9info.co.id – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga bersama Kapolres AKBP Nicolas Dedi Arifianto menyambut kunjungan kerja (kunker) Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Komjen Pol Drs Agung Budi Maryoto di Kota Wisata Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Sumut, Senin (9/5/2022).
Kedatangan Irwasum Polri di Kota Wisata Parapat tersebut juga disambut dengan tor-tor Sombah yang dilakukan oleh putra putri Simalungun. Selanjutnya Bupati Simalungun disaksikan Kepolres penyematan ulos pamotting kepada Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto dan Brigjen Pol Leonidas Braksan.
Informasi di peroleh dari kegiatan tersebut bahwa Irwasum Polri yang didampingi Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak melakukan Kunker di Kota Wisata Parapat dalam rangka monitoring dan pengawasan pelaksanaan operasi ketupat Toba 2022 di wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Simalungun.
Dalam kunjungan tersebut, Irwasum Polri juga melakukan pengecekan sarana Operasi Ketupat Toba 2022 di Pos Pelayanan, kemudian pengecekan kesiapan patroli Kuda (Turangga), pengecekan transportasi danau dan pengecekan kesiapan personil yang sedang melaksanakan operasi ketupat Toba 2022.
Selanjutnya, Irwasum Polri juga melakukan analisa dan evaluasi bersama Bupati dan Kapolres Simalungun tentang pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2022.
Turut mendampingi Irwasum Polri antara lain Irwasda Poldasu Kombes Pol Indra Darmawan Irianto, Wadir Pol Airud AKBP Erwin Siahaan. Sementara Bupati didampingi sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Simalungun.
Usai melakukan kunker di wilayah hukum polres Simalungun, Selanjutnya Irwasum Polri bersama rombongan menuju bandara Lanud Soewondo kota Medan dengan menggunakan Helikopter.(Mat)
Komunitas Batak Angkola Tapsel Dukung Gagasan Ketua IKABSU Kepri Bangun Sopo Godang dan Rumah Duka di Batam
9info.co.id | BATAM – Dukungan terhadap gagasan pembangunan Sopo Godang dan rumah duka bagi masyarakat Batak di Kota Batam terus mengalir. Kali ini dukungan datang dari tokoh dan natua tua Batak Angkola Tapanuli Selatan, Parlaungan Siregar, yang menilai gagasan Ketua IKABSU Kepri, Jhonson Fidoli Sibuea, sebagai langkah besar demi persatuan masyarakat Batak di perantauan.
Menurut Parlaungan Siregar, keberadaan Sopo Godang dan rumah duka sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Batak di Batam, mengingat tingginya aktivitas adat dan sosial masyarakat Sumatera Utara di kota industri tersebut.
“Gagasan Ketua IKABSU Kepri, Jhonson Fidoli Sibuea, sangat baik dan patut didukung seluruh sub etnis Batak. Kita membutuhkan rumah besar bersama sebagai tempat pesta adat, rumah duka, hingga rumah singgah masyarakat Batak di Batam,” ujarnya.
Tokoh Batak Angkola itu menilai, visi yang dibangun IKABSU Kepri bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Batak lintas puak dan sub etnis di Kepulauan Riau.
Ia menjelaskan, organisasi Ise Nabasa yang terdiri dari lima puak dan sub etnis Batak sejak awal dibentuk dengan semangat persatuan dan kesejahteraan masyarakat Batak di perantauan.
Karena itu, Parlaungan mengajak seluruh tokoh, natua-tua adat, dan komunitas Batak untuk duduk bersama menyamakan persepsi demi mewujudkan cita-cita bersama tersebut.
“Sub etnis Batak harus bersatu dan duduk bersama. Jangan ada ego kelompok maupun kepentingan pribadi. Semua harus dibangun demi kepentingan masyarakat Batak secara bersama-sama,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar rencana pembangunan fasilitas bersama tersebut tidak disusupi kepentingan pribadi yang dapat mengorbankan kepentingan masyarakat luas.
Menurutnya, figur seperti Jhonson Fidoli Sibuea dinilai memiliki visi dan komitmen untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat Batak di Batam, khususnya dalam menghadirkan sarana adat dan sosial yang representatif.
“Kita melihat ada niat baik dan visi besar dari Ketua IKABSU Kepri untuk mempersatukan masyarakat Batak. Ini harus dijaga dan didukung bersama demi generasi Batak ke depan,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, komunitas Batak di Kota Batam merindukan hadirnya Sopo Godang atau gedung serbaguna yang dapat digunakan sebagai tempat pelaksanaan pesta adat maupun rumah duka bagi warga asal Sumatera Utara di Batam.
Kerinduan tersebut disampaikan Ketua IKABSU Provinsi Kepri, Jhonson Fidoli Sibuea. Ia menilai keberadaan sarana dan prasarana khusus bagi masyarakat Batak sudah menjadi kebutuhan penting, mengingat banyak warga Sumatera Utara di Batam yang kesulitan mendapatkan tempat saat menggelar kegiatan adat maupun acara kedukaan.
“Kami merindukan adanya kesepahaman dan komitmen bersama untuk memikirkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat Batak di Batam,” ujar Jhonson.
Ia menyampaikan, pihaknya memperoleh informasi bahwa komunitas Batak sebelumnya pernah mendapatkan alokasi lahan melalui organisasi Isenabasa dari BP Batam.
Lokasi tersebut disebut berada di sekitar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Dinas Kesehatan Batam atau kawasan Perumahan Puri Legenda dengan luas sekitar 2,5 hektare.
Menurut Jhonson, lahan tersebut sangat strategis apabila dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan masyarakat Sumatera Utara, termasuk pembangunan gedung serbaguna dan rumah duka.
“Masyarakat Sumut sangat rindu adanya fasilitas gedung serbaguna dan rumah duka. Selama ini warga cukup sulit mendapatkan tempat apabila ada pesta adat maupun saat berduka,” katanya.
Karena itu, ia berharap seluruh tokoh dan komunitas Batak di Batam dapat duduk bersama menyamakan persepsi demi mewujudkan pembangunan fasilitas bersama tersebut.
“Kami berharap para orang tua dan tokoh masyarakat dapat duduk bersama membahas kelanjutan lokasi lahan tersebut agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Batak di Batam,” tutupnya. (Mat)