Connect with us

9info.co.id – -Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak mahasiswa terus mendukung pembangunan di Batam.

Hal itu disampaikan Amsakar saat Pelantikan & Silaturahmi HMI Cabang Batam Madani & HMI Cabang Tanjung Pinang serta Kohati MPO Cabang Batam Madani di Ruang Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, Kamis (4/8/2022).

“Salam dari pak Wali (Wali Kota Batam Muhammad Rudi) seharusnya tadi beliau yang berada di sini,” ujar Amsakar.

Wali Kota Batam, kata Amsakar, terus berpesan ke semua pihak untuk terus mendukung pembangunan Kota Batam.

Di era Wali Kota Muhammad Rudi, sejumlah pembangunan sudah dimulai, bahkan, Rudi yang juga menjabat Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam sedang membangun bandara, pelabuhan, jalan protokol, hingga KEK Kesehatan.

“Dukungan dari kita semua akan menjadikan Batam lebih baik ke depan,” ujarnya.

Kepada para mahasiswa, khususnya yang tergabung dalam HMI, ia meminta untuk tetap menjadi mahasiswa kritis demi pembangunan yang lebih baik ke depan.

“Silakan kritis, namun harus ada solusi yang ditawarkan sehingga pembangunan Batam lebih baik,” katanya. (lsm)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

9info.co.id | BATAM – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain