Connect with us

9info.co.id – Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH menghadiri Kegiatan Launching Kawasan Industri Bersinar ( Bersih Narkoba ) Panbil Kel Mukakuning Kec Sei Beduk, bertempat di Ballrom Hotel Best Western Premier Panbil Kel Mukakuning Kec Sei Beduk Kota Batam, Jumat (22/07/2022).

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala BBN RI Komjen Pol Dr. Petrus R. Golose, M.M, Gubernur Kepri Ansar Ahmad S.E., M.M, Kapolda Kepri Irjen Pol. Aris Budiman, MSi, Kepala BNN Kepri Brigjen Pol. Drs. Henry Parlinggoman Simanjuntak, M.M.

Hadir juga Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, S.H, PJU Polda Kepri, Kapolresta Barelang Kombes Pol Tri Nugroho N., S.H., M.H., S.I.K, Perwakilan Walikota Batam, Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Ricky Firmansyah, SIK, Kapolsek Sei Beduk AKP Betty Novia, Kasi Humas AKP Tigor Sidabariba, SH, Perwakilan CEO Panbil Group serta Perwakilan Management Perusahaan Kawasan Panbil.

Dalam sambutannya Kepala BNN Kepri mengatakan dalam kesempatan ini bahwa BNNP Kepri akan bekerja sama dengan Kawasan Industri Panbil menjadi Kawasan Industri Bersinar (Bersih Narkoba) yang mana ada sekitar 28 orang yang menjadi Penggiat P4GN yg diangkat sekarang dengan masa jabatan dari tahun 2022 s/d 2027.

Dengan maksud dan tujuannya yakni untuk mengangisipasi terjadinya penyalahgunaan Narkoba di kepri khususnya di Kota Batam.

Pimpinan Panbil Group merasa bangga bahwa pihak Kawasan Panbil bekerja sama dengan BNNP Kepri membentuk Kawasan Panbil menjadi Kawasan Industri Bersinar ( Bersih Narkoba ).

Gubernur Kepri Ansar Ahmad S.E., M.M mengatakan,  dirinya sangat mendukung kegiatan tersebut yakni Pihak Kawasan Industri Panbil menjadi Kawasan Industri BERSINAR ( Bersih Narkoba ) yang bekerja sama dengan BNNP Kepri dengan Adanya di bentuk Kawasan Industri Bersinar ini dapat mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan Narkoba.

Dalam kegiatan ini dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja sama antara BNNP Kepri dengan Kawasan Industri Panbil , Penyerahan Cendramata dari Kepala BNN RI kepada Gubernur Kepri dan Pimpinan Panbil Group dan Penyematan Pin dan Penyerahan Sertifikat secara Simbolis kepada Penggiat P4GN.

Kemudian Kegiatan dilanjutkan dengan Mengunjungi Kawasan Panbil yakni PT. Philips, Dormitory Panbil dan PT. Shimano oleh Ka BNN RI beserta Rombongan. (lsm)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT. Air Batam Hilir bergerak cepat melakukan perbaikan darurat pada pipa transmisi air bersih berdiameter 800 milimeter (mm) di jalur Simpang Plamo menuju Kepri Mall.

Langkah antisipatif ini diambil menyusul terjadinya kebocoran pipa yang dipicu oleh pergeseran tanah akibat hujan deras dalam beberapa waktu terakhir sejak Rabu (10/6/2026) kemarin.

Dari proses perbaikan ini, aliran air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Batam akan dihentikan untuk sementara waktu.

Berdasarkan informasi dari tim teknis Air Batam Hilir (ABH), kebocoran kembali terjadi di titik yang sama dengan lokasi perbaikan sebelumnya.

Struktur tanah yang labil pascahujan disinyalir menjadi penyebab utama pipa kembali bergeser dan bocor.

Adapun wilayah yang terdampak langsung oleh penghentian sementara suplai air bersih ini meliputi:

1.Kelurahan Taman Baloi
2.Kelurahan Teluk Tering
3.Kelurahan Sukajadi
4.Kawasan di sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa saat ini PT. Air Batam Hilir telah mengerahkan seluruh sumber daya teknis yang diperlukan.

Meski demikian, ketika Proses Dewatering (pengurasan) sedang berjalan, tim terkendala cuaca berupa hujan deras di lokasi.

“Waktu pengerjaan mengalami delay karena faktor keselamatan tim teknis di area lumpur. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB dan air kembali mengalir 2 jam setelahnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut, pada Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah proses Dewatering selesai dilakukan, maka tahapan selanjutnya adalah Penggalian Lumpur, Pengangkatan Pipa, Pemasangan Pipa Baru, pemasangan Baut Las, Pemasangan Support pipa, dan terakhir memulai recovery suplai air.

Warga yang berada di kawasan tersebut juga diimbau untuk segera menampung air sebagai cadangan selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menyiapkan dan menampung cadangan air secukupnya,” .

Ia juga menegaskan, BP Batam berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan pengerjaan di lapangan secara berkala.

“Dukungan dan pengertian dari masyarakat selama proses perbaikan ini sangat berarti demi menjaga keandalan jaringan air bersih di Kota Batam dalam jangka panjang,” tutupnya. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain