Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Jemi Prengki.SH, Kuasa Hukum LK Global Shipping (M) Sdn Bhd, mempertanyakan kapasitas Saimun Alias Akong Melaporkan Balik Pihak LK Global Shipping (M) Sdn Bhd Ke Polda Kepri.

Menurut Jemi,  “Akong Melaporkan Balik Pihak LK Global Shipping (M) Sdn Bhd Ke Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri atas dugaan menghalangi pekerjaan pemotongan dan memasuki area di sana. kapasitas Akong ini apa?” tanya Jemi.

Diketahui kisruh kapal tanker sengketa diduga hasil curian yang yang titipkan di galangan kapal kawasan Tanjunguncang, masih berlanjut di Polda Kepri. Dimana, Kapal Tangker CR6 yang merupakan objek sitaan kepolisian Malaysia dan dititipkan di kawasan PT. Marinatama Gemanusa telah dipotong oleh pihak pelaku kejahatan.

“Kamis (22/2/2024), pihak PT. Marinatama Gemanusa, Akong alias Simon melaporkan balik pihak LK Global Shipping (M) Sdn Bhd. Mereka menyebut pihak KJ Global Shipping masuk ke area perusahaan tanpa izin dan menghalangi proses pemotongan kapal hingga melakukan pengancaman. “Kehadiran kita ke lokasi perusahaan setelah mendapat ijin dari pihak security, dan memastikan tidak ada aktifitas dan pemotongan terhadap kapal milik klienya. Faktanya, dilokasi kita melihat adanya aktifitas dan meminta para pekerja untuk menghentikan pemotongan”, terang Jemi.

Sementara itu, pihak LK Global Shipping (M) Sdn Bhd menyebut, kapal tersebut merupakan sitaan polisi Malaysia dengan IMO nomor 8675916/AGGREGATE CARRIER. Kapal tersebut hilang dari pelabuhan di Johor Malaysia pada 26 November 2023.

Setelah mengetahui kapal tersebut berada di Indonesia, ia pun melaporkan ke Polda Kepri hingga Mabes Polri. Bahkan, laporan tersebut sudah lima kali.

Jemi Prengki.S.H. Pertanyakan Kapasitas Saimun Alias Akong Melaporkan Balik Pihak LK Global Shipping (M) Sdn Bhd Ke Polda Kepri.

Jemi Prengki.S.H. Pertanyakan Kapasitas Saimun Alias Akong Melaporkan Balik Pihak LK Global Shipping (M) Sdn Bhd Ke Polda Kepri.

“Kapal tersebut dititipkan ke PT. Marinatama Gemanusa atas rekomendasi Polairud Polda Kepri. Itu barang bukti dan masih dalam proses penyelidikan polisi Malaysia, tapi malah dipotong,” kata Mohamad Aliff Bin Mohd Yusof, pemilik LK Global Shipping (M) Sdn Bhd sebagai Shipping agent.

Ia pun membenarkan jika telah mendatangi perusahaan tersebut setelah mendapat persetujuan dari security. Bahkan kehadiran kami disaksikan langsung oleh beberapa jurnalis dan wartawan Batam. Tidak ada bentuk pengancaman tindakan anarkis yang kami lakukan di lokasi , bahkan pihak kepolisian dari Polsek Batuaji datang kelokasi. “Kita Hanya meminta para pekerja untuk menghentikan aktifitas pemotongan kapal CR 6 tersebut. Namun, ia heran karena dilaporkan balik ke Polda Kepri”, imbuhnya.

“Mereka malah membuat laporan ke Polda dan mereka telah dipanggil Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri atas dugaan menghalangi pekerjaan pemotongan dan memasuki area di sana,” ujarnya.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Kepri, AKBP  Michael Hutabarat, membenarkan laporan tersebut. “Saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan meminta keterangan terhadap saksi saksi  oleh  penyidik di Subdit 3 Jatanras Polda Kepri”, sebutnya.
Sementara itu, Saimun alias Akong belum menjawab konfirmasi melalui pesan Whatshap yang dikirimkan awak media ini terkait laporan tersebut. (Mat).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Tanamkan Nilai Profesionalisme dan Integritas kepada Pegawai

DIKLAT

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Diklat Orientasi Pegawai untuk Gelombang ke-1 di Mako Brimob Polda Kepri, 18-20 Mei 2026.

Bekerjasama dengan Satbrimob Polda Kepri, orientasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun mental, disiplin dan etos kerja pegawai yang siap melayani dengan penuh tanggung jawab.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa status sebagai pegawai tetap membawa amanah besar untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap tugas.

“Saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, berintegritas, memiliki jiwa korps dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” kata Alexander saat memberikan arahan Upacara Diklat.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, terutama dalam pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan pelayanan publik, perizinan, hingga pengadaan. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan profesionalisme organisasi.

Tak hanya itu, semangat kebersamaan dan soliditas antarpegawai juga menjadi nilai penting yang terus dibangun di lingkungan kerja.

“Kita adalah satu BP Batam. Jiwa korps harus dibangun agar tercipta soliditas dan semangat kebersamaan dalam organisasi,” tambahnya.

Sementara itu, sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad berharap kegiatan orientasi mampu memperkuat pemahaman pegawai terhadap arah kebijakan organisasi, sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap dinamika kepemimpinan dan budaya kerja di lingkungan BP Batam.

“Kegiatan ini agar bagaimana kita bisa memahami roda organisasi, bisa beradaptasi terhadap gaya kepemimpinan dan semua bisa berjalan seiring, selaras, seirama terhadap kebijakan organisasi,” pungkas Amsakar.

Sebanyak 676 pegawai akan mengikuti diklat yang dilaksanakan dalam enam gelombang hingga Juni 2026 mendatang. Para peserta dibekali pemahaman mengenai nilai, etika, serta budaya kerja instansi pemerintah guna menciptakan insan BP Batam yang tangguh dan bertanggung jawab. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain