Connect with us

9info.co.id – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Badan Usaha Pelabuhan (BUP) menerima kunjungan kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah pada hari Kamis (8/6/2023) bertempat di Ruang Rapat Kantor BUP.

Dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, M. Sriosako, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka komparasi pengelolaan dan pengembangan pelabuhan serta pembangunan infrastruktur jalan.

 

“Kami dengar pembangunan Batam saat ini begitu pesat, oleh karena itu kami berkunjung kesini untuk mengetahui lebih banyak soal pengelolaan pelabuhan dan pembangunan jalan raya dengan harapan ilmu yang kami terima dapat diterapkan di daerah kami yang juga memiliki beberapa pelabuhan di sungai Kalimantan,” ujar Sriosako.

 

Sriosako turut mengatakan pihaknya telah mengunjungi Pemerintah Provinsi Bali dalam rangka studi pengembangan wisata dan saat ini Batam dijadikan sebagai tempat untuk studi infrastruktur.

 

“Kami sudah ke Bali sebelumnya untuk mempelajari pengembangan pariwisata dan Batam sekarang kami jadikan tujuan studi insfrastruktur, harapannya kami dapat mengkolaborasi hasil-hasil studi ini untuk mengembangkan Provinsi Kalimantan Tengah,” harap Sriosako.

 

Menanggapi ucapan Sriosako, Direktur BUP, Dendi Gustinandar menuturkan pihaknya sangat senang jika Batam dijadikan tempat untuk melakukan studi pengembangan infrastruktur oleh daerah lain.

 

“Terima kasih DPRD Provinsi Kalimantan Tengah sudah berkunjung ke BP Batam dalam rangka studi terkait infrastruktur,” tutur Dendi.

 

“Mudah-mudahan pembangunan Batam yang begitu pesat di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi dapat memotivasi serta men jadi percontohan bagi daerah lain dalam membangun dan mengembangkan daerahnya,” pungkas pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol ini.

 

Di lain kesempatan, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan bahwa pembangunan Batam yang begitu pesat di era kepemimpinannya ini adalah sebagai persiapan di masa mendatang agar daya saing Batam yang memiliki lokasi sangat strategis dapat meningkat.

 

“Infrastruktur sudah kami siapkan untuk generasi penerus agar daya saing Batam dapat meningkat, khususnya di Asia Tenggara,” ungkap Rudi.

 

“Mudah-mudah dengan pembangunan Batam yang begitu pesat saat ini, investasi maupun ekonomi masyarakat dapat terus bertumbuh agar peningkatan ekonomi Batam pada umumnya dapat meningkat secara berkelanjutan,” pungkas orang nomor satu di Batam ini.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kasubdit. Pembangunan Gedung dan Utilitas, Harry Prasetyo Utomo; Kasubdit. Pembangunan Jalan dan Jembatan, Himawansyah Putra ; serta beberapa Pejabat Tingkat IV di lingkungan BUP BP Batam. (Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT. Air Batam Hilir bergerak cepat melakukan perbaikan darurat pada pipa transmisi air bersih berdiameter 800 milimeter (mm) di jalur Simpang Plamo menuju Kepri Mall.

Langkah antisipatif ini diambil menyusul terjadinya kebocoran pipa yang dipicu oleh pergeseran tanah akibat hujan deras dalam beberapa waktu terakhir sejak Rabu (10/6/2026) kemarin.

Dari proses perbaikan ini, aliran air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Batam akan dihentikan untuk sementara waktu.

Berdasarkan informasi dari tim teknis Air Batam Hilir (ABH), kebocoran kembali terjadi di titik yang sama dengan lokasi perbaikan sebelumnya.

Struktur tanah yang labil pascahujan disinyalir menjadi penyebab utama pipa kembali bergeser dan bocor.

Adapun wilayah yang terdampak langsung oleh penghentian sementara suplai air bersih ini meliputi:

1.Kelurahan Taman Baloi
2.Kelurahan Teluk Tering
3.Kelurahan Sukajadi
4.Kawasan di sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa saat ini PT. Air Batam Hilir telah mengerahkan seluruh sumber daya teknis yang diperlukan.

Meski demikian, ketika Proses Dewatering (pengurasan) sedang berjalan, tim terkendala cuaca berupa hujan deras di lokasi.

“Waktu pengerjaan mengalami delay karena faktor keselamatan tim teknis di area lumpur. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB dan air kembali mengalir 2 jam setelahnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut, pada Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah proses Dewatering selesai dilakukan, maka tahapan selanjutnya adalah Penggalian Lumpur, Pengangkatan Pipa, Pemasangan Pipa Baru, pemasangan Baut Las, Pemasangan Support pipa, dan terakhir memulai recovery suplai air.

Warga yang berada di kawasan tersebut juga diimbau untuk segera menampung air sebagai cadangan selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menyiapkan dan menampung cadangan air secukupnya,” .

Ia juga menegaskan, BP Batam berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan pengerjaan di lapangan secara berkala.

“Dukungan dan pengertian dari masyarakat selama proses perbaikan ini sangat berarti demi menjaga keandalan jaringan air bersih di Kota Batam dalam jangka panjang,” tutupnya. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain