Connect with us

9info.co.id | SIMALUNGUN – SANOPATI 08 Simalungun, sebuah organisasi masyarakat yang aktif mengawasi pelaksanaan kebijakan publik, mengajukan surat pengaduan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan Dana Desa (DD) di Nagori Rayabosi, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.

Surat yang diajukan pada (16/12/2024) ini mengungkapkan sejumlah temuan yang dianggap mencurigakan, antara lain tidak adanya pemasangan papan informasi penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2023/2024, ketidaksesuaian pelaksanaan proyek fisik seperti rabat beton dengan spesifikasi teknis (bestek), serta dugaan adanya proyek fiktif.

Temuan lain yang disorot adalah pengelolaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Lansia yang dianggap tidak merata dan pilih kasih, serta dugaan adanya praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) dalam pengangkatan perangkat Nagori.

Menurut Ketua DPD SANOPATI 08 Simalungun, Henri Dens Saragih, dalam surat tersebut dijelaskan bahwa proyek fisik seperti rabat beton yang dikerjakan di Nagori Rayabosi terindikasi tidak sesuai dengan ketentuan teknis dan dapat merugikan keuangan negara hingga ratusan juta rupiah.

Selain itu, tidak adanya papan informasi penggunaan Dana Desa di kantor Pangulu Nagori Rayabosi menimbulkan kecurigaan adanya penyelewengan atau pembohongan publik terkait alokasi dana desa.

SANOPATI 08 Simalungun Adukan Dugaan Korupsi Dana Desa Nagori Rayabosi - Simalungun Ke Kejari Simalungun.

Salah satu Proyek yang di kerjakan di Nagori Rayabosi.

“Melihat semua temuan tersebut, kami menduga keras telah terjadi kebocoran uang negara, dan kami meminta Kejaksaan Negeri Simalungun untuk melakukan audit terhadap penggunaan Dana Desa 2023/2024 di Nagori Rayabosi,” ujar Henri.

Sebagai rekomendasi, SANOPATI 08 Simalungun memohon agar Kejari Simalungun segera menelusuri penggunaan dana desa tersebut dan mengaudit hasilnya. Mereka berharap agar dugaan penyelewengan dana ini bisa diselesaikan secara hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Tembusan surat pengaduan ini juga disampaikan kepada Bupati Simalungun, Pengadilan Negeri Simalungun, DPRD Simalungun, Polres Simalungun, Camat Raya, Pangulu Rayabosi, dan Arsip untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

Melalui surat pengaduan ini, SANOPATI 08 berharap agar proses hukum terhadap dugaan korupsi ini bisa segera dilaksanakan dan diusut tuntas demi penegakan hukum serta penyelamatan aset negara.(HS).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati

BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan bahwa perbaikan Jalan Gajah Mada pada ruas Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota merupakan komitmen menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman dan andal bagi masyarakat.

Perbaikan tersebut dilaksanakan sebagai solusi atas kerusakan jalan yang tengah dikeluhkan para pengguna jalan. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan dalam kondisi cuaca normal.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, mengatakan perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar memberikan manfaat jangka panjang.

“Tujuan utama pekerjaan ini adalah meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Kami memahami proses pelaksanaannya menimbulkan ketidaknyamanan sementara, namun perbaikan ini diperlukan agar masyarakat memperoleh infrastruktur jalan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih berkualitas,” ujarnya, Selasa (28/7).

Ia menjelaskan, sebelum pekerjaan dimulai, BP Batam telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas serta melaksanakan pemberitahuan melalui media sosial dan mitra media BP Batam kepada masyarakat guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas pengguna jalan.

“Kami berterima kasih atas pengertian dari masyarakat. Dukungan dari seluruh pihak sangat kami harapkan agar proses rekonstruksi dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi standar mutu maupun aspek keselamatan,” katanya.

Lebih lanjut ditekankan, bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan proyek terus ditingkatkan agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan memenuhi standar keselamatan.

Terkait laporan insiden kecelakaan yang terjadi di sekitar lokasi proyek pada Senin (27/7), BP Batam menyampaikan rasa prihatin dan simpati kepada korban beserta keluarga.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan mendoakan agar korban segera pulih. Peristiwa ini menjadi catatan bagi kami untuk terus memperkuat aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur,” ucapnya.

BP Batam juga telah memberikan bantuan biaya pengobatan kepada korban dan melakukan kunjungan kepada korban beserta keluarga untuk menyampaikan dukungan secara langsung.

BP Batam mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses rekonstruksi berlangsung demi keselamatan bersama. (AP)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain