Connect with us

9Info.co.id | BATAM – PT PLN Batam siap menjalankan keputusan Pemerintah untuk melakukan penyesuaian tarif listrik pada 11 golongan tarif pelanggan dari 23 Golongan tarif yang berlaku. Keputusan ini tetap melindungi pelanggan kurang mampu dimana untuk golongan pelanggan tersebut tidak mengalami penyesuaian.

Untuk menyediakan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan dipengaruhi oleh beberapa variabel yang terdiri dari kurs, harga energi primer, dan inflasi. Pemerintah menerapkan tariff adjustment dengan tetap menjaga daya saing industri di Batam sehingga sebagian golongan tarif Batam masih di bawah Biaya Pokok Penyediaan tenaga listrik.

Salah satu tokoh masyarakat Batam, Parlaungan Siregar angkat bicara terkait kebijakan ini. Menurut pria yang akrab disapa Presiden Nato ini bahwa pelayanan listrik PLN Batam dari tahun ke tahun terus meningkat.

“Saat ini sebagian besar jaringan listrik di Batam sudah menggunakan kabel bawah tanah. Jadi gangguan pada akibat pohon atau tiang yang tumbang sudah dapat diminimalisir,” kata Parlaungan.

Terkait kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, Parlaungan menganggap hal tersebut sudah dilakukan dengan sangat berhati-hati dengan mempertimbangkan serta tetap menjaga daya saing industri di Batam sehingga sebagian golongan tarif Batam masih di bawah Biaya Pokok Penyediaan tenaga listrik.

“Menurut Saya masyarakat Batam dapat menerima kebijakan tersebut mengingat sejak tahun 2017 tarif PLN Batam belum pernah mengalami perubahan. Yang paling penting pelayanan PLN Batam kepada masyarakat harus meningkat. Jangan lagi ada padam – padam dengan durasi yang lama. Jika ada gangguan pada rumah warga, petugas PLN Batam langsung turun dan menormalkannya,” tutup Parlaungan.(DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Tanamkan Nilai Profesionalisme dan Integritas kepada Pegawai

DIKLAT

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Diklat Orientasi Pegawai untuk Gelombang ke-1 di Mako Brimob Polda Kepri, 18-20 Mei 2026.

Bekerjasama dengan Satbrimob Polda Kepri, orientasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun mental, disiplin dan etos kerja pegawai yang siap melayani dengan penuh tanggung jawab.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa status sebagai pegawai tetap membawa amanah besar untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap tugas.

“Saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, berintegritas, memiliki jiwa korps dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” kata Alexander saat memberikan arahan Upacara Diklat.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, terutama dalam pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan pelayanan publik, perizinan, hingga pengadaan. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan profesionalisme organisasi.

Tak hanya itu, semangat kebersamaan dan soliditas antarpegawai juga menjadi nilai penting yang terus dibangun di lingkungan kerja.

“Kita adalah satu BP Batam. Jiwa korps harus dibangun agar tercipta soliditas dan semangat kebersamaan dalam organisasi,” tambahnya.

Sementara itu, sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad berharap kegiatan orientasi mampu memperkuat pemahaman pegawai terhadap arah kebijakan organisasi, sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap dinamika kepemimpinan dan budaya kerja di lingkungan BP Batam.

“Kegiatan ini agar bagaimana kita bisa memahami roda organisasi, bisa beradaptasi terhadap gaya kepemimpinan dan semua bisa berjalan seiring, selaras, seirama terhadap kebijakan organisasi,” pungkas Amsakar.

Sebanyak 676 pegawai akan mengikuti diklat yang dilaksanakan dalam enam gelombang hingga Juni 2026 mendatang. Para peserta dibekali pemahaman mengenai nilai, etika, serta budaya kerja instansi pemerintah guna menciptakan insan BP Batam yang tangguh dan bertanggung jawab. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain