Connect with us

9info.co.id | JAKARTA – Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO), menggelar kegiatan santunan kepada puluhan anak yatim di sekitar sektetariatnya di Jalan Rawamangun Muka Selatan 1, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (15/3/2025).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Pendiri IWO Novie Dodo (Uda Doan), Ketua Umum PP IWO Teuku Yudhistira, M.I.Kom, Sekjen Dr Darwinsyah, Wasekjen Sainudin Mahyudin (Aymar) dan Bendahara Umum Adrika Willis.

Ketua Umum PP IWO Teuku Yudhistira mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang sudah menjadi tradisi setiap bulan suci Ramadan.

“Memang sejak awal kepengurusan kami, menyantuni anak yatim merupakan agenda rutin yang Insyaah Allah akan terus kami lakukan secara reguler di bulan Ramadan,” ungkap Yudhistira di sela kegiatan yang dilaksanakan di kantor RT setempat, Sabtu (15/3/2025).

Dijelaskannya juga, bagi IWO, kegiatan ini bukan hanya sekadar berbagai, namun diharapkan menjadi momentum menjadi silaturahmi dan membangun soliditas sesama anggota organisasi.

“Kegiatan ini juga menjadi ajang instrospeksi bagi kita sekaligus memberi ruang sharing mengenai organisasi ini ke depan nantinya, termasuk membahas berbagai agenda ke depan seperti rencana Rakernas yang kita rencanakan akan dilaksanakan di Bali pada Agustus mendatang,” sebutnya

Sementara itu, kegiatan ini mendapat apresiasi masyarakat dan Ketua RT setempat yang membantu penyerahan santunan.(RP)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Komunitas Batak di Batam Rindukan Sopo Godang dan Rumah Duka, IKABSU Kepri Ajak Tokoh Duduk Bersama

IKABSU

9info.co.id | BATAM – Komunitas Batak di Kota Batam merindukan hadirnya Sopo Godang atau gedung serbaguna yang dapat digunakan sebagai tempat pelaksanaan pesta adat sekaligus rumah duka bagi warga asal Sumatera Utara di Batam.

‎Kerinduan tersebut disampaikan Ketua Ikatan Keluarga Besar Sumatera Utara (IKABSU) Provinsi Kepulauan Riau, Jhonson Fidoli Sibuea. Ia menilai keberadaan sarana dan prasarana khusus bagi masyarakat Batak sudah menjadi kebutuhan mendesak, mengingat banyak warga Sumatera Utara di Batam yang kesulitan mendapatkan tempat saat menggelar kegiatan adat maupun acara kedukaan.

‎“kami merindukan adanya kesepahaman dan komitmen bersama untuk memikirkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat Batak di Batam,” ujar Jhonson.

‎Menurutnya, pihak IKABSU memperoleh informasi bahwa komunitas Batak sebelumnya pernah mendapatkan alokasi lahan melalui salah satu organisasi masyarakat, yakni Isenabasa, dari BP Batam.

‎Lahan tersebut disebut berada di sekitar kawasan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Dinas Kesehatan Batam atau wilayah Perumahan Puri Legenda dengan luas sekitar 2,5 hektare.

‎Jhonson menilai lokasi itu sangat strategis apabila dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan masyarakat Sumatera Utara, termasuk pembangunan gedung serbaguna dan rumah duka representatif bagi komunitas Batak di Batam.

‎“Masyarakat Sumut sangat rindu adanya fasilitas gedung serbaguna dan rumah duka. Selama ini warga cukup sulit mendapatkan tempat apabila ada pesta adat maupun saat berduka,” katanya.

‎Dalam perjalanannya, lanjut dia, pihaknya juga mendapat informasi terkait keberadaan lahan organisasi asal Sumatera Utara yang dikenal dengan lima puak.

Karena itu, ia berharap seluruh tokoh dan komunitas Batak di Batam dapat duduk bersama dan menyamakan persepsi demi mewujudkan pembangunan fasilitas bersama tersebut.

‎“Kami ingin tokoh dan komunitas Batak yang ada di Batam bisa duduk bersama dan menyamakan persepsi agar fasilitas ini dapat terwujud dan dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

‎Jhonson juga mempertanyakan perkembangan dan status lahan yang disebut telah lama dialokasikan tersebut. Pasalnya, menurut informasi yang diterima, sebelumnya sudah pernah ada rencana pembangunan Sopo Godang di lokasi itu, namun hingga kini belum terealisasi dan status lahannya belum jelas.

‎“Warga membutuhkan fasilitas untuk membantu kegiatan pesta adat maupun saat berduka. Kami berharap para orang tua dan tokoh masyarakat dapat duduk bersama membahas kelanjutan lokasi lahan tersebut,” tutupnya.

‎Hingga saat ini, awak media belum memperoleh konfirmasi dari pihak BP Batam selaku pihak yang disebut mengalokasikan lahan maupun dari organisasi masyarakat Isenabasa yang diduga sebagai penerima alokasi lahan tersebut. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain