9info.co.id – Ketua Komisi III DPRD Kota Batam H Djoko Mulyono SH MM, beberapa waktu lalu meninjau lokasi pemasangan penerangan jalan umum (PJU). Peninjauan dilakukan bersama perangkat RT/RW, Ketua LPM Masyarakat dan tokoh masyarakat Kelurahan Sei Pelenggut untuk memastikan masyarakat di sekitar proyek menikmati penerangan jalan umum.
Djoko, hari ini, Jumat, 16/6/2023, terlihat disertai dengan konsultan dan kontraktor proyek di lokasi pemasangan PJU yang dipasang di wilayah Dapur-12 RT/RW 04/09 Kelurahan Sei Pelenggut. Program itu telah lama dinantikan oleh warga, sementara Djoko berupaya terus mendorong eksekutif di Kota Batam untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.
Para pekerja proyek pemasangan PJU di Sei Pelenggut terlihat bekerja keras memasang lampu jalan OwntalkPemantauan pelaksanaan pembangunan PJU oleh Djoko Mulyono baju kuning Owntalk
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Sagulung, Djoko Mulyono serius mengawal pelbagai program dan usulan yang ingin dilaksanakan di Kecamatan Sagulung. Salah satunya adalah pengawalan pembangunan PJU. Proyek itu merupakan Program Rencara Kerja (Renja) DPRD Kota Batam di wilayah kecamatan Sagulung Kota Batam.
“Saya pikir persoalan PJU ini sangatlah penting, karena pastinya akan sangat dibutuhkan oleh masyarakat pengguna jalan saat malam hari. Akan bahaya jika jalan atau daerah yang sering dilalui justru gelap karena kurang penerangan jalan umum,” ungkap Djoko Mulyono saat melakukan pemantauan di lokasi pemasangan PJU, Jum’at (16/06/2023).
Dengan adanya pemasangan PJU tersebut, kata Djoko, maka permasalahan yang dikhawatirkan bisa muncul dapat diminimalisir. Saat melakukan peninjauan lokasi yang didampingi Nurhasyim, selaku konsultan dari CV Almatra Buana serta Donny Yarzal sebagai kontraktor pelaksana dari PT Malika Bintan. Ketua komisi III DPRD Djoko Mulyono itu juga menyampaikan jika dengan adanya pemasangan PJU sepanjang 600 meter, akan mampu memenuhi kebutuhan penerangan jalan di wilayah RW 09 Dapur-12 dan sekitarnya.
”Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Ketua Komisi III DPRD Kota Batam bapak Djoko Mulyono. Dengan adanya pemasangan PJU di wilayah kami ini, akan sangat bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Apalagi dengan semakin banyaknya pemukiman di wilayah ini yang secara otomatis juga akan menambah jumlah penduduk di sini,” ungkap RW 09, Mansyur. (Mat)
Amsakar Ajak Warga Bijak Gunakan Media Sosial, Jadikan Ruang Positif bagi Persatuan
9info.co.id | BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat memanfaatkan media sosial secara bijak guna memperkuat kebersamaan dan menjaga harmoni sosial. Pesan tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri Halalbihalal Kecamatan Lubukbaja di Aula Universitas Ibnu Sina, Kamis (9/4/2026) malam.
Di kesempatan itu, Amsakar menegaskan, cara pandang dan sikap seseorang, termasuk dalam bermedia sosial, sangat memengaruhi kualitas kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak warga menjadikan rasa syukur sebagai landasan utama dalam menjalani kehidupan, baik di dunia nyata maupun ruang digital.
“Jika kita pandai bersyukur, keterbatasan tidak akan menjadi persoalan. Namun, jika tidak, sebanyak apa pun nikmat yang diterima akan terasa kurang,” ujarnya.
Ia menilai, nilai-nilai tersebut penting diterapkan dalam interaksi di media sosial. Menurutnya, ruang digital seharusnya menjadi sarana menyebarkan hal positif, bukan justru memperkeruh suasana atau memicu konflik.
Amsakar menegaskan, pembangunan Batam tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia, termasuk kedewasaan dalam berkomunikasi di ruang publik digital.
“Media sosial harus menjadi ruang mempererat silaturahmi, bukan sebaliknya. Gunakan untuk menyebarkan kebaikan dan menjaga persatuan,” katanya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dalam suasana Idulfitri. Ia menempatkan dirinya sebagai bagian dari masyarakat yang tidak luput dari kekurangan.
“Atas nama pribadi dan keluarga, saya bersama Ibu Li Claudia Chandra menyampaikan mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.
Amsakar mengakui, memimpin Batam dengan jumlah penduduk yang besar merupakan tantangan tersendiri. Tingginya ekspektasi masyarakat menjadi amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus memperbaiki diri, termasuk dalam penggunaan media sosial, agar tercipta ekosistem digital yang sehat dan konstruktif.
“Jika sebelumnya ada kesalahan, mari kita perbaiki. Orang yang cerdas adalah yang mampu belajar dan menjadi lebih baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Amsakar menegaskan bahwa kemajuan Batam tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga persatuan, baik di kehidupan nyata maupun di ruang digital. (Hum)