Connect with us
Sekda Jefridin Terima Audensi Perusahaan SUS Environment, Olah Sampah Menjadi Tenaga Listrik

Sekda Jefridin Terima Audensi Perusahaan SUS Environment, Olah Sampah Menjadi Tenaga Listrik

More Videos

9info.co.id | BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad diwakili Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. menerima audiensi dari SUS Environment (Shanghai SUS Environment Co., Ltd) di ruang kerja Sekda, Kamis (13/03/2025).

SUS Environment merupakan perusahaan yang berfokus pada investasi, konstruksi, operasi dan peningkatan teknologi proyek konversi sampah menjadi energi. Bahkan dari Teknik pengelolaan yang dilakukan sampah dapat diolah menjadi tenaga listrik.

“Sampah memang masih menjadi persoalan di Kota Batam. Pengelolaan sampah ini menjadi salah satu program prioritas Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota Batam. Barangkali teknologi yang ditawarkan dapat menjadi salah satu solusi untuk penanganan sampah di Kota Batam,” ujarnya.

Untuk menindaklanjuti penawaran pengelolaan sampah ini, Jefridin meminta pihak dari SUS Environment untuk melakukan presentasi langsung kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam. Menurutnya ini penting agar pimpinan tahu bagaimana sistem pengolahan sampah yang akan dilakukan.

“Teknik yang dijelaskan sangat menarik untuk itu perlu dipresentasikan kepada Bapak Wali Kota dan Ibu Wali Kota. Agar beliau tahu seperti apa pengelolaan terhadap sampah yang akan dilakukan oleh SUS Environment. Berapa nilai investasinya dan bentuk kerjasamanya seperti apa itu bisa disampaikan saat presentasi nanti,” ujarnya.

Diantaranya bisnis utama SUS Environment meliputi pengelolaan TPA yang komprehensif, remediasi tanah dan air tanah, O&M TPA dan konversi sampah menjadi energi. Perusahaan ini juga merupakan anggota dari Laboratorium Teknik Nasional Teknologi dan Peralatan Insinerasi dan Laboratorium Teknik Nasional dan Peralatan Pengendalian multi-polutan gas buang.

Pihak dari SUS Environment yang hadir Jason Yu selaku Investment Manager SUS, Najwa Kamal selaku Deputy Representative of Indonesia Office, Irene Santika Investment Assistent dan Dr. Parlindungan Purba selaku pengusaha.(DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version