Connect with us

9info.co.id | BATAM – Di tengah dinamika demokrasi dan perkembangan media sosial yang semakin cepat, gaya komunikasi seorang pemimpin kerap menjadi perhatian publik. Tak terkecuali Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang dikenal memiliki cara berbicara formal, sistematis, dan penuh penjelasan dalam setiap penyampaian kebijakan kepada masyarakat.

Bagi sebagian kalangan, gaya komunikasi tersebut dinilai terlalu panjang dan detail. Namun di sisi lain, banyak yang melihat pola komunikasi itu sebagai bentuk tanggung jawab seorang pemimpin dalam menjelaskan arah pembangunan secara utuh kepada masyarakat.

Amsakar dikenal sebagai sosok yang berhati-hati dalam menyampaikan kebijakan publik. Dalam berbagai forum, ia kerap menjelaskan program pemerintah secara rinci agar masyarakat memahami persoalan daerah, tantangan pembangunan, hingga solusi yang sedang dikerjakan Pemerintah Kota Batam.

Kemampuan berbicara di depan publik atau orasi sendiri merupakan salah satu kualitas penting dalam kepemimpinan. Seorang kepala daerah tidak hanya dituntut mampu bekerja, tetapi juga mampu menyampaikan visi, membangun optimisme, serta menghadirkan ketenangan melalui komunikasi yang baik.

Dalam sejarah, banyak pemimpin besar dikenal karena kemampuan pidatonya yang mampu menyatukan masyarakat dan memberi arah di tengah tantangan zaman. Karena itu, pidato bukan sekadar berbicara panjang, melainkan bagian dari tanggung jawab moral seorang pemimpin untuk memberikan edukasi dan penjelasan kepada publik.

Sebagai kota strategis nasional, Batam menghadapi tantangan yang kompleks mulai dari investasi, infrastruktur, tenaga kerja, hingga pelayanan publik. Kondisi tersebut membuat masyarakat membutuhkan pemimpin yang tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga mampu menjelaskan kebijakan secara terang, terbuka, dan terukur.

Di era komunikasi serba cepat saat ini, publik memang cenderung menyukai pesan singkat dan spontan. Namun komunikasi yang lengkap dan edukatif tetap dibutuhkan agar masyarakat tidak hanya menerima slogan, melainkan memahami proses pembangunan secara menyeluruh.

Sejauh ini, sejumlah capaian pembangunan di Batam tetap berjalan di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad. Pembangunan infrastruktur terus dilanjutkan, investasi tetap tumbuh, pelayanan publik terus diperbaiki, dan ruang dialog dengan masyarakat tetap dibuka melalui berbagai forum maupun kunjungan lapangan.

Selain itu, Amsakar juga dikenal aktif hadir di tengah masyarakat, dekat dengan tokoh-tokoh daerah, serta konsisten menjaga stabilitas pemerintahan dan kehidupan sosial-keagamaan di Kota Batam.

Berbagai kritik dan masukan dari masyarakat dinilai sebagai bagian penting dalam proses demokrasi dan evaluasi kepemimpinan. Pemerintah Kota Batam pun disebut tetap terbuka terhadap harapan publik agar pola komunikasi semakin hangat, ringkas, dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.
Namun pada akhirnya, kepemimpinan tidak hanya diukur dari cara berbicara, melainkan dari integritas, pengabdian, dan hasil kerja nyata yang dirasakan masyarakat.

Karena bagi banyak orang, pidato seorang pemimpin bukan hanya rangkaian kata-kata, tetapi juga sarana menyatukan masyarakat, memberi arah pembangunan, dan menghadirkan solusi nyata bagi daerah yang dipimpinnya. (MC).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Merdeka Trail Run Vol. 02 Sukses Digelar, Panbil Nature Reserve Tantang Peserta Taklukkan Jalur Ekstrem

Merdeka Trail Run Vol. 02 Sukses Digelar, Panbil Nature Reserve Tantang Peserta Taklukkan Jalur Ekstrem

9info.co.id | BATAM – Panbil Nature Reserve kembali sukses menggelar Merdeka Trail Run Vol. 02 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Mengusung tema “Face Your Fear!”, ajang lari lintas alam tersebut menghadirkan tantangan lebih ekstrem dan terjal dibandingkan pelaksanaan perdana pada 2024, terutama pada kategori 20 kilometer (20K).

Ratusan peserta ambil bagian dalam kegiatan olahraga yang digelar di kawasan Panbil Nature Reserve, Batam. Selain menjadi ajang kompetisi, Merdeka Trail Run juga menjadi bagian dari momentum memperingati kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga.

Operasional Manager Panbil Nature Reserve, Metta Bayu, mengatakan penyelenggaraan tahun ini memberikan peluang lebih besar kepada peserta untuk meraih podium dengan penambahan kategori perlombaan.

“Apabila di tahun 2024 hanya ada dua kategori pemenang yaitu 10K dan 20K, tahun ini kami membuka lebih banyak kategori podium, yaitu 10K Reguler Male dan Female, 10K Master Male dan Female, serta 20K,” ujar Metta Bayu.

Menurutnya, penambahan kategori tersebut diharapkan dapat meningkatkan antusiasme peserta. Salah satu hal yang mendapat perhatian adalah keikutsertaan peserta senior berusia 75 tahun yang tetap bersemangat menyelesaikan lintasan yang telah disiapkan panitia.

“Kami sangat mengapresiasi semangat beliau dalam menyelesaikan track yang kami siapkan,” katanya.
Panbil Nature Reserve juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Merdeka Trail Run Vol. 02, termasuk sponsor utama Bank Mandiri dan Bank BRI serta sejumlah sponsor lainnya, di antaranya BPR Dana Makmur, Fithub, RS Griya Medika, Kiens, Telkomsel, Burger King, Putra Padu Mitra Jaya dan Visalux Eco King.

Catatan Waktu Para Juara

Persaingan berlangsung ketat di sejumlah kategori. Pada kategori 10K Reguler Male, podium pertama berhasil diraih dengan catatan waktu 42 menit 59 detik.

Sementara pada kategori 10K Reguler Female, peraih podium pertama mencatat waktu 1 jam 19 menit.
Untuk kategori 10K Master Male, podium pertama diraih dengan catatan waktu 1 jam 45 detik, sedangkan kategori 10K Master Female mencatat waktu terbaik 1 jam 17 menit.

Persaingan semakin ketat pada kategori 20K. Podium pertama berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 2 jam 11 menit 13 detik, disusul podium kedua dengan waktu 2 jam 11 menit 22 detik, dan podium ketiga dengan catatan waktu 2 jam 22 menit 52 detik.

Panitia menetapkan cut-off time (COT) untuk memastikan peserta menyelesaikan lintasan dalam batas waktu yang ditentukan. Peserta kategori 10K diberikan waktu maksimal 3 jam, sedangkan peserta kategori 20K memiliki waktu maksimal 6 jam untuk mencapai garis finis dan memperoleh medali.
Jalur Ekstrem Jadi Tantangan

Karakter lintasan yang terjal menjadi salah satu daya tarik utama Merdeka Trail Run Vol. 02. Sejumlah peserta mengaku harus mengerahkan tenaga ekstra untuk menaklukkan tanjakan dan turunan yang tersedia di sepanjang jalur.

Salah seorang peserta kategori 10K Reguler Male yang enggan disebutkan namanya menyebut lintasan tahun ini sangat menantang.

“Jalurnya ekstrem banget ini. Tanjakannya tidak ada lawan. Cuma di sini bisa menemukan tanjakan dan turunan yang luar biasa. Tapi seru,” ujarnya.

Ia mengaku baru pertama kali mengikuti Merdeka Trail Run dan merasa bangga dapat menyelesaikan lintasan yang disiapkan panitia.

“Saya tidak bisa membayangkan seberapa berat kategori 20K. Yang 10K saja sudah berhasil membuat kaki saya hampir lepas,” katanya sembari bergurau.

Dorong Gaya Hidup Sehat

Rangkaian Merdeka Trail Run Vol. 02 ditutup dengan penampilan Disco Kaki 5 yang menambah semarak suasana setelah para peserta menyelesaikan perlombaan.
Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini kembali menegaskan posisi Merdeka Trail Run sebagai salah satu kegiatan olahraga berbasis alam yang menggabungkan tantangan fisik, rekreasi dan semangat kemerdekaan.

Panbil Nature Reserve berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi tahunan, tetapi juga mampu mendorong semakin banyak masyarakat Indonesia untuk menjalani pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga.

Dengan mengusung semangat “Face Your Fear!”, Merdeka Trail Run Vol. 02 mengajak peserta bukan hanya beradu cepat mencapai garis finis, tetapi juga menghadapi keterbatasan diri dan menaklukkan tantangan alam yang disiapkan di kawasan Panbil Nature Reserve. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain