Connect with us

9info.co.id – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan jika kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci kesuksesan pembangunan daerah.

Rudi menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Pelantikan Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) sekaligus malam puncak pelaksanaan Internasional Rumah Gadang Expo (IRGE) 2023 di Dataran Engku Putri, Sabtu (20/5/2023) lalu.

Menurut Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam, dukungan masyarakat memiliki peranan penting dalam mewujudkan perencanaan kota baru yang modern ke depannya.

“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakatnya merupakan kunci keberhasilan pembangunan Kota Batam,” ujar Rudi.

Pada kesempatan tersebut, Rudi mengajak seluruh masyarakat Kota Batam asal Sumatera Barat untuk turut aktif dalam menjaga iklim investasi.

Mengingat, BP Batam juga sedang menyiapkan beberapa rencana strategis untuk percepatan realisasi investasi. Baik modal asing ataupun dalam negeri.

Rudi yakin, peningkatan investasi bakal memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

Terbukti, ekonomi Kota Batam tumbuh 6,84 persen sepanjang tahun 2022 lalu.

Angka tersebut lebih baik dari pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri (5,09 persen) dan Nasional (5,31 persen).

Di sisi lain, Kota Batam juga menjadi lokomotif perekonomian Provinsi Kepri dengan berhasil menyumbangkan 82,9 persen realisasi investasi sepanjang Triwulan I (Januari-Maret) 2023.

Sehingga, Rudi pun optimistis untuk menjadikan Kota Batam sebagai destinasi unggulan investasi di Indonesia.

“Seluruh elemen masyarakat ataupun paguyuban harus bersatu dan berkolaborasi untuk menjadikan Kota Batam maju. Saya sedang benahi Batam, dukungan seluruh pihak menjadi modal penting menyelesaikan pembangunan ini,” pungkasnya. (Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Amsakar Ajak Warga Bijak Gunakan Media Sosial, Jadikan Ruang Positif bagi Persatuan

Amsakar Ajak Warga Bijak Gunakan Media Sosial, Jadikan Ruang Positif bagi Persatuan

9info.co.id | BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat memanfaatkan media sosial secara bijak guna memperkuat kebersamaan dan menjaga harmoni sosial. Pesan tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri Halalbihalal Kecamatan Lubukbaja di Aula Universitas Ibnu Sina, Kamis (9/4/2026) malam.

‎Di kesempatan itu, Amsakar menegaskan, cara pandang dan sikap seseorang, termasuk dalam bermedia sosial, sangat memengaruhi kualitas kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak warga menjadikan rasa syukur sebagai landasan utama dalam menjalani kehidupan, baik di dunia nyata maupun ruang digital.

‎“Jika kita pandai bersyukur, keterbatasan tidak akan menjadi persoalan. Namun, jika tidak, sebanyak apa pun nikmat yang diterima akan terasa kurang,” ujarnya.

‎Ia menilai, nilai-nilai tersebut penting diterapkan dalam interaksi di media sosial. Menurutnya, ruang digital seharusnya menjadi sarana menyebarkan hal positif, bukan justru memperkeruh suasana atau memicu konflik.

‎Amsakar menegaskan, pembangunan Batam tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia, termasuk kedewasaan dalam berkomunikasi di ruang publik digital.

‎“Media sosial harus menjadi ruang mempererat silaturahmi, bukan sebaliknya. Gunakan untuk menyebarkan kebaikan dan menjaga persatuan,” katanya.

‎Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dalam suasana Idulfitri. Ia menempatkan dirinya sebagai bagian dari masyarakat yang tidak luput dari kekurangan.

‎“Atas nama pribadi dan keluarga, saya bersama Ibu Li Claudia Chandra menyampaikan mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

‎Amsakar mengakui, memimpin Batam dengan jumlah penduduk yang besar merupakan tantangan tersendiri. Tingginya ekspektasi masyarakat menjadi amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

‎Ia pun mengajak masyarakat untuk terus memperbaiki diri, termasuk dalam penggunaan media sosial, agar tercipta ekosistem digital yang sehat dan konstruktif.

‎“Jika sebelumnya ada kesalahan, mari kita perbaiki. Orang yang cerdas adalah yang mampu belajar dan menjadi lebih baik,” ujarnya.

‎Melalui kegiatan ini, Amsakar menegaskan bahwa kemajuan Batam tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga persatuan, baik di kehidupan nyata maupun di ruang digital. (Hum)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain