Connect with us

9info.co.id – HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam bekerjasama dengan
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Maestro Indonesia mensertifikasi 80 Pekerja Bidang Perhotelan di Batam Melalui Program Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) BNSP Anggaran Tahun 2023.

Para peserta/asesi mengikuti Uji Kompetensi berstandar ASEAN dengan Skema Okupasi Butcher dan Waiter yg diselenggarakan 9 s/d 10 Mei 2023 dengan Tujuan mendorong para pekerja di sektor Perhotelan agar memiliki sertifikasi sehingga sesuai dengan standar tuntutan dunia kerja/Industri.

“Batam sebagai salah satu kota MICE di Indonesia membuat Kota Batam sebagai destinasi pariwisata, peningkatan standar karyawan hotel sebagai pelaku pariwisata sangatlah mendukung pemberian pelayanan yang maksimal kepada tamu, ujar Sally Ginanti selaku Human Resource Manager Shared Service HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam.

Dengan dukungan sumber daya manusia yang baik akan membuat pariwisata Kota Batam semakin maju dan akhirnya Batam akan semakin terkenal baik bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

Kepala bidang sertifikasi LSP Pariwisata Maestro Indonesia, Korwil Sumbar, Riau, Jambi LSP Pariwisata Maestro Indonesia : Bpk. Lufi Jaya Lesmana mengatakan “melalui kegiatan uji kompetensi ini diharapkan kualitas sumber daya manusia bidang perhotelan dan restoran akan semakin meningkat. Hal ini juga akan berdampak positif terhadap perekonomian di Kota Batam, Kepulauan Riau”

Sertifikat yang diberikan oleh LSP Pariwisata Maestro Indonesia, sendiri dikeluarkan oleh BNSP sebagai badan nasional resmi yang ditunjuk oleh pemerintah dalam mensertifikasi seluruh pekerja di semua sektor bidang industri. Termasuk bidang industri pariwisata.

GM HARRIS Hotel Batam Center, Harum Hendra Winata sebagai tuan rumah penyelenggaraan tempat uji kompetensi menyambut gembira adanya uji kompetensi bagi para pekerja perhotelan dan restoran yang diadakan LSP Pariwisata Maestro Indonesia, ini. Karyawan-karyawan HARRIS Hotel akan mendapatkan kompetensi dengan standar internasional yang tentunya sangat bermanfaat untuk operasional hotel dan juga kepada potensi karyawan itu sendiri.

Di kesempatan yang sama Ryan Damanik selaku general manager HARRIS Resort Waterfront Batam mengatakan “sangat mendukung karyawan perhotelan memiliki sertifikat kompetensi yang bermanfaat kepada pribadi karyawan dan juga bermanfaat bagi hotel tempat karyawan itu bekerja”. (Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT. Air Batam Hilir bergerak cepat melakukan perbaikan darurat pada pipa transmisi air bersih berdiameter 800 milimeter (mm) di jalur Simpang Plamo menuju Kepri Mall.

Langkah antisipatif ini diambil menyusul terjadinya kebocoran pipa yang dipicu oleh pergeseran tanah akibat hujan deras dalam beberapa waktu terakhir sejak Rabu (10/6/2026) kemarin.

Dari proses perbaikan ini, aliran air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Batam akan dihentikan untuk sementara waktu.

Berdasarkan informasi dari tim teknis Air Batam Hilir (ABH), kebocoran kembali terjadi di titik yang sama dengan lokasi perbaikan sebelumnya.

Struktur tanah yang labil pascahujan disinyalir menjadi penyebab utama pipa kembali bergeser dan bocor.

Adapun wilayah yang terdampak langsung oleh penghentian sementara suplai air bersih ini meliputi:

1.Kelurahan Taman Baloi
2.Kelurahan Teluk Tering
3.Kelurahan Sukajadi
4.Kawasan di sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa saat ini PT. Air Batam Hilir telah mengerahkan seluruh sumber daya teknis yang diperlukan.

Meski demikian, ketika Proses Dewatering (pengurasan) sedang berjalan, tim terkendala cuaca berupa hujan deras di lokasi.

“Waktu pengerjaan mengalami delay karena faktor keselamatan tim teknis di area lumpur. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB dan air kembali mengalir 2 jam setelahnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut, pada Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah proses Dewatering selesai dilakukan, maka tahapan selanjutnya adalah Penggalian Lumpur, Pengangkatan Pipa, Pemasangan Pipa Baru, pemasangan Baut Las, Pemasangan Support pipa, dan terakhir memulai recovery suplai air.

Warga yang berada di kawasan tersebut juga diimbau untuk segera menampung air sebagai cadangan selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menyiapkan dan menampung cadangan air secukupnya,” .

Ia juga menegaskan, BP Batam berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan pengerjaan di lapangan secara berkala.

“Dukungan dan pengertian dari masyarakat selama proses perbaikan ini sangat berarti demi menjaga keandalan jaringan air bersih di Kota Batam dalam jangka panjang,” tutupnya. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain