Connect with us

9info.co.id – Badan Pusat Satistik BPS Batam merilis data Perkembangan Transportasi Kota Batam Jumlah penumpang angkutan udara dalam negeri (domestik) pada Mei 2022 sebanyak 357.801 orang atau naik 37,98 persen dibanding April 2022.

Sedangkan penumpang angkutan udara luar negeri (internasional) sebanyak 139 orang atau naik 187,84 persen dibanding April 2022.

Kepala BPS Batam, Rahmad Iswanto, menyampaikan, selama Januari hingga Mei 2022, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat dan datang dari dan ke Bandara Hang Nadim sebanyak 1.345.577 orang atau naik 50,70 persen.

Dan jumlah penumpang angkutan udara internasional yang datang dan berangkat dari dan ke Batam melalui Bandara Hang Nadim sebanyak 321 orang atau naik 306,33 persen dibanding periode yang sama tahun 2021.

Kemudian, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri pada Mei 2022 tercatat 361.455 orang atau naik 54,71 persen dibanding April 2022.

Jumlah penumpang angkutan laut luar negeri (internasional) turun sebesar 27,87 persen dibandingkan bulan lalu.

Selama Januari hingga Mei 2022 jumlah penumpang angkutan laut domestik yang berangkat dan datang dari dan ke batam melalui pelabuhan sebanyak 1.194.868 orang atau naik 47,97 persen, dan jumlah penumpang angkutan laut internasional yang berangkat dan datang melalui pelabuhan di Batam sebanyak 186.824 orang atau naik sebesar 649,09 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2021.

Seterusnya, perkembangan Angkutan Udara
Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang datang ke Kota Batam pada Mei 2022 sebanyak 189.626 orang.

Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 62,92 persen dibandingkan bulan April. Sedangkan kumulatif jumlah penumpang domestik yang datang ke Kota Batam bulan Januari-Mei 2022 sebanyak 666.323 orang.

Jumlah ini mengalami kenaikan 49,97 persen atau sebanyak 222.015 orang dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021.
Selama Mei 2022 ada sebanyak 168.175 orang penumpang angkutan udara domestik yang berangkat dari Bandara Hang Nadim, Batam.

Penumpang yang berangkat mengalami kenaikan 17,66 persen dibandingkan bulan April 2022. Sedangkan kumulatif jumlah penumpang domestik yang berangkat pada bulan Januari-Mei 2022 sebanyak 679.254 orang. Jumlah ini naik 51,42 persen atau naik sebanyak 230.679 orang dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021.

Sementara itu, untuk angkutan udara internasional ada sebanyak 106 penumpang yang datang, sedangkan yang berangkat dari bandara Hang Nadim Batam sebanyak 107 pada

bulan Mei 2022. Kumulatif jumlah penumpang angkutan udara internasional yang datang pada bulan Januari-Mei mengalami kenaikan sebesar 314,29 persen, sedangkan jumlah kumulatif penumpang yang berangkat dari Bandara Hang Nadim bulan Januari-Mei 2022 mengalami kenaikan sebesar 300 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021.

Total kenaikan penumpang angkutan udara internasional yang datang dan berangkat sebesar 187,84 persen.

Secara keseluruhan, jumlah penumpang angkutan udara baik domestik dan internasional Mei 2022 mengalami peningkatan sebesar 38,02 persen dari bulan sebelumnya.

Sedangkan kumulatif jumlah penumpang bulan Januari-Mei 2022 mengalami peningkatan sebesar 50,72 persen, yaitu dari 892.962 orang di Januari-Mei 2021 menjadi 1.345.898 penumpang di Januari-Mei 2022.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berharap, kembali normalnya pergerakan penumpang ke Batam memberikan efek positif bagi perekonomian Batam, kehususnya bagi pelaku UMKM Batam.

“Semua harus bersiap menyambut ini. Pemerintah sudah membangun sejumlah infrastruktur,” katanya.(MC)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Merdeka Trail Run Vol. 02 Sukses Digelar, Panbil Nature Reserve Tantang Peserta Taklukkan Jalur Ekstrem

Merdeka Trail Run Vol. 02 Sukses Digelar, Panbil Nature Reserve Tantang Peserta Taklukkan Jalur Ekstrem

9info.co.id | BATAM – Panbil Nature Reserve kembali sukses menggelar Merdeka Trail Run Vol. 02 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Mengusung tema “Face Your Fear!”, ajang lari lintas alam tersebut menghadirkan tantangan lebih ekstrem dan terjal dibandingkan pelaksanaan perdana pada 2024, terutama pada kategori 20 kilometer (20K).

Ratusan peserta ambil bagian dalam kegiatan olahraga yang digelar di kawasan Panbil Nature Reserve, Batam. Selain menjadi ajang kompetisi, Merdeka Trail Run juga menjadi bagian dari momentum memperingati kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga.

Operasional Manager Panbil Nature Reserve, Metta Bayu, mengatakan penyelenggaraan tahun ini memberikan peluang lebih besar kepada peserta untuk meraih podium dengan penambahan kategori perlombaan.

“Apabila di tahun 2024 hanya ada dua kategori pemenang yaitu 10K dan 20K, tahun ini kami membuka lebih banyak kategori podium, yaitu 10K Reguler Male dan Female, 10K Master Male dan Female, serta 20K,” ujar Metta Bayu.

Menurutnya, penambahan kategori tersebut diharapkan dapat meningkatkan antusiasme peserta. Salah satu hal yang mendapat perhatian adalah keikutsertaan peserta senior berusia 75 tahun yang tetap bersemangat menyelesaikan lintasan yang telah disiapkan panitia.

“Kami sangat mengapresiasi semangat beliau dalam menyelesaikan track yang kami siapkan,” katanya.
Panbil Nature Reserve juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Merdeka Trail Run Vol. 02, termasuk sponsor utama Bank Mandiri dan Bank BRI serta sejumlah sponsor lainnya, di antaranya BPR Dana Makmur, Fithub, RS Griya Medika, Kiens, Telkomsel, Burger King, Putra Padu Mitra Jaya dan Visalux Eco King.

Catatan Waktu Para Juara

Persaingan berlangsung ketat di sejumlah kategori. Pada kategori 10K Reguler Male, podium pertama berhasil diraih dengan catatan waktu 42 menit 59 detik.

Sementara pada kategori 10K Reguler Female, peraih podium pertama mencatat waktu 1 jam 19 menit.
Untuk kategori 10K Master Male, podium pertama diraih dengan catatan waktu 1 jam 45 detik, sedangkan kategori 10K Master Female mencatat waktu terbaik 1 jam 17 menit.

Persaingan semakin ketat pada kategori 20K. Podium pertama berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 2 jam 11 menit 13 detik, disusul podium kedua dengan waktu 2 jam 11 menit 22 detik, dan podium ketiga dengan catatan waktu 2 jam 22 menit 52 detik.

Panitia menetapkan cut-off time (COT) untuk memastikan peserta menyelesaikan lintasan dalam batas waktu yang ditentukan. Peserta kategori 10K diberikan waktu maksimal 3 jam, sedangkan peserta kategori 20K memiliki waktu maksimal 6 jam untuk mencapai garis finis dan memperoleh medali.
Jalur Ekstrem Jadi Tantangan

Karakter lintasan yang terjal menjadi salah satu daya tarik utama Merdeka Trail Run Vol. 02. Sejumlah peserta mengaku harus mengerahkan tenaga ekstra untuk menaklukkan tanjakan dan turunan yang tersedia di sepanjang jalur.

Salah seorang peserta kategori 10K Reguler Male yang enggan disebutkan namanya menyebut lintasan tahun ini sangat menantang.

“Jalurnya ekstrem banget ini. Tanjakannya tidak ada lawan. Cuma di sini bisa menemukan tanjakan dan turunan yang luar biasa. Tapi seru,” ujarnya.

Ia mengaku baru pertama kali mengikuti Merdeka Trail Run dan merasa bangga dapat menyelesaikan lintasan yang disiapkan panitia.

“Saya tidak bisa membayangkan seberapa berat kategori 20K. Yang 10K saja sudah berhasil membuat kaki saya hampir lepas,” katanya sembari bergurau.

Dorong Gaya Hidup Sehat

Rangkaian Merdeka Trail Run Vol. 02 ditutup dengan penampilan Disco Kaki 5 yang menambah semarak suasana setelah para peserta menyelesaikan perlombaan.
Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini kembali menegaskan posisi Merdeka Trail Run sebagai salah satu kegiatan olahraga berbasis alam yang menggabungkan tantangan fisik, rekreasi dan semangat kemerdekaan.

Panbil Nature Reserve berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi tahunan, tetapi juga mampu mendorong semakin banyak masyarakat Indonesia untuk menjalani pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga.

Dengan mengusung semangat “Face Your Fear!”, Merdeka Trail Run Vol. 02 mengajak peserta bukan hanya beradu cepat mencapai garis finis, tetapi juga menghadapi keterbatasan diri dan menaklukkan tantangan alam yang disiapkan di kawasan Panbil Nature Reserve. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain