Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) yang diwakili Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Lilik Lujayanti menerima kunjungan Kepala Biro Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan (GTK) Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Laksma TNI I Bayu Trikuncoro, S.E., M.M., CHRMP. pada Selasa (10/12/2024) di IT Centre BP Batam.

Kujungan ini di gelar dalam rangka Sosialisasi dan Monitoring Pendistribusian Tanda Kehormatan di lingkungan BP Batam.

Dalam sambutannya, Lilik Lujayanti mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Kepala Biro GTK bersama rombongan dan berharap kegiatan ini dapat membawa manfaat serta pengetahuan bagi perwakilan pegawai di lingkungan BP Batam yang hadir.

“Selamat datang kami ucapkan kepada Kepala Biro GTK, Bapak Laksma TNI I Bayu Trikuncoro, S.E., M.M., CHRMP. dan tim atas kunjungan yang merupakan kali pertama di BP Batam,” ujar Lilik.

“Terima kasih atas kesediaan Bapak dan tim untuk mensosialisasikan hal ini (Pendistribusian Tanda Kehormatan di lingkungan BP Batam), semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat bagi pegawai kami yang hadir disini,” kata Lilik.

Merespon pernyataan Lilik, Kepala Biro GTK, Laksma TNI I Bayu Trikuncoro, S.E., M.M., CHRMP. berharap melalui pertemuan kali pertama ini silaturahmi antara BP Batam dengan Kemensetneg dan Setmilpres dapat terus terjalin serta dapat membawa “oleh-oleh” yang berharga bagi pegawai di lingkungan BP Batam.

“Kehadiran kami disini bertujuan untuk menjelaskan prosedur pemberian tanda jasa dan tanda kehormatan dari Bapak Presiden Republik Indonesia, harapannya kedatangan kami dapat membawa sesuatu yang berharga khususnya kepada pegawai di lingkungan BP Batam,” ujar Laksma TNI I Bayu Trikuncoro.

“Terima kasih atas penerimaan yang baik dari BP Batam, semoga ke depannya silaturahmi antara BP Batam dengan Kemensetneg dan Setmilpres dapat terus terjalin,” pungkas Jenderal TNI Bintang Satu ini. (MI)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

9info.co.id | BATAM – Kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren akselerasi yang kuat. Hal ini tercermin dari lonjakan kinerja ekspor dan aktivitas logistik serta realisasi investasi yang tetap solid di pasar global.

Setelah sebelumnya BP Batam mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Dimana, angka tersebut tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan meningkat 68,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter).

Kini, kinerja logistik dari layanan direct call internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan.

Data operasional Batu Ampar Container Terminal menunjukan, jumlah direct call internasional pada Januari – Mei 2026 mencapai 106 call meningkat 212% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatatkan 34 call.

Volume peti kemas yang dilayani melalui layanan pelayaran langsung internasional (direct call) tercatat mencapai 58.237 TEUs pada periode Januari-Mei 2026, meningkat 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 25.904 TEUs.

Capaian tersebut menyumbang 24 persen dari total volume peti kemas internasional yang ditangani pada periode yang sama, sekaligus mencerminkan semakin kuatnya peran TPK Batu Ampar sebagai gerbang perdagangan internasional serta berkurangnya ketergantungan terhadap skema transshipment melalui pelabuhan di negara tetangga

Sementara, kinerja ekspor Batam juga membuka tahun 2026 dengan sinyal positif di pasar global. Amerika Serikat kembali menjadi motor utama dengan lonjakan ekspor sebesar 30,71 persen atau mencapai USD 860,32 juta pada periode Januari hingga Februari 2026.

Singapura menempati posisi kedua dengan nilai ekspor sebesar USD 704,47 juta atau tumbuh 4,52 persen. India mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan mencapai 410,23 persen atau sebesar USD 344,67 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja positif juga terlihat di sejumlah negara lain. Ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta, Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, serta Filipina melonjak hingga USD 89,68 juta.

Capaian itu menjadi sinyal kuat bahwa Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga menunjukkan semakin kuatnya daya saing pelabuhan Batam dalam mendukung arus perdagangan internasional dan konektivitas logistik kawasan.

Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan peran Batam memiliki arti strategis bagi perekonomian di wilayah Indonesia bagian Barat.

Menurutnya, pertumbuhan investasi dan sektor logistik menunjukkan bahwa Batam semakin dipercaya dunia usaha dan memberikan efek berantai ke sektor industri, perdagangan, dan jasa.

Pihaknya akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi guna mendukung arus logistik, investasi, dan mobilitas yang berkelanjutan.

“Capaian ini membuktikan bahwa Batam memiliki daya saing yang semakin kuat. Meningkatnya aktivitas logistik, ekspor, dan investasi menjadi indikator bahwa Batam berada pada jalur pertumbuhan yang tepat sebagai gerbang perdagangan dan investasi di wilayah Indonesia bagian Barat,” katanya, Kamis (4/6).

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, capaian kinerja ekonomi Batam mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam.

“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujarnya.

Dengan capaian investasi yang melesat, ekspor yang tetap kuat, serta aktivitas pelabuhan yang meningkat, Batam menegaskan posisinya sebagai motor utama perekonomian Kepulauan Riau sekaligus salah satu pusat pertumbuhan paling dinamis di Indonesia.

BP Batam akan menjaga momentum ini melalui penguatan layanan investasi, percepatan penyediaan utilitas, peningkatan kepastian berusaha, sekaligus mendorong pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain