Connect with us

9info.co.id | BATAM – Warga Kota Batam kembali harus bersiap menghadapi pemadaman listrik hari ini, Selasa (29/7/2025). PT PLN Batam mengumumkan jadwal pemadaman bergilir di sejumlah wilayah sebagai bagian dari kegiatan pemeliharaan gardu distribusi.

Pemadaman ini dilakukan demi menjaga keandalan pasokan listrik di masa mendatang. Namun, dampaknya membuat sejumlah perumahan dan kawasan padat penduduk di Batam akan mengalami pemadaman selama beberapa jam.

Berikut daftar wilayah dan jadwal pemadaman listrik di Batam hari ini:
Sesi Pagi (09.00 – 12.00 WIB):

1. Tunas Regency 2.
2. Tunas Regency 3.
3. Mutiara Garden
4. Griya KDA
5. Tiban
6. Perumahan ATB Sei Ladi
7. Bank Duta dan sekitarnya
Sesi Siang (13.00 – 15.00 WIB):

1. Kavling Tunas Regency
2. Amirilis
3. Bukit Permata 2
4. Bandar Srimas
5. Cassablanca dan sekitarnya

PLN Batam mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar melakukan langkah antisipasi, seperti mengisi daya perangkat elektronik, menyiapkan penerangan darurat, dan menunda aktivitas yang bergantung pada listrik selama jam pemadaman berlangsung.

“Kegiatan pemeliharaan ini penting untuk memastikan sistem kelistrikan berjalan optimal dan menghindari gangguan lebih besar di kemudian hari,” ujar pihak PLN Batam melalui siaran resminya.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mendukung upaya ini demi kelancaran pelayanan listrik di Kota Batam. Untuk informasi terbaru dan pengaduan, warga dapat menghubungi PLN Batam Care Center di nomor 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile.(Tim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Pemko Batam Kaji Dampak Kebijakan WFH Terhadap Efesiensi Anggaran Pemerintah Sebelum Diterapkan

Pemko Batam Kaji Dampak Kebijakan WFH Terhadap Efesiensi Anggaran Pemerintah Sebelum Diterapkan

9info.co.id | BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang menyebut Batam menentang kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

‎Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menegaskan, hingga saat ini Pemko Batam belum menerapkan kebijakan WFH bukan karena penolakan, melainkan masih dalam tahap kajian menyeluruh, khususnya terkait efektivitas dan efisiensi yang dihasilkan.

‎“Perlu kami luruskan, Pemko Batam tidak menolak kebijakan WFH. Saat ini kami masih melakukan penghitungan secara komprehensif, terutama terkait besaran efisiensi yang bisa dicapai,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

‎Ia menjelaskan, hingga kini pemerintah daerah belum memperoleh angka pasti mengenai potensi penghematan anggaran apabila sistem kerja dari rumah diterapkan di lingkungan ASN.

‎Selain itu, aspek teknis pelaksanaan, termasuk penentuan hari pelaksanaan WFH, juga masih menjadi bahan pertimbangan agar tidak menimbulkan celah penyalahgunaan kebijakan.

‎“Salah satu yang kami cermati adalah potensi penambahan hari libur bagi pegawai tertentu jika WFH diterapkan, misalnya bila dilaksanakan pada hari Jumat. Ini sedang kami kaji agar kebijakan tetap tepat sasaran,” jelasnya.

‎Ia juga menyampaikan bahwa perhitungan efisiensi masih berlangsung dan belum menghasilkan angka final sebagai dasar pengambilan kebijakan.

‎Ia menambahkan, apabila nantinya WFH diterapkan, hari pelaksanaannya tidak harus pada Jumat, melainkan bisa disesuaikan berdasarkan hasil kajian.

‎Di sisi lain, Rudi menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus memiliki indikator yang terukur, terutama dalam hal efisiensi anggaran.

‎Menurutnya, secara logis WFH berpotensi menekan biaya operasional, seperti pengurangan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) akibat berkurangnya mobilitas pegawai, serta efisiensi penggunaan listrik di perkantoran.

‎Namun demikian, ia menekankan bahwa potensi tersebut harus dibuktikan melalui data dan laporan resmi dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

‎“Hingga saat ini, laporan dimaksud masih dalam proses penyusunan dan belum seluruhnya disampaikan kepada pimpinan daerah,” tegas Rudi. (MC).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain