9info.co.id– Wakil Ketua I DPP PPTSB, DR.Timbul Sinaga, melantik kepengurusan Parsadaan Pompararan Togas Sinaga dohot Boru (PPTSB DPW Kepri). Dalam acara pelantikan ini, DR.Timbul Sinaga Meminta Ketua PPTSB DPW Kepri Periode 2022-2026 dibawah kepemimpinan Ir.Ediaman Sinaga untuk mengembangkan organisasi PPTSB lebih besar dan berkualitas.
Dalam sambutanya, DR.Timbul Sinaga menyampaikan “ Saya Apresiasi kepada Bupati Simalungun Radiapoh H.sinaga yang telah mengemban Amanah selama dua periode memimpin PPTSB DPW Kepri. Dimasa Kepemimpinan Radiapoh, keluarga Besar Sinaga di kepri, khususnya kota Batam terlihat begitu kompak dan solid, hal ini dapat dibuktikan dengan putra putri terbaik PPTSB , diperhitungkan dalam perhelatan Politik dan mengemban Amanah di kursi Legislatif baik di tingkat Provinsi maupun Kapubaten Kota,”jelasnya.
Anggota DPRD Sumatera utara ini pun menambahkan, setelah dilantiknya kepengurusan PPTSB DPW Kepri saat ini, DPP PPTSB pun berharap PPTSB DPW Kepri dapat melanjutkan program kerja organisasi ini semakin lebih baik. Bahkan dengan telah terbentuknya Yayasan milik PPTSB Kepri, Bisa dijadikan sebagai wadah untuk mengembangkan Sumber daya Manusia dan keterampilan keluarga besar Toga sinaga yang ada di tanah perantauan ini.
Adapun Kepengurusan Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dohot Boru (PPTSB DPW Kepri) Periode 2022-2026 , Ketua Ir.Ediaman Sinaga, Sekretaris Halasan Sinaga, S.Kom, dan Bendahara Ir.Lamhot Sinaga, M.hut.
Ketua PPTSB DPW Kepri, Ir.Ediaman Sinaga menyampaikan, siap untuk menjalankan roda organisasi PPTSB Provinsi kepri. Dia berharap seluruh jajaran pengurus PPTSB DPW kepri Bisa bersinergi untuk mengembangkan organisasi PPTSB, sehingga Program kerja yang di wacanakan dapat terealisasi dengan baik.
“ Kita akan tetap berkordinasi dengan seluruh pengurus DPC PPTSB yang ada di Kepri, sehingga data base keanggotaan PPTSB bisa kita ketahui secara real, dan selanjutnya, melalui Yayasan PPTSB yang telah terbentuk, Bisa menjadi wadah bagi PPTSB untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi SDM bagi keluarga PPTSB demi kesejahteraan Bersama,” tegasnya.
Hal senada disampaikan oleh Bupati Simalungun, Radiapoh H.sinaga,SH,MH.,dia yakin dengan Loyalitas dan perhatian Ketua baru PPTSB DPW Kepri, PPTSB Kedepan tetap solid dan Bersatu.
“ Tetap Lanjutkan Konsep kebersamaan dalam keluarga besar Toga sinaga,” Harap Bupati Simalungun ini.(Mat)
MBG Tak Boleh Berhenti di Dapur dan Distribusi, REL-MBG Kepri Siap Kawal hingga Penerima Manfaat
9info.co.id | BATAM – Peran relawan dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat perhatian.
Ketua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).
Undangan tersebut menjadi sorotan karena REL-MBG merupakan salah satu elemen masyarakat yang bergerak mengawal implementasi program MBG di tingkat daerah.
Kehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepri, pada Rabu (12/8/2026) lalu.
Kunjungan tersebut menjadi momentum konsolidasi untuk melihat secara langsung pelaksanaan program MBG sekaligus memperkuat peran jaringan relawan di daerah.
Ketua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).
Bukan Sekadar Seremonial
REL-MBG menegaskan bahwa keberadaan organisasi bukan sekadar pelengkap dalam pelaksanaan MBG. Organisasi ini diarahkan menjadi mitra strategis non-struktural yang ikut mendorong pengawasan sosial terhadap pelaksanaan program di lapangan.
Di tingkat daerah, pengawalan dapat dilakukan melalui pemantauan aktivitas SPPG, perhatian terhadap standar kebersihan dan keamanan pangan, kecukupan gizi, hingga kelancaran distribusi makanan kepada penerima manfaat.
REL-MBG juga mendorong agar pelaksanaan MBG memberikan efek ekonomi bagi masyarakat setempat dengan melibatkan petani, pedagang, pelaku UMKM, serta pemasok lokal dalam rantai penyediaan bahan pangan.
Bagi Kepri, tantangan tersebut menjadi semakin penting mengingat karakter wilayah kepulauan yang memiliki kondisi geografis dan akses distribusi berbeda dibandingkan daerah lainnya.
Ketua DPW REL-MBG Kepri, Isye Lombogia, menegaskan jajaran yang dipimpinnya siap memperkuat konsolidasi dan menjalankan amanah organisasi dari tingkat pusat.
“Kepri akan solid menjalankan amanah dari pusat. Kami siap mengawal dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Isye.
Undangan ke Istana Jadi Momentum Penguatan Organisasi
Isye menilai undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 RI di Istana bukan sekadar agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi kesempatan memperkuat semangat kebangsaan sekaligus membangun koordinasi antara jaringan relawan di daerah dengan gerakan nasional mendukung program MBG.
Menurutnya, keberhasilan MBG membutuhkan kerja bersama. Pemerintah memiliki peran utama dalam penyelenggaraan program, sementara masyarakat dapat mengambil bagian melalui partisipasi, pengawasan, serta penyampaian aspirasi dari lapangan.
“Kami tidak ingin MBG hanya berhenti pada distribusi makanan. Program ini harus memberikan manfaat yang nyata, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam
Kepri Siap Perkuat Pengawasan dari Lapangan
REL-MBG Kepri menyatakan akan terus membangun koordinasi dengan SPPG, pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai tujuan.
Pengawasan sosial dinilai penting agar setiap persoalan di lapangan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi, terutama berkaitan dengan kualitas makanan, keamanan pangan, distribusi, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.
Momentum konsolidasi setelah kunjungan Muhammad Qodari ke Batam pun menjadi titik penting bagi REL-MBG Kepri untuk memperkuat jaringan organisasi di wilayah tersebut.
Isye menegaskan, Kepri siap berdiri di garis depan dalam mengawal pelaksanaan MBG, bukan hanya sebagai relawan, tetapi sebagai bagian dari gerakan gotong royong masyarakat untuk memastikan program strategis tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya. (Mat).