Connect with us

9info.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si., mengunjungi Kota Tanjungpinang dalam rangka Silaturahmi Kapolda Kepri Ke Korem 033/WP dan Kodim 0315/Tanjungpinang Provinsi Kepri, kota Tanjungpinang pada hari Selasa (21/3/2023).

Dalam kunjungan Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si didampingi oleh Pejabat Utama Polda Kepri dan Kapolresta Tanjungpinang, disambut langsung oleh Komandan Korem 033/WP dan para PJU Korem 033/WP.

Pada kunjungan kerja Kapolda Kepri di Korem 033/WP, Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si., memberikan cenderamata beserta plakat kepada Komandan Korem 033/WP yang dilanjutkan dengan foto Bersama.

Setelah melaksanakan kegiatan di Korem 033/WP, Kapolda Kepri melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kodim 0315/Tanjungpinang disambut langsung oleh Dandim 0315/Tanjungpinang dan jajaran hormat oleh personel Kodim 0315/Tanjungpinang. Selanjutnya Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si., juga memberikan cenderamata beserta plakat kepada Komandan kodim (Dandim) 0315/Tanjungpinang yang dilanjutkan dengan foto Bersama.

Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si mengucapkan “Terima kasih atas sambutan yang diberikan dan berharap semoga silaturahmi yang kita jalin saat ini dapat menciptakan keamanan dan ketentraman di wilayah Kepri yang kita cintai.”

“Maksud dan tujuan kunjungan silaturahmi ini adalah untuk lebih mempererat hubungan antara TNI-Polri dan jajarannya yang selama ini sudah berjalan dengan baik dan harmonis.” Tutup Plh. Kabidhumas Polda Kepri AKBP Surya Iswandar, S.H. ( Nat )

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Tugboat Terbalik Telan Korban, PT Pradana Samudra Lines Bertanggungjawab

Tugboat Terbalik Telan Korban, PT Pradana Samudra Lines Bertanggungjawab

9info.co.id | BATAM  – Manajemen PT Pradana Samudra Lines memastikan menanggung seluruh biaya santunan, asuransi, hingga pemakaman korban dalam insiden kapal tugboat terbalik di perairan PT ASL Tanjung Uncang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Manajer Agensi PT Pradana Samudra Lines Moh. Fatur Akbar mengatakan pihak perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap para kru yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.

“Kami memberikan santunan kepada korban, mengeluarkan asuransi, serta menanggung seluruh biaya pemakaman baik di dalam maupun luar kota sampai proses pemakaman selesai,” kata Fatur di Batam, Sabtu.

Ia menjelaskan saat kejadian terdapat lima orang kru di dalam kapal tugboat yang sedang melakukan asist atau membantu mendorong kapal lain.
Menurut dia, hubungan kerja para kru berada di bawah manajemen PT Pradana Samudra Lines sebagai penyedia awak kapal, bukan sebagai agen pelayaran. Sehingga tidak ada sangkut pautnya dengan manajeman PT ASL.

“Kami adalah manajemen kru. Para kru memiliki kontrak kerja langsung dengan perusahaan kami. Jadi kami yang mengelola dan menyediakan kru untuk kapal yang digunakan oleh perusahaan lain,” ujarnya.

Fatur mengatakan berdasarkan keterangan kru yang selamat, insiden terjadi ketika kondisi cuaca dan arus laut cukup kuat sehingga kapal terdorong ombak hingga akhirnya terbalik. Saat kejadian, sebagian kru berada di luar kapal untuk memperbaiki tali, sementara kru lainnya masih berada di dalam kapal.

“Menurut keterangan kru yang selamat, arus laut cukup kuat sehingga mereka kesulitan menyelamatkan diri. Namun kami memastikan seluruh kru bekerja sesuai prosedur operasi standar (SOP),” katanya.

Ia menambahkan pihak perusahaan juga telah berkomunikasi dengan keluarga para korban dan memastikan seluruh korban dimakamkan di Batam.

“Kami sudah berkomunikasi dengan keluarga korban dan mereka sudah menerima penjelasan dari perusahaan,” ujarnya.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan hilang setelah kapal tugboat terbalik di perairan PT ASL Tanjung Uncang, Batam, Jumat (6/3).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Fazzli mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 17.57 WIB, sementara insiden terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat kapal tugboat sedang menarik kapal kargo Kyparissia.

Dari lima orang yang berada di atas kapal, tiga orang ditemukan meninggal dunia, satu orang selamat, dan satu orang lainnya masih dalam pencarian.

Tiga korban meninggal dunia masing-masing Abdul Rahman selaku kapten kapal, Guntur Pardede sebagai chief, serta Jhonson Bertuahman Damanik yang menjabat kepala kamar mesin (KKM).

Sementara korban selamat diketahui bernama M. Habib Ansyari, sedangkan satu korban yang masih dalam pencarian adalah Yusuf Tankin yang bertugas sebagai second engineer.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Tanjungpinang, Vessel Traffic Service (VTS) Batam, Polairud Polda Kepulauan Riau, serta pihak PT ASL Batam masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di sekitar lokasi kejadian.(Tim)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain