penuh tanggung jawab.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa status sebagai pegawai tetap membawa amanah besar untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap tugas.

“Saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, berintegritas, memiliki jiwa korps dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” kata Alexander saat memberikan arahan Upacara Diklat.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, terutama dalam pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan pelayanan publik, perizinan, hingga pengadaan. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan profesionalisme organisasi.

Tak hanya itu, semangat kebersamaan dan soliditas antarpegawai juga menjadi nilai penting yang terus dibangun di lingkungan kerja.

“Kita adalah satu BP Batam. Jiwa korps harus dibangun agar tercipta soliditas dan semangat kebersamaan dalam organisasi,” tambahnya.

Sementara itu, sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad berharap kegiatan orientasi mampu memperkuat pemahaman pegawai terhadap arah kebijakan organisasi, sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap dinamika kepemimpinan dan budaya kerja di lingkungan BP Batam.

“Kegiatan ini agar bagaimana kita bisa memahami roda organisasi, bisa beradaptasi terhadap gaya kepemimpinan dan semua bisa berjalan seiring, selaras, seirama terhadap kebijakan organisasi,” pungkas Amsakar.

Sebanyak 676 pegawai akan mengikuti diklat yang dilaksanakan dalam enam gelombang hingga Juni 2026 mendatang. Para peserta dibekali pemahaman mengenai nilai, etika, serta budaya kerja instansi pemerintah guna menciptakan insan BP Batam yang tangguh dan bertanggung jawab. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain