Connect with us
Tim PH Umar Faruk Bongkar Dugaan Dokumen Ganda Kapal Lucky Star 1618 GT 1310  

Tim PH Umar Faruk Bongkar Dugaan Dokumen Ganda Kapal Lucky Star 1618 GT 1310  

More Videos

9Info.co.id –  Tim Penasehat Hukum (PH) Pengacara Umar Faruk menduga laporan polisi yang dibuat oleh Ong Sin Hoe mengandung unsur-unsur kebohongan. Sehingga kliennya yang juga berprofesi sebagai pengacara tersebut,  harus diperiksa oleh penyidik Polresta Barelang .

Untuk meluruskan persoalan yang dihadapi  rekan satu profesi mereka, Tim kuasa hukum Pengacara Umar Faruk pun membuat pengaduan ke Mapolda Kepri. Kamis, (13/07/2023).

Tim Penasehat Hukum Umar Faruk  Dr. Parningotan Malau, S.T., S.H., M.H., Jacobus Silaban, S.H., Ulil Azwan, S.H., Effendi Ujung, S.H., CPM. menjelaskan , ” Kehadiran Kita ke Mapolda Kepri untuk membuat pengaduan atas laporan polisi yang dibuat oleh Ong Sin Hoe,”Jelasnya.

Tim Penasehat Hukum Umar Faruk Membuat Pengaduan Ke Mapolda Kepri

Dr. Parningotan Malau, S.T., S.H., M.H.,menambahkan, laporan polisi yang dibuat oleh Ong Sin Hoe mengandung unsur-unsur kebohongan . Dalam hal pengurusan dokumen perijinan kapal Lucky Star 1618 GT 13120 yang di lakukan klienya  Umar Faruk . ” banyak kejanggalan dan  kebohongan yang dilakukan  Ong Sin Hoe sesuai laporan Polisi sesuai surat nomor B/1734/VI/RES.1.11/2023/Reskrim yang ditandatangani oleh Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Thetio Nardiyanto,” Jelas Presiden Kepri Lawyer Club serta Ketua DPD MAHUPPIKI Kepri ini.

“Laporan polisi PT Osean Teknindo Berjaya selaku pemilik kapal tersebut berakibat fatal dan membuat kerugian yang dialami Umar Faruk. Baik materi dan moril sebab sebagai Advokat laporan tersebut sangat merugikan dan mengganggu aktifitas profesinya sebagai Pengacara.

Selain membuat pengaduan atas laporan Polisi yang dibuat oleh Ong Sin Hoe, Tim Penasehat Hukum Umar Faruk  Dr. Parningotan Malau, S.T., S.H., M.H., Jacobus Silaban, S.H., Ulil Azwan, S.H., Effendi Ujung, S.H., CPM juga  membuat pengaduan terhadap  Ong sin Hoe  dan PT Osean Teknindo Berjaya ke SPKT Unit 2 Polda Kepri atas dugaan Dokumen ganda  Kapal Lucky Star 1618 GT 1310. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan secara konsisten, terus mencatatkan kinerja operasional yang positif.

Berdasarkan data Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan, pada Triwulan I 2026, volume bongkar muat peti kemas meningkat sebesar 12% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Dari sebelumnya 166 TEUs, menjadi 187 ribu TEUs.

Dari throughput tersebut, sebesar 69% ditopang oleh aktivitas di Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang mencapai 128.556 TEUs atau tumbuh 22% dibandingkan Triwulan I 2025. Sementara sisi perdagangan, aktivitas ekspor dan impor mendominasi dengan porsi 74% dari total arus peti kemas di pelabuhan Batam.

Kinerja logistik ini turut didukung oleh aktivitas bongkar muat general cargo yang mencapai 2,9 juta ton atau meningkat 8% dibandingkan periode yang sama sebesar 2,6 juta ton tahun lalu. Dimana, Terminal Curah Cair Kabil menjadi kontributor terbesar dengan volume 1,09 juta ton dan pertumbuhan sebesar 21%.

Di sisi kunjungan kapal, tercatat sebanyak 27.170 call atau meningkat 4% dibandingkan Triwulan I 2025 sebesar 26.138 call. Selain itu, ukuran kapal yang bersandar juga menunjukkan peningkatan, dengan total Gross Tonnage (GT) mencapai 19,6 juta GT atau naik 15% dari sebelumnya 16,9 GT. Angka ini, tentunya menjadi gambaran bahwa semakin banyaknya kapal berkapasitas besar yang beroperasi di perairan Batam.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa capaian ini sebagai bukti nyata, semakin kuatnya peran Batam sebagai simpul logistik strategis di kawasan.

“Pertumbuhan di sektor logistik ini menunjukkan bahwa Batam semakin dipercaya sebagai hub konektivitas regional. Kami akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi guna mendukung arus logistik, investasi, dan mobilitas secara berkelanjutan,” ujar Amsakar, Kamis (16/4/2026).

Selain kinerja logistik, sektor layanan penumpang juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Sepanjang Triwulan I 2026, jumlah penumpang di terminal ferry domestik dan internasional wilayah kerja BP Batam tercatat mencapai 2.507.630 orang atau meningkat 15% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Rute internasional masih mendominasi dengan 1.316.495 penumpang atau tumbuh 11%, khususnya menuju Singapura dan Malaysia. Sementara itu, penumpang domestik mencatat pertumbuhan lebih tinggi sebesar 20% menjadi 1.191.135 orang. Terminal Ferry Internasional Batam Centre dan Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur menjadi titik tersibuk dalam melayani mobilitas tersebut.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menambahkan, peningkatan kinerja harus diiringi dengan kualitas layanan yang semakin baik, sejalan dengan perluasan cakupan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2025.

“Kami mendorong layanan kepelabuhanan yang semakin adaptif dan responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa, terlebih dengan semakin luasnya wilayah kerja KPBPB Batam. Dengan dukungan regulasi tersebut, kami optimistis layanan akan semakin terintegrasi sehingga manfaat pertumbuhan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Li Claudia.

Anggota Deputi/Bidang Pengusahaan, Denny Tondano yang membawahi Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat koordinasi antar-stakeholder serta mengoptimalkan layanan di seluruh pelabuhan guna menjaga konsistensi peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan.

“Ke depan, kami akan terus mendorong digitalisasi layanan, termasuk pembenahan e-ticketing dan integrasi sistem antar terminal, sehingga layanan menjadi lebih mudah, cepat, dan terintegrasi bagi seluruh pengguna jasa,” ujar Denny. (EI)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version