Connect with us

9info.co.id | BATAM – Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba melalui Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Batam bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam di SMP Negeri 27 Batam, tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga momentum untuk menampilkan prestasi sekolah dalam membina karakter dan kompetensi siswa.

Dalam kegiatan tersebut, SMP Negeri 27 Batam berbagi sejumlah capaian prestasi yang berhasil diraih para siswanya di tingkat Kota Batam, di antaranya juara lomba Pramuka, lomba baris-berbaris (LBB), serta berbagai prestasi lain melalui kegiatan ekstrakurikuler (eskul).

‎Kepala SMP Negeri 27 Batam, Borbor Hehe Tua Pasaribu, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa meskipun sekolah yang dipimpinnya memiliki jumlah siswa yang cukup besar, sekitar 1.300 siswa, pihak sekolah terus berupaya maksimal dalam meningkatkan kualitas sumber daya peserta didik. Kamis 05/02/2026.

‎“SMP Negeri 27 Batam merupakan salah satu sekolah dengan jumlah siswa terpadat. Namun, kami terus berupaya meningkatkan skill, kompetensi, dan karakter siswa agar mampu berprestasi dan bersaing secara positif di berbagai lomba antar sekolah tingkat SMP di Kota Batam,” ujar Borbor.

‎Ia menegaskan bahwa kegiatan ekstrakurikuler menjadi bagian penting dalam pembinaan siswa, sekaligus sebagai langkah strategis untuk mencegah kenakalan remaja dan menjauhkan siswa dari pengaruh negatif, termasuk narkoba.

‎Menurutnya, kehadiran IWO Kota Batam dan BNN Kota Batam melalui sosialisasi P4GN sangat sejalan dengan visi sekolah dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan bebas narkoba.

‎“Edukasi bahaya narkoba ini sangat penting. Prestasi akademik dan non-akademik harus berjalan seiring dengan pembentukan mental dan moral siswa,” tambahnya.

‎Sosialisasi P4GN yang digelar IWO dan BNN Kota Batam tersebut pun mendapat sambutan antusias dari para siswa. Selain mendapatkan pemahaman tentang bahaya narkoba, para pelajar juga termotivasi untuk terus menyalurkan energi dan potensi mereka melalui kegiatan positif dan kompetitif.

‎Melalui sinergi antara sekolah, insan pers, dan BNN, diharapkan SMP Negeri 27 Batam dapat terus menjadi contoh sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kuat dalam membentengi generasi muda dari ancaman narkoba. (Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

9info.co.id | BATAM – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen BP Batam dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan lahan bagi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 13 Batam.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan sekolah di Jalan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, unsur DPRD Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait, Forkopimda, OPD, perangkat RT/RW, serta masyarakat Tanjung Buntung.

Pembangunan SMKN 13 Batam merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas sekaligus memperkuat pendidikan vokasi guna mencetak sumber daya manusia yang siap memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri.

Amsakar mengatakan, BP Batam memberikan dukungan penuh melalui penyediaan lahan sebagai wujud komitmen terhadap pembangunan pendidikan.

“Ini merupakan ikhtiar penting bagi peradaban, kemajuan Kepulauan Riau, dan kemajuan Batam. Pendidikan adalah jalan transformasi menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Amsakar.

Menurutnya, daya saing suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang dipersiapkan sejak dini. Karena itu, penguatan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Pendidikan harus kita dukung. Jika berbicara tentang daya saing, semuanya bergantung pada bagaimana kita mendesain pendidikan hari ini untuk menjawab kebutuhan masa depan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program, di antaranya pemberian seragam sekolah gratis, beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, beasiswa bagi pelajar di wilayah hinterland, hingga kerja sama dengan tujuh perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Amsakar optimistis kehadiran SMKN 13 Batam akan menjadi bagian dari desain besar pembangunan sumber daya manusia Batam yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang maju dan berdaya saing.

“Negara yang memiliki kemajuan teknologi dan sumber daya manusia unggul akan menjadi negara yang kuat. Karena itu, pemerataan pendidikan harus terus diwujudkan sebagaimana menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Menurut Ansar, Batam sebagai kawasan industri membutuhkan semakin banyak tenaga kerja terampil yang dihasilkan melalui pendidikan vokasi. Pembangunan SMKN 13 Batam dinilai akan semakin memperkuat ekosistem penyediaan tenaga kerja siap pakai bagi dunia usaha dan industri.

Ia juga mengapresiasi dukungan BP Batam dalam mempercepat penyediaan lahan pendidikan.

“Terima kasih kepada Pak Kepala BP Batam dan Ibu Wakil atas keseimbangan pembangunan antara kebutuhan investasi dan kebutuhan pendidikan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi dukungan BP Batam yang begitu responsif dalam mempercepat penyediaan lahan bagi pendidikan,” tutupnya.

Melalui pembangunan SMKN 13 Batam, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan vokasi di Batam semakin kuat sehingga mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, dan selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

SMKN 13 Batam dirancang membuka enam rombongan belajar dengan kapasitas awal sekitar 350 siswa. Ke depan, sekolah ini akan mengembangkan sejumlah program keahlian yang selaras dengan kebutuhan industri, antara lain Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Elektronika Industri, serta Teknik Pengelasan. (NA)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain