Connect with us

9info.co.id – Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH mengikuti kegiatan penanaman Mangrove Nasional oleh Presiden RI yang di selenggarakan secara di Jajaran TNI di Seluruh Indonesia bertempat di Kampung Tua Bakau Serip Kel. Sambau Kec. Nongsa Kota Batam. Senin (15/05/2023)

Kegiatan di hadiri oleh Danlantamal IV Batam Laksamana Pertama TNI M.Ikwan Madani S.sos., M.si, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto ,SH.,SIK.,MH, Walikota Batam di wakili oleh Kasat Pol PP Imam Tohari, SH, Dandim 0316 Batam Letnan Kolonel Infanteri (Inf) Galih Bramantyo, Danlanud Hang Nadim Letkol Pnb Betya Lukman Madyana, Ketua PN Batam Mashuri Effendie, SH, MH, Danyon Raider 136/TS Letkol Inf Dodiek Wardoyo, Danyon Marinir 10/SBY Letkol Marinir Nofry G. Kaloh, M.Tr.Opsla., Denpom 1/6 Batam Letkol Cpm Roby Zulkarnain, Danyon Marhanlan IV BatamMayor Mar Irfan Bhatara, S.T, Kapolsek Nongsa Fian Agung Wibowo, SH, SIK, FKPD kota Batam serta Komunitas Mangrove Batam.

Penanaman mangrove serentak dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia, yang pimpin oleh Presiden RI Joko Widodo RI didampingi Panglima TNI, Kapolri, Para Menteri Kabinet Indonesia Maju di Jakarta (Pulau Seribu).

Di Batam Penanaman mangrove di pimpin oleh Danlantamal IV Batam Laksamana Pertama TNI M.Ikwan Madani S.sos., M.si, yang di laksanakan di Kampung Tua Bakau Serip Kel. Sambau Kec. Nongsa bersama unsur FKPD Kota Batam.

Untuk jumlah penanaman Mangrove yang akan di tanam sebanyak 2.500 pohon dan yang sudah ditanam sebanyak 600 pohon mangrove dengan luas lokasi yang akan ditanam mangrove kurang lebih 2 Hektar.

Presiden Jokowi mengatakan Indonesia memiliki 3,3 juta hektare lahan Hutan Mangrove, dimana terbesar di dunia. Untuk itu, semua pihak harus merawat hutan mangrove yang ada agar tidak rusak.

Kemudian di saksikan Penyataan dan penyerahan Rekor Muri dalam bidang penanaman mangrove Nasional secara serentak oleh jajaran TNI seluruh Indonesia terbanyak kepada Panglima TNI oleh Ketua Muri. (Int)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

MBG Tak Boleh Berhenti di Dapur dan Distribusi, REL-MBG Kepri Siap Kawal hingga Penerima Manfaat

MBG Tak Boleh Berhenti di Dapur dan Distribusi, REL-MBG Kepri Siap Kawal hingga Penerima Manfaat

9info.co.id | BATAM – Peran relawan dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat perhatian.

‎Ketua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).

‎Undangan tersebut menjadi sorotan karena REL-MBG merupakan salah satu elemen masyarakat yang bergerak mengawal implementasi program MBG di tingkat daerah.

‎Kehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepri, pada Rabu (12/8/2026) lalu.

‎Kunjungan tersebut menjadi momentum konsolidasi untuk melihat secara langsung pelaksanaan program MBG sekaligus memperkuat peran jaringan relawan di daerah.

Isye

Ketua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).

Bukan Sekadar Seremonial

‎REL-MBG menegaskan bahwa keberadaan organisasi bukan sekadar pelengkap dalam pelaksanaan MBG. Organisasi ini diarahkan menjadi mitra strategis non-struktural yang ikut mendorong pengawasan sosial terhadap pelaksanaan program di lapangan.

‎Di tingkat daerah, pengawalan dapat dilakukan melalui pemantauan aktivitas SPPG, perhatian terhadap standar kebersihan dan keamanan pangan, kecukupan gizi, hingga kelancaran distribusi makanan kepada penerima manfaat.

‎REL-MBG juga mendorong agar pelaksanaan MBG memberikan efek ekonomi bagi masyarakat setempat dengan melibatkan petani, pedagang, pelaku UMKM, serta pemasok lokal dalam rantai penyediaan bahan pangan.

‎Bagi Kepri, tantangan tersebut menjadi semakin penting mengingat karakter wilayah kepulauan yang memiliki kondisi geografis dan akses distribusi berbeda dibandingkan daerah lainnya.

‎Ketua DPW REL-MBG Kepri, Isye Lombogia, menegaskan jajaran yang dipimpinnya siap memperkuat konsolidasi dan menjalankan amanah organisasi dari tingkat pusat.

‎“Kepri akan solid menjalankan amanah dari pusat. Kami siap mengawal dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Isye.

Undangan ke Istana Jadi Momentum Penguatan Organisasi

‎Isye menilai undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 RI di Istana bukan sekadar agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi kesempatan memperkuat semangat kebangsaan sekaligus membangun koordinasi antara jaringan relawan di daerah dengan gerakan nasional mendukung program MBG.

‎Menurutnya, keberhasilan MBG membutuhkan kerja bersama. Pemerintah memiliki peran utama dalam penyelenggaraan program, sementara masyarakat dapat mengambil bagian melalui partisipasi, pengawasan, serta penyampaian aspirasi dari lapangan.

‎“Kami tidak ingin MBG hanya berhenti pada distribusi makanan. Program ini harus memberikan manfaat yang nyata, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

isye 2

Kehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam

Kepri Siap Perkuat Pengawasan dari Lapangan


‎REL-MBG Kepri menyatakan akan terus membangun koordinasi dengan SPPG, pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai tujuan.

‎Pengawasan sosial dinilai penting agar setiap persoalan di lapangan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi, terutama berkaitan dengan kualitas makanan, keamanan pangan, distribusi, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

‎Momentum konsolidasi setelah kunjungan Muhammad Qodari ke Batam pun menjadi titik penting bagi REL-MBG Kepri untuk memperkuat jaringan organisasi di wilayah tersebut.

‎Isye menegaskan, Kepri siap berdiri di garis depan dalam mengawal pelaksanaan MBG, bukan hanya sebagai relawan, tetapi sebagai bagian dari gerakan gotong royong masyarakat untuk memastikan program strategis tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya. (Mat).

Continue Reading

Berita Lain