Connect with us

9info.co.id | BATAM – Anggota Komisi 2 DPRD Kota Batam, Ir. Setia Putra Tarigan, melaksanakan reses Masa Persidangan II Tahun 2025 di Fasilitas Umum (Fasum) Bengkong Telaga Indah, RT 06/RW 18, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, pada hari Sabtu, 10 Februari 2025.

Dalam reses ini, Setia Putra Tarigan menemui langsung warga setempat dan mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan. Salah satu warga, Hamzah, memberikan apresiasi atas kunjungan anggota DPRD Batam tersebut. Menurut Hamzah, kunjungan ini memberikan harapan baru bagi masyarakat setempat untuk dapat menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi.

Beberapa permintaan dari warga RW 18 yang disampaikan selama reses antara lain, pembangunan drainase sepanjang 1.000 meter dengan ukuran U40, yang diharapkan dapat mengurangi genangan air yang sering terjadi pada musim hujan. Selain itu, warga juga mengajukan permintaan untuk penerangan lampu jalan yang lebih baik di kawasan tersebut, serta perbaikan terkait pengangkutan sampah yang dinilai lambat diangkut.

Warga juga meminta pembangunan fasilitas umum (Fasum) yang dapat digunakan oleh masyarakat, serta pengurusan surat izin untuk pembangunan tersebut. Selain itu, mereka berharap adanya bantuan pembangunan masjid untuk menampung sekitar 300 orang santri yang ada di wilayah tersebut, serta dukungan dalam hal akses ke layanan BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu.

Sebagai tanggapan, Ir. Setia Putra Tarigan menyampaikan bahwa ia akan menindaklanjuti permintaan tersebut dengan mengkoordinasikannya kepada pihak-pihak terkait di Pemerintah Kota Batam. Ia berharap, dengan adanya reses ini, masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan aspirasi dan harapan mereka untuk perbaikan infrastruktur dan kesejahteraan.

Reses ini menjadi ajang penting untuk mempererat hubungan antara anggota DPRD dengan masyarakat, sekaligus sebagai sarana untuk mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi warga dalam pembangunan kota Batam.(DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain