Connect with us
DEMO IMIGRASI

Warga Desak Kepala Imigrasi Batam Dicopot, Tuntut Deportasi Permanen WNA Pelaku Penganiayaan

More Videos

9info.co.id | BATAM — Suasana panas menyelimuti halaman Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Senin siang (21/4/2025), saat ratusan warga menggelar aksi demonstrasi mendesak pencopotan Kepala Imigrasi Batam, Hajar Aswad. Mereka menilai pimpinan imigrasi tidak bertindak tegas dalam menangani kasus penganiayaan terhadap seorang perempuan muda berinisial IRS (20) yang diduga dilakukan oleh seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok bernama Chen Shen.

Aksi yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat ini berlangsung dengan orasi keras dan penuh emosi. Para demonstran menuntut agar pelaku segera dideportasi secara permanen dan dicekal untuk tidak bisa kembali masuk ke wilayah Indonesia. Mereka juga meminta kejelasan dari pihak Imigrasi mengenai alasan Chen Shen masih berada di Batam meski kasus penganiayaan tersebut telah mencuat ke publik.

“Kami meminta Kepala Imigrasi keluar dan menjelaskan kenapa pelaku masih bebas berkeliaran di Batam,” teriak seorang orator perempuan dari atas mobil komando.

Ketegangan meningkat saat salah satu orator mengancam akan menerobos masuk ke dalam kantor jika tidak ada pihak Imigrasi yang menemui mereka. “Jangan adu domba kami dengan polisi. Jangan pancing kami untuk anarkis!” serunya lantang.

Kasus ini berawal pada 26 Februari 2025, ketika IRS diduga dianiaya oleh Chen Shen di sebuah apartemen di kawasan Teluk Tering. Pelaku sempat dideportasi ke Singapura, namun kemudian diketahui kembali masuk ke Indonesia dan bekerja secara legal dengan menggunakan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas), yang memicu kemarahan keluarga korban dan publik.

“Kami merasa hukum tidak adil. Pelaku bisa kembali seolah tak terjadi apa-apa,” ujar BT, anggota keluarga korban.

Massa berorasi dan menuntut pencopotan Hajar Aswad dari jabatannya sebagai Kepala Imigrasi Batam karena dinilai gagal menjalankan tugas dengan tegas dan melindungi kepentingan hukum nasional.

“Kami menuntut Imigrasi segera mendeportasi Chen Shen dan memberikan keadilan bagi korban. Jika tidak ada tindakan tegas, ini bisa menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Batam,” kata BS, salah satu koordinator aksi.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Dr Rolas Sitinjak, menyatakan bahwa deportasi saja tidak cukup. Ia menegaskan pentingnya pencekalan terhadap pelaku agar tidak bisa lagi masuk ke wilayah Indonesia. “Ini bukan hanya demi keadilan untuk IRS, tetapi juga demi menjaga kedaulatan hukum negara,” tegas Rolas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Imigrasi Batam. Namun, pihak kepolisian menyatakan bahwa perwakilan demonstran akhirnya diizinkan untuk melakukan pertemuan tertutup dengan pejabat imigrasi.

Diketahui, aksi ini merupakan kelanjutan dari demonstrasi sebelumnya yang digelar oleh DPD Indonesia Youth Congress pada Kamis (27/03/2025) lalu. (DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

9info.co.id | BATAM – Kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren akselerasi yang kuat. Hal ini tercermin dari lonjakan kinerja ekspor dan aktivitas logistik serta realisasi investasi yang tetap solid di pasar global.

Setelah sebelumnya BP Batam mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Dimana, angka tersebut tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan meningkat 68,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter).

Kini, kinerja logistik dari layanan direct call internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan.

Data operasional Batu Ampar Container Terminal menunjukan, jumlah direct call internasional pada Januari – Mei 2026 mencapai 106 call meningkat 212% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatatkan 34 call.

Volume peti kemas yang dilayani melalui layanan pelayaran langsung internasional (direct call) tercatat mencapai 58.237 TEUs pada periode Januari-Mei 2026, meningkat 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 25.904 TEUs.

Capaian tersebut menyumbang 24 persen dari total volume peti kemas internasional yang ditangani pada periode yang sama, sekaligus mencerminkan semakin kuatnya peran TPK Batu Ampar sebagai gerbang perdagangan internasional serta berkurangnya ketergantungan terhadap skema transshipment melalui pelabuhan di negara tetangga

Sementara, kinerja ekspor Batam juga membuka tahun 2026 dengan sinyal positif di pasar global. Amerika Serikat kembali menjadi motor utama dengan lonjakan ekspor sebesar 30,71 persen atau mencapai USD 860,32 juta pada periode Januari hingga Februari 2026.

Singapura menempati posisi kedua dengan nilai ekspor sebesar USD 704,47 juta atau tumbuh 4,52 persen. India mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan mencapai 410,23 persen atau sebesar USD 344,67 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja positif juga terlihat di sejumlah negara lain. Ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta, Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, serta Filipina melonjak hingga USD 89,68 juta.

Capaian itu menjadi sinyal kuat bahwa Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga menunjukkan semakin kuatnya daya saing pelabuhan Batam dalam mendukung arus perdagangan internasional dan konektivitas logistik kawasan.

Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan peran Batam memiliki arti strategis bagi perekonomian di wilayah Indonesia bagian Barat.

Menurutnya, pertumbuhan investasi dan sektor logistik menunjukkan bahwa Batam semakin dipercaya dunia usaha dan memberikan efek berantai ke sektor industri, perdagangan, dan jasa.

Pihaknya akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi guna mendukung arus logistik, investasi, dan mobilitas yang berkelanjutan.

“Capaian ini membuktikan bahwa Batam memiliki daya saing yang semakin kuat. Meningkatnya aktivitas logistik, ekspor, dan investasi menjadi indikator bahwa Batam berada pada jalur pertumbuhan yang tepat sebagai gerbang perdagangan dan investasi di wilayah Indonesia bagian Barat,” katanya, Kamis (4/6).

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, capaian kinerja ekonomi Batam mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam.

“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujarnya.

Dengan capaian investasi yang melesat, ekspor yang tetap kuat, serta aktivitas pelabuhan yang meningkat, Batam menegaskan posisinya sebagai motor utama perekonomian Kepulauan Riau sekaligus salah satu pusat pertumbuhan paling dinamis di Indonesia.

BP Batam akan menjaga momentum ini melalui penguatan layanan investasi, percepatan penyediaan utilitas, peningkatan kepastian berusaha, sekaligus mendorong pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version