Connect with us

9info.co.id – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar pelantikan pejabat struktural pada Rabu (24/5/2023).

Sebanyak empat pejabat struktural tingkat III dilantik oleh Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, berdasarkan Surat Keputusan Kepala BP Batam Nomor 112 Tahun 2023 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Struktural Tingkat III di lingkungan BP Batam.

Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto menyampaikan bahwa pelantikan pada hari ini sesuai amanah Kepala BP Batam diharapkan dapat mendorong semangat kinerja dan inovasi BP Batam dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Dengan peningkatan kinerja (SDM) yang luar biasa, dapat mendukung program Kepala BP Batam Muhammad Rudi mewujudkan Batam sebagai Kota Batam yang semakin maju.” Ungkap Purwiyanto.

Purwiyanto juga berpesan kepada para pejabat yang telah dilantik agar melaksanakan tugas sebaiknya sesuai dengan tugas jabatan yang diberikan sebagai darmabakti kepada negara.

Ia menyampaikan agar para pejabat yang telah diberikan amanah tersebut, dapat menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dan dengan penuh rasa tanggung jawab, menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela.

“Mengingat posisi kita sebagai pelayan masyarakat, pelayan bangsa, dan melayani organisasi BP Batam. Bekerjalah penuh dedikasi dengan kinerja yang luar biasa untuk masyarakat, bangsa dan negara serta menjadi teladan bagi pegawai di lingkungan BP Batam.” Kata Purwiyanto dalam pengarahannya.

Adapun empat pejabat yang dilantik, sebagai berikut :
1. Yuli Widyastuti sebagai Kasubdit Inisiatif Strategi dan Manajemen Resiko, Direktorat Peningkatan Kinerja dan Manajemen Resiko
2. Rico Kresno sebagai Kepala Bidang Sinkronisasi dan Evaluasi Kebijakan, Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja
3. Idul Priadi sebagai Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Biro Hukum dan Organisasi
4. Kusuma Dewi Puspitasari sebagai Kepala Bagian Peraturan dan Perikatan, Biro Hukum dan Organisasi

Dorongan peningkatan kinerja dan inovasi BP Batam melalui rotasi SDM, diharapkan dapat mendukung program prioritas BP Batam dalam mewujudkan pembangunan Kota Batam yang semakin maju.

Seperti diketahui ekonomi Kota Batam tumbuh 6,84 persen di atas ekonomi Kepulauan Riau dan Nasional. Angka ini pun ditargetkan terus dapat meningkat hingga 7% pada tahun 2023 ini. (Nat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT. Air Batam Hilir bergerak cepat melakukan perbaikan darurat pada pipa transmisi air bersih berdiameter 800 milimeter (mm) di jalur Simpang Plamo menuju Kepri Mall.

Langkah antisipatif ini diambil menyusul terjadinya kebocoran pipa yang dipicu oleh pergeseran tanah akibat hujan deras dalam beberapa waktu terakhir sejak Rabu (10/6/2026) kemarin.

Dari proses perbaikan ini, aliran air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Batam akan dihentikan untuk sementara waktu.

Berdasarkan informasi dari tim teknis Air Batam Hilir (ABH), kebocoran kembali terjadi di titik yang sama dengan lokasi perbaikan sebelumnya.

Struktur tanah yang labil pascahujan disinyalir menjadi penyebab utama pipa kembali bergeser dan bocor.

Adapun wilayah yang terdampak langsung oleh penghentian sementara suplai air bersih ini meliputi:

1.Kelurahan Taman Baloi
2.Kelurahan Teluk Tering
3.Kelurahan Sukajadi
4.Kawasan di sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa saat ini PT. Air Batam Hilir telah mengerahkan seluruh sumber daya teknis yang diperlukan.

Meski demikian, ketika Proses Dewatering (pengurasan) sedang berjalan, tim terkendala cuaca berupa hujan deras di lokasi.

“Waktu pengerjaan mengalami delay karena faktor keselamatan tim teknis di area lumpur. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB dan air kembali mengalir 2 jam setelahnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut, pada Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah proses Dewatering selesai dilakukan, maka tahapan selanjutnya adalah Penggalian Lumpur, Pengangkatan Pipa, Pemasangan Pipa Baru, pemasangan Baut Las, Pemasangan Support pipa, dan terakhir memulai recovery suplai air.

Warga yang berada di kawasan tersebut juga diimbau untuk segera menampung air sebagai cadangan selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menyiapkan dan menampung cadangan air secukupnya,” .

Ia juga menegaskan, BP Batam berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan pengerjaan di lapangan secara berkala.

“Dukungan dan pengertian dari masyarakat selama proses perbaikan ini sangat berarti demi menjaga keandalan jaringan air bersih di Kota Batam dalam jangka panjang,” tutupnya. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain