Connect with us
MLDSPORT Autokhana Championship Kejurnas Slalom 2022 putaran kedua memperlombakan empat kelas. /MLDSPOT

9info.co.id – MLDSPOT Autokhana Championship Kejurnas Slalom 2022 putaran kedua sukses diselenggarakan di Kota Bandung, Sabtu 16 Juli 2022.

Sebelumnya, MLDSPOT Autokhana Championship Kejurnas Slalom 2022 putaran pertana sukses digelar di GOR Satria Purwokerto, beberapa waktu lalu.

Sirkuit Arcamanik Sport Center Kota Bandung menjadi arena pertarungan para peslalom terbaik Indonesia dalam ajang MLDSPOT Autokhana Championship Kejurnas Slalom 2022 putaran kedua.

Tantangan berbeda dari biasanya tersaji pada putaran kedua MLDSPOT Autokhana Championship Kejurnas Slalom 2022.

Jika sebelumnya kebanyakan lintasan yang digunakan pada Kejurnas Slalom adalah lintasan aspal, kali ini para peserta disuguhi lintasan beton.

Abed Nego Antoro, perwakilan Genta Auto & Sport mengatakan, lintasan beton ini memberikan sensasi berbeda bagi para peslalom dibandingkan dengan lintasan aspal.

“Bukan itu saja, tantangan berikutnya adalah perubahan lay out sirkuit dan kemungkinan besar juga soal yang berbeda,” tutur Abed saat ditemui Pikiran Rakyat.

Abed menjelaskan, dipilihnya Bandung menjadi destinasi berikutnya untuk MLDSPOT Autokhana Championship Kejurnas Slalom 2022 lantaran euforia serta antusias yang tinggi terhadap olahraga Slalom, baik dari peserta maupun penonton.

“Bandung kita sebut sebagai salah satu kiblat slalom di Indonesia, banyak sekali peslalom-peslalom muda yang ikut bertarung di Kejurnas berasal dari jawa Barat, khususnya Bandung dan sekitarnya,” tuturnya.

Terbukti, sebanyak 175 peslalom yang datang dari penjuru Nusantara seperti Makassar, Bali, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Jakarta dan Palembang, ikut serta dalam MLDSPORT Autokhana Championship Kejurnas Slalom 2022
putaran kedua di Bandung.

MLDSPORT Autokhana Championship Kejurnas Slalom 2022 putaran kedua memperlombakan empat kelas.

Empat kelas utama tersebut, yakni Kelas A (mobilstandar), Kelas F (mobil yang dimodifikasi) dan Kelas B (mobil dengan spesifikasi gerak roda belakang) serta Kelas Wanita.

Addyek RG, peslalom dari tim Banteng motorsport menjadi yang terbaik di Kelas A.

Memacu mobil Honda Jazz, Addyek mampu menyelesaikan tantangan dengan catatan waktu tercepat, kurang dari 41 detik (00:40:858).

Dari Kelas F (modifikasi), Adrianza Yunial dari tim Toyota Gazoo Racing Indonesia meraih kampiun.

Adrianza mampu menyelesaikan tantangan dengan catatan waktu

kurang dari 44 detik (00:43:535).

Adrianza berhasil menjadi juara di kelas F bersama mobil Toyota Agya hasil modifikasi yang dikendarainya.

Sementara itu dari Kelas B, Adrian Septianto menjadi yang tercepat.

Adrian yang merupakan wakil tim HTJRT menyelesaikan tantangan dengan catatan waktu kurang dari 42 detik (00:41:677).

Adrian memacu mobil Suzuki Futura ketika memenangi lomba Kelas F.

Adapun di Kelas Wanita, Alinka Hardianti dari tim Toyota Gazoo Racing Indonesia keluar sebagai juara dengan catatan waktu terbaik kurang dari 42 detik (00:41:861).

Dengan mobil Toyota Agya, Alinka sukses menjadi juara Slalom kelas wanita.

Sebagai informasi, Arcamanik Sport Center Kota Bandung terakhir kali menghelat kejuaraan nasional slalom pada pada 2019 lalu.

Nama Adrian Septianto kala itu menghentak publik dengan hattrick yang berhasil ia lakukan.

Adrian berhasil merebut tiga gelar juara di tiga kelas berbeda. Masing-masing kelas A, F dan Kelas Gerak Roda Belakang. (*)

Sumber : Pikiranrakyat

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

9info.co.id | BATAM – Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam mencatat pencapaian investasi yang melampaui target pada 2025, seiring melesatnya investasi di sektor digital dan energi. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut, capaian ini sebagai sinyal kuat bahwa Bandar Dunia Madani tengah bertransformasi menjadi pusat ekonomi digital dan energi berkelanjutan di kawasan regional.

Realisasi investasi di Batam sepanjang 2025 mencapai mencapai Rp69,30 triliun melampaui target Rp 60 triliun di tahun tersebut, yang mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 6,76 persen.

“Capaian ini bukan hanya angka. Ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap ekosistem yang sedang kami bangun di Batam,” kata Amsakar, belum lama ini.

Sektor jasa yang di dalamnya mencakup digitalisasi, menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp9,99 triliun. Disusul sektor industri mesin, elektronik, dan peralatan listrik senilai Rp6,08 triliun, serta sektor listrik, gas, dan air yang mencatatkan investasi sebesar Rp5,80 triliun. Hal ini mencerminkan besarnya minat investor di bidang infrastruktur energi termasuk energi terbarukan.

Realisasi investasi sektor digital secara khusus tercatat sebesar Rp 8,557 triliun pada 2025. Pertumbuhan ini ditopang oleh berkembangnya kawasan Nongsa Digital Park (NDP) sebagai episentrum kegiatan teknologi dan pusat data di Batam.

Amsakar menyebut kehadiran data centre dan infrastruktur digital di Batam bukan sekadar tren sesaat. “Nongsa Digital Park menjadi indikator awal yang positif karena menunjukkan adanya minat investasi, kemitraan lintas negara, serta tumbuhnya aktivitas di bidang data center, pengembangan teknologi, dan ekonomi digital,” tambahnya.

Penyerapan tenaga kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa pada triwulan keempat 2025 tercatat 836 orang, dengan dampak tidak langsung yang jauh lebih luas melalui rantai pasok dan layanan pendukung.

Selain Singapura sebagai investor dominan, negara-negara seperti Hong Kong, Amerika Serikat, dan Malaysia, juga tercatat aktif berinvestasi di sektor digital Batam. Amsakar menyebut, daya tarik Batam bukan semata soal efisiensi biaya.

“Yang lebih kuat adalah kombinasi faktor strategis: kedekatan geografis dengan Singapura, konektivitas yang cepat, dan peluang membangun model operasi lintas batas untuk mendukung kebutuhan regional,” ujarnya.

Green Energy: PLTS dan Energi Berkelanjutan Jadi Prioritas

Di tengah booming data centre yang membutuhkan pasokan listrik besar dan andal, BP Batam mendorong pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan solusi energi hijau sebagai komponen tak terpisahkan dari ekosistem investasi Batam.

Tingginya realisasi investasi di sektor listrik, gas, dan air senilai Rp5,80 triliun, menunjukkan bahwa infrastruktur energi jadi prioritas bagi investor yang masuk ke Batam, termasuk juga kebutuhan akan sumber energi yang bersih dan berkelanjutan untuk mendukung operasional pusat data.

Ia mengatakan, BP Batam berkomitmen memastikan pertumbuhan digital tidak datang dengan mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Integrasi energi terbarukan, termasuk PLTS, jadi roadmap pengembangan kawasan agar Batam mampu memenuhi standar Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai syarat utama bagi investasi global.

“Transformasi digital kita nyata. Kami (BP Batam) berkomitmen menjadikan Batam sebagai lokasi investasi yang kompetitif, terukur, dan investor-friendly, khususnya untuk sektor digital yang berkelanjutan,” kata dia.

Kemudian, di tengah kemunculan Johor-Singapore Special Economic Zone (JS-SEZ) yang juga membidik pasar data centre dan ekonomi digital, Amsakar menolak framing persaingan.

“Kami melihat ini bukan sekadar kompetisi, melainkan peluang membangun komplementaritas. Singapura kuat sebagai pusat HQ dan layanan global; Johor menawarkan perluasan kapasitas; dan Batam memiliki karakteristik unik seperti FTZ/SEZ, ekosistem industri, maritim-logistik, serta kedekatan operasional dengan Singapura,” ujarnya.

Dalam visi BP Batam, kawasan ini dapat membentuk regional digital and industrial corridor yang terintegrasi, di mana data centre dan aktivitas digital tersebar dalam model jaringan sesuai kebutuhan efisiensi dan operasional bisnis.

BP Batam juga berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia. Lewat NDP, program seperti Apple Academy, IBM Hybrid Cloud Academy, RMIT University, dan Epic Games, telah hadir untuk mencetak talenta digital lokal.

BP Batam juga meluncurkan platform MANTAB pada 8 Desember 2025 lalu, yakni sebuah sistem job matching berbasis digital yang dirancang untuk menghubungkan ketersediaan SDM dengan kebutuhan industri secara langsung dan terintegrasi. (NA)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain