9info.co.id | BATAM – Kota Batam terus menunjukkan perkembangan positif sebagai salah satu pusat investasi strategis di Indonesia. Melalui kegiatan Batam Investment Collaboration Appreciation 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Grand Mercure Batam, BP Batam memberikan apresiasi kepada berbagai pemangku kepentingan atas kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan ekonomi daerah, Senin (16/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan instansi pendukung dalam menjaga iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan di Kota Batam.
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa capaian pembangunan Batam selama ini tidak terlepas dari kolaborasi kuat seluruh stakeholder dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai institusi pelayanan publik menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor serta menciptakan stabilitas pembangunan di Batam.
“Tantangan ke depan tentu semakin kompleks. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama agar Batam dapat terus tumbuh sebagai kawasan investasi unggulan yang kompetitif dan berkelanjutan,” ujar Amsakar Achmad.
Sepanjang tahun 2025, Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen (year on year/yoy) dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp253,6 triliun. Pertumbuhan tersebut turut berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, ditandai dengan penurunan angka kemiskinan dari 4,8 persen menjadi 3,8 persen serta menurunnya tingkat pengangguran.
Sementara itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengungkapkan bahwa realisasi investasi Batam sepanjang tahun 2025 mencapai Rp69,3 triliun atau sekitar 118 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp60 triliun.
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari kepercayaan investor yang terus terjaga melalui dukungan lintas sektor dan pelayanan yang semakin baik.
Dalam kesempatan itu, BP Batam juga memberikan apresiasi kepada sejumlah institusi lintas sektor yang dinilai berkontribusi besar dalam mendukung pertumbuhan investasi, di antaranya TNI AU Lanud Hang Nadim Batam, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, hingga instansi pelayanan publik seperti PT PLN Batam.
Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menegaskan bahwa PLN Batam siap terus mendukung pertumbuhan investasi melalui penyediaan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan.
“Ketersediaan energi listrik yang stabil merupakan fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. PLN Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan serta memperkuat sinergi dengan BP Batam dan seluruh pemangku kepentingan demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemajuan Kota Batam,” ujar Kwin Fo.
Ia menambahkan, PLN Batam akan terus melakukan penguatan infrastruktur kelistrikan serta menghadirkan berbagai inovasi layanan guna memastikan kebutuhan energi sektor industri maupun masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memberikan kepastian layanan energi bagi investor sekaligus meningkatkan daya saing Batam di tingkat nasional maupun global.
Di tengah berbagai tantangan global seperti dinamika geopolitik, kenaikan biaya energi, dan logistik, Batam diyakini tetap memiliki peluang besar untuk terus berkembang sebagai pusat investasi unggulan di Indonesia.
Dengan dukungan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh stakeholder, Batam optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai kawasan investasi yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan. (Tim).