Connect with us

9info.co.id – Kapolresta Barelang Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N.,S.H., S.I.K., M.H bersama FKPD Prov. Kepri dan FKPD Kota Batam melaksanakan penanaman pohon mangrove secara serentak di wilayah Polda Kepri dalam rangka Hari Bhayangkara Ke 77 bertempat di Pulau Setokok Kel. Setokok Kec. Bulang. Jumat (09/06/2023)

Kegiatan di hadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si., DPD Prov. Kepri, Danlantamal IV Batam, Ka Zona Bakamla Barat, Ka Binda Kepri, Ka BNN Kepri, Wakapolda Kepri Brigjen Agus Suharnoko, Dir Pam Aset Bp Batam, Kepala Kantor Bea Cukai, Ketua Bhayangkari Kepri beserta Rombongan, PJU Polda Kepri, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N.,S.H., S.I.K., M.H., Sekda Kota Batam, Wakapolreta Barelang, PJU Polresta Barelang, Kapolsek Bulang Iptu Adyanto Sofyan,S.H.

Penanaman Mangrove ini berkaitan dengan hari Bhayangkara ke 77, adapun jumlah Mangrove yang akan di tanam serentak di Kepulauan Riau sebanyak 5000 pohon dan untuk yang di pulau setokok ditanam sebanyak 2000 pohon.

Tujuan penanam pohon mangrove bertujuan untuk menjaga keseimbangan alam di wilayah Kepri dari bentuk pengrusakan lingkungan, baik sengaja maupun tidak disengaja. Dan sebagai bentuk kepedulian kita dari dampak pemanasan global dan iklim yang tidak menentu.

Dalam Sambutannya Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si mengatakan dalam kesempatan ini kami ingin menyampaikan kepada kita semua bahwa pada hari ini di Pulau Setokok kita melaksanakan penanaman Mangrove secara serentak di wilayah kepri ataupun di wilayah polda kepri, di semua Polres dan Polresta secara bersamaan kita laksanakan hari ini.

Penanaman Pohon Mangrove ini adalah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan hari jadi Bhayangkara ke 77 Tahun 2023 yang akan kita peringati nanti 1 Juli 2023 dan berbagai kegiatan salah satunya adalah penanaman mangrove secara serentak.

Adapun maksud dari Penanaman Pohon Mangrove ini adalah kita semua tentunya Polda Kepri dan teman teman dan semua Instansi pemerintah TNI masyarakat prov kepri ingin menjaga kelestarian lingkungan hidup dan juga membuat penghijauan di kepri lebih optimal terutama di provinsi Kepri terdiri dari berbagai pulau pulau, jd perlu kit jaga agar tetep lestari, mudah-mudahan apa yang kita kita ini sebagai salah satu kegiatan positif untuk menjaga pulau pulau jangan sampai terjadi pengerusan.

Wilayah Polda Kepri ditanam lebih kurang 5000 secara simbolik, di ini ditanam sebanyak 2000 secara simbolik dan ini akan terus berlanjut, pulau setokok ini kita ini merupakan wilayah yang pernah di tanam oleh presiden Republik Indonesia pada tahun 2021, dan kita ingin melanjutkan apa yang merupakan kebijakan beliau berkaitan penanaman mangrove.

Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si Berpesan mari kita sama sama menjaga lingkungan mangrove yang ada saat ini kita jaga sehingga kelestarian lingkungan kita di semua pulau di wilayah kepri bisa di jaga dengan baik, dan pulau yang sudah di diami kita perlu jaga lingkungan hidupnya dan kita lestarikan hidupnya. Ucap Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si. (Nat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT. Air Batam Hilir bergerak cepat melakukan perbaikan darurat pada pipa transmisi air bersih berdiameter 800 milimeter (mm) di jalur Simpang Plamo menuju Kepri Mall.

Langkah antisipatif ini diambil menyusul terjadinya kebocoran pipa yang dipicu oleh pergeseran tanah akibat hujan deras dalam beberapa waktu terakhir sejak Rabu (10/6/2026) kemarin.

Dari proses perbaikan ini, aliran air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Batam akan dihentikan untuk sementara waktu.

Berdasarkan informasi dari tim teknis Air Batam Hilir (ABH), kebocoran kembali terjadi di titik yang sama dengan lokasi perbaikan sebelumnya.

Struktur tanah yang labil pascahujan disinyalir menjadi penyebab utama pipa kembali bergeser dan bocor.

Adapun wilayah yang terdampak langsung oleh penghentian sementara suplai air bersih ini meliputi:

1.Kelurahan Taman Baloi
2.Kelurahan Teluk Tering
3.Kelurahan Sukajadi
4.Kawasan di sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa saat ini PT. Air Batam Hilir telah mengerahkan seluruh sumber daya teknis yang diperlukan.

Meski demikian, ketika Proses Dewatering (pengurasan) sedang berjalan, tim terkendala cuaca berupa hujan deras di lokasi.

“Waktu pengerjaan mengalami delay karena faktor keselamatan tim teknis di area lumpur. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB dan air kembali mengalir 2 jam setelahnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut, pada Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah proses Dewatering selesai dilakukan, maka tahapan selanjutnya adalah Penggalian Lumpur, Pengangkatan Pipa, Pemasangan Pipa Baru, pemasangan Baut Las, Pemasangan Support pipa, dan terakhir memulai recovery suplai air.

Warga yang berada di kawasan tersebut juga diimbau untuk segera menampung air sebagai cadangan selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menyiapkan dan menampung cadangan air secukupnya,” .

Ia juga menegaskan, BP Batam berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan pengerjaan di lapangan secara berkala.

“Dukungan dan pengertian dari masyarakat selama proses perbaikan ini sangat berarti demi menjaga keandalan jaringan air bersih di Kota Batam dalam jangka panjang,” tutupnya. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain