Connect with us

Pengurus IKABSU Batam Audensi dan Jalin Silaturahmi dengan Kapolresta Barelang

More Videos

9info.co.id – Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH menerima audensi dan Kunjungan Silaturahmi pengurus Ikatan Keluarga Besar Sumatera Utara (IKABSU) di ruang kerja Kapolresta Barelang. Kamis (21/07/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH, Kasat Intelkam Kompol Yudiarta Rustam, Kasat Binmas AKP Mangiring Hutagaol, Ketua Umum dan Pengurus Harian Ikatan Keluarga Besar Sumatera Utara Bonni Fasius Ginting, Raja Indra Mora Hasibuan,Jamal Sagala, Rusmini Simorangkir, Ketua Harian Ikabsu , James Sumihar Sibarani, S.H, Dewan Pendiri IKABSU Asron Lubis, Penasehat Ikabsu Rusman Aritonang, serta didampingi pengurus Satgas IKABSU Robin Purba.

Silaturahmi dan Audiensi Ketua Umum dan Pengurus IKABSU ini pun disambut langsung oleh Kapolresta Barelang,Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH,.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Sumatera Utara (IKABSU) Bonnie Fasius Ginting Menyampaikan, Audensi dan silaturahmi ke Polresta Barelang ini merupakan langkah awal dari Ikabsu untuk menjalin sinergitas.

” Setelah pelaksanaan Mubes ke IV dan kepengurusan yang baru terpilih, Pengurus Ikabsu telah melakukan audensi dengan Walikota Batam H.M.Rudi, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, dan Kapolda Kepri,” terangnya.

” Pada saat ini, kita juga telah menyerahkan kelengkapan administrasi Organisasi Ikabsu sesuai AD/ART Ikabsu,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Harian Ikabsu Kota Batam, James Sumihar Sibarani, SH. dia menyampaikan apresiasi atas sambutan dari Kapolresta Barelang dalam Audensi yang digelar oleh pengurus Ikabsu .

“kedepan Ikabsu Bisa menjadi salah satu ormas yang mampu bersinergi dengan pihak kepolisian demi terciptanya Keamanan dan kekondusifan kota Batam,” harap James.

“Dalam Audensi yang kita laksanakan dengan Walikota Batam, Ketua DPRD Kota Batam, Kapolda Kepri, dan Kapolresta Barelang. Selain menyerahkan dokumen administrasi organisasi Ikabsu, Dalam audensi tersebut juga kita sampaikan jadwal Pelantikan Pengurus Ikabsu Yang kita wacanakan akan digelar pada bulan Agustus 2022 mendatang,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH mengatakan “Selamat datang di Polresta Barelang kami menyambut baik atas kunjungan dari Ikatan Keluarga Besar Sumatera Utara (IKABSU)″.

“Kami Polresta Barelang tidak bisa bekerja tanpa ada bantuan dari masyarakat termasuk dengan organisasi masyarakat, sebagai penegak hukum dan Kamtibmas, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, jika semuanya aman Kota Batam akan berjalan dengan baik, saya harap kedepan koordinasikan dan komunikasikan jika ada kegiatan positif kami sangat mendukung,”jelasnya.

Intinya Kerjasama semua pihak merupakan kunci dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di Kota Batam tutup Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH. (Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas, Tegaskan Komitmen Jaga Daya Saing Logistik dan Iklim Investasi

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memutuskan untuk menunda pemberlakuan penyesuaian tarif layanan peti kemas di Pelabuhan Batam sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

Langkah strategis ini diambil guna menjaga stabilitas iklim investasi, industri, dan perdagangan di kawasan khusus tersebut.

Keputusan tersebut diambil atas arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Candra, setelah mendengar masukan dunia usaha serta mempertimbangkan pentingnya menjaga daya saing Batam sebagai kawasan investasi, industri, dan perdagangan.

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis menegaskan, penundaan ini bukan mengabaikan modernisasi layanan kepelabuhanan melainkan langkah ini diambil agar implementasi kebijakan tarif ke depan dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan memberikan nilai tambah yang konkret bagi para pengguna jasa.

“BP Batam ingin memastikan bahwa modernisasi tarif harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas layanan. Setiap penyesuaian biaya wajib dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, proporsional, dan berdampak langsung pada efisiensi di lapangan,” ujar Fary dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6/2026) di Marketing Center BP Batam.

Menurut Fary, daya tarik investasi Batam saat ini berada pada momentum positif yang harus dipertahankan.

Daya saing Batam tidak hanya bertumpu pada lokasi yang strategis, insentif fiskal, atau kemudahan perizinan, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh prediktabilitas dan efisiensi biaya logistik.

BP Batam menilai bahwa biaya logistik merupakan salah satu variabel penting dalam keputusan investasi.

Beban biaya yang ditanggung pelaku usaha tidak hanya bersumber dari satu komponen tarif resmi, tetapi akumulasi dari layanan terminal, jasa forwarding, pengangkutan (trucking), pengurusan dokumen, biaya sewa gudang (storage), hingga biaya keterlambatan seperti demurrage dan detention.

“Oleh karena itu, fokus kita tidak sekadar melihat besaran tarif resmi, tetapi bagaimana struktur biaya tersebut didistribusikan dari hulu ke hilir. Jangan sampai ada pembebanan tersembunyi yang tidak proporsional dan memberatkan pengguna jasa,” kata Fary menambahkan.

Kebijakan responsif BP Batam ini mendapat respons positif dari komunitas bisnis lokal.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid menilai, penundaan ini membuktikan pemerintah daerah peka terhadap kondisi riil pelaku usaha yang tengah menghadapi tekanan ekonomi global, mulai dari fluktuasi nilai tukar hingga kenaikan harga bahan baku dan energi.

“Penundaan ini menjadi angin segar yang dapat meringankan beban operasional dunia usaha. Daya saing Batam wajib kita jaga bersama, salah satunya melalui efisiensi biaya logistik agar realisasi investasi baru terus bertumbuh,” tutur Rafki.

Ke depan, BP Batam berkomitmen untuk membuka ruang dialog yang lebih intensif dengan operator terminal, asosiasi penasihat hukum/usaha, perusahaan forwarder, serta pengguna jasa.

Evaluasi kebijakan tarif nantinya akan berbasis pada data yang akurat dan dikaitkan langsung dengan standar pelayanan minimal (service level agreement) yang terukur.

“Tujuan besar kita adalah membangun Batam yang jauh lebih maju dan berdaya saing tinggi. Pelabuhan harus berfungsi sebagai motor penggerak investasi, bukan justru menjadi sumber ketidakpastian biaya bagi dunia usaha,” pungkas Fary.

Turut hadir dalam kegiatan, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad dan Anggota Bidang Pengusaha. (RUD).

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version