Connect with us

9info.co.id | SIMALUNGUN – Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih melakukan tindakan Gerak Cepat (Gercep) dalam menangani banjir yang kerap kali terjadi di Kelurahan Serbalawan Kecamatan Dolok Baru Nanggar, Simalungun, Sumut.

Sebagaimana diketahui bahwa baru-baru terjadi banjir di Pasar Bawah Kelurahan Serbalawan diakibatkan meluapnya sungai singkam sehingga membanjiri ratusan rumah penduduk, syukurnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Guna penanganan banjir tersebut, Bupati Simalungun menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan Forkopimda, di Kantor Camat Tapian Dolok, Simalungun, Sumut, Kamis (10/4/2025)

Rakor tersebut diikuti oleh Kepala UPT PUTR Sumut, Syafuddin, perwakilan Balai Besar Jalan Negara (BPJN) Sumut, perwakilan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWS) II, Manejer PT Huta Marga Waskita, Eki, dan PT Hutama Karya Unit Tol Sinaksak.

Selain itu, Rakor tersebut juga diikuti oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Albert R Saragih bersama pimpinan perangkat daerah instansi terkait, jajaran PTPN IV, HRD PT Bridgestone, Junaidi, Camat Dolok Batu Nanggar dan Camat Tapian Dolok serta masyarakat.

Sebelum dimulai Rakor tersebut diawali dengan menyayikan lagu Indonesia Raya dan Doa pembuka dipimpin oleh Arisman Saragih. Dilanjutkan dengan pemaparan dari Kadis PUTR Kabupaten Simalungun, Hotbison Damanik, yang dilanjutkan masukan Dari Stake Holder yang hadir.

Dalam paparannya, Hotbinson menyampaikan, terjadinya banjir di Pasar Bawah Serbelawan dikarenakan kiriman volume air yang sangat besar dari Kecamatan Tapian Dolok yang mengalir ke sungai singkam Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

“Untuk rencana penanggulangan banjir Pasar Bawah kita akan buat kantong kantong air di wilayah Tapian Dolok tepatnya di perkebunan Brigestone serta membuat sedotan air yang akan kita alirkan ke sungai mati Kecamatan Tapian Dolok,”kata Hotbinson.

Sementara itu, mewakil masyarakat Dolok Batu Nanggar, Salman Abror manaruh harapan sangat besar kepada Bupati Simalungun, sebab Banjir di Sungai Pasar Bawah dulu terjadi banjir hanya satu tahun sekali.

“Tapi akhir-akhir ini dalam satu minggu bisa empat kali terjadi banjir, dan kami berharap ini rapat terakhir, janganlah setiap kali banjir, rapat, banjir lagi, dan rapat lagi. Dibawah Pimpinan Pak Bupati ini saya berharap banjir Pasar Bawah bisa di temukan titik terangnya,” ujarnya penuh harap.

Dalam rakor itu, dari pihak PT Bridgestone menyebutkan telah menyiapkan lahan untuk tampungan air, bahkan pihak PT Bridgestone siap untuk disurvey dengan pihak pemerintah kapanpun. Pihak PT Bridgestone juga siap bekerja sama dengan pemerintah dalam penanganan banjir Pasar Bawah.

Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih dalam mengawali bimbingan dan arahannya menyampaikan mohon maaf lahir dan batin “Ini masih suasana Syawal, jadi saya Bupati Simalungun menyampaikan mohon maaf lahir dan bathin,”ujarnya.

Selanjutnya, Bupati mengajak peserta rakor untuk bermusyawarah, mencari solusi dalam menanggulangi banjir di Serbalawan Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

“Kita semua yang hadir disini adalah dokter, karna yang kita hadapi ini adalah penyakit dan yang harus kita obati. Banjir ini terjadi ada hulu dan muara sungainya, ada juga pintu air, namun saya lihat ada banyak sampah,”kata Bupati.

“Kita akan segera menurunkan konsultan dari USU, sesuai dengan pengalaman yang pernah terjadi di Kecamatan Tanah Jawa,” tandas Bupati.

Menurut Bupati, dengan memakai konsultan dalam penanganan banjir di Tanah Jawa berhasil dan saat ini sudah tidak banjir lagi. Sehingga harapan ke depan masalah Banjir ini bisa dituntaskan dengan peran serta dan dukungan dari seluruh Stake holder yang hadir dalam rapat tersebut.(SG)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

โ€œPemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,โ€ ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

โ€œYang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,โ€ pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain