Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Kembali sejarah terukir lewat prestasi yang diraih oleh Paduan Suara Anak Batam (PSAB) dalam event The Malaysian Choral Eisteddfod International Choral Festival yang dilaksanakan di Kuala Lumpur sejak tanggal 6 sampai 10 November 2024.

PSAB sendiri mengikuti 2 kategori berbeda dalam ajang kali ini, yaitu kategori Children Choir dan kategori Equal Voices. Hasil yang didapat adalah Medali Emas sebagai peringkat kedua untuk kategori Children Choir dan Medali Emas sebagai peringkat pertama (winner category) untuk kategori Equal Voices.

Ajang kompetisi paduan suara tingkat internasional diikuti dari berbagai negara. Sebuah pencapaian yang luar biasa diraih oleh PSAB tahun ini, demikian disampaikan pelatih PSAB, Andreas Kokok. Melihat peserta-peserta dari negara lain dengan kualitas yang sangat baik, tadinya kami tidak berharap banyak akan mendapatkan juara. Tapi ternyata kami berhasil memperoleh nilai sangat baik untuk kedua kategori yang kami ikuti, tambahnya. Nilai 88,37 untuk kategori Children Choir dan 88,53 untuk kategori Equal Voices.

PSAB sendiri sudah mengikuti kompetisi tingkat internasional beberapa kali dan berhasil meraih hasil yang memuaskan, diantaranya Medali Emas di Vietnam tahun 2013, Medali Emas di Jakarta tahun 2019, dan Medali Emas di Singapore tahun 2023. Saat ini PSAB membina sekitar 130 anak, yang terdiri dari pelajar-pelajar yang ada di Kota Batam.

PSAB bernaung dalam sebuah sanggar yang dikelola oleh Yayasan Kreasi Harmoni Anak Batam. Hasil ini membuktikan bahwa anak-anak Batam mampu berprestasi di dunia internasional. Berharap pembinaan anak-anak di Batam khususnya di bidang seni didukung oleh semua pihak, tutup Andreas Kokok. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

9info.co.id | BATAM – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain