Connect with us

9info.co.id – BP Batam melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam melanjutkan Safari Ramadhan 1444 H dengan mengunjungi Mushola Al-Hidayah, Pulau Kubung, Ngenang pada Jumat (14/4/2023).

Rombongan yang dipimpin oleh Ketua BKDI BP Batam, Asep Lili Holilulloh tiba di lokasi dan disambut baik oleh Pengurus Mushola dan masyarakat setempat.

Ketua BKDI BP Batam, Asep Lili Holilulloh menyampaikan selain mempererat tali silaturahmi, Safari Ramadhan ini merupakan wujud kepedulian Kepala BP Batam, Muhammad Rudi terhadap masyarakat di Pulau Kubung.

“Hal ini sejalan dengan program Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkat silaturahmi yang baik serta sama-sama memiliki kepedulian yang tinggi kepada masyarakat tentunya hal ini akan berdampak pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Batam,” ujar Asep

BKDI BP Batam turut memberikan bantuan sosial berupa dana operasional Mushola, bantuan sembako dan santunan kepada anak yatim.

“Semoga bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat bagi yang menerima dan menjadi berkah buat kita semua,” kata Asep.

Dalam kesempatan tersebut, Imam Mushola Al-Hidayah, Ustadz Ainur Roriq turut berterima kasih kepada perwakilan BKDI BP Batam yang telah menyempatkan berkunjungan ke Pulau Kubung.

“Terima kasih kepada BP Batam menyempatkan hadir di Mushola kami, semoga BP Batam semakin jaya dan mudah-mudahan Allah SWT membalas kebaikan bapak-bapak sekalian,” ujar Ustadz Ainur Roriq.

Kegiatan safari Ramadhan ini kemudian ditutup dengan buka bersama dan shalat magrib berjamaah yang dilaksanakan dengan khidmat. ” ( Mat )

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Raih Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut

BP Batam Raih Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut

9Info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Tahun 2023, Senin (22/7/2024).

BP Batam sukses mempertahankan penghargaan tertinggi untuk laporan keuangan lembaga negara ini sejak 2017 lalu atau yang kedelapan kalinya secara berturut-turut.

Anggota V BPK RI, Ahmadi Noor Supit mengatakan, pemberian Opini WTP terhadap BP Batam pun telah sesuai dengan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN).

Dimana, BPK menetapkan empat kriteria penilaian yang mencakup kepada kesesuaian dengan Standar Audit Pemerintahan (SAP) ; kecukupan pengungkapan ; kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan ; dan efektivitas Sistem Pemeriksaan Intern (SPI).

“Pencapaian ini menunjukkan komitmen BP Batam dalam mengelola keuangan negara secara akuntabel. Prestasi ini juga mendorong BP Batam untuk dapat terus menciptakan keselarasan dalam menjalankan program pembangunan yang inklusif,” ujar Ahmadi di Ruang Rapat Konsultasi, Gedung Tower BPK RI.

Di samping itu, Ahmadi mengapresiasi pencapaian BP Batam yang sukses mempertahankan Opini WTP sejak 2017 lalu.

Menurutnya, pemberian opini tersebut merupakan tolak ukur terhadap tranparansi dan akuntabilitas suatu laporan keuangan lembaga negara.

Sehingga, tiap lembaga memiliki tanggung jawab penuh terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/D) dalam membangun bangsa dan negara.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerjasama BP Batam selama proses berlangsung. Saya ucapkan selamat untuk BP Batam,” pungkasnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan jika predikat ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi BP Batam.

Ia pun berkomitmen untuk menyelesaikan beberapa rekomendasi dari BPK RI selama audit berlangsung.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan upaya terbaik dalam mengelola keuangan negara dan memberikan kemudahan perizinan,” ungkap Rudi yang hadir bersama Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro.

Rudi juga menegaskan jika BP Batam akan terus berupaya maksimal dalam mendukung pembangunan inklusif demi meningkatkan nilai investasi yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami juga memohon petunjuk dari BPK dalam menyelesaikan beberapa rekomendasi agar tidak ada permasalahan anggaran ke depannya,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain