Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Ardiwinata melepas peserta fun walk
9info.co.id – Disbudpar Batam- Sebanyak 250 peserta mengikuti kegiatan fun walk yang diselenggarakan oleh Tupperware Indonesia, Minggu (17/7/2022). Kegiatan itu dalam rangka memperingati HUT Tupperware Indonesia Ke-31.
Kegiatan tersebut bertempat di Park Avenue Mall Orchard, Batam Center. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, ayo kita isi pembangunan yg telah di lakukan Walikota Bataam dan juga sebagai Kepala BP Batam . HM. Rudi berupa peningkatan Infrastruktur jalan dan Destinasi Wisata, dengam mengelar Event Event yg menarik seperti Universeri Tapeware je 31 ini,” kata, Ardi.
Sebagai kepala dinas, ia sangat mendukung kegiatan ini untuk menarik wisatawan dan bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi. “Kegiatan seperti ini ekonomi masyarakat berputar lagi,” ucapnya.
Business Center Owner Gempita Permata Batam, Adinda Puspita Putri Pane mengatakan kegiatan tersebut berlangsung di 46 cabang seluruh Indonesia. Adapun panjangnya rute yang ditempuh peserta 3,1 km.
“Kita berharap dengan acara ini dapat membagikan energi baik karena dengan jalan kaki banyak manfaat yang kita dapat, seperti membantu mengurangi stres, memperbaiki efektifitas jantung, paru-paru serta membakar lemak dalam tubuh,” terangnya.
Selain jalan santai, kegiatan juga dimeriahkan dengan zumba, penampilan Dj Show Ricky Rocka, lucky draw, talk show kesehatan dari Prodia Klinik, sosialisasi produk BTN bisnis, dan Tupperware demo masak sehat mengunakan tiga produk Tupperware yakni freezer cooker, super sonic chopper, dan steam it.
“Kita pakai produk kukus, jadi sehat tak pakai minyak,” ujarnya.
Selama Bulan Juli, ada promo yang menarik dari Tupperware yakni setiap pembelian tiga produk gratis satu produk. Kemudian dengan Rp 150 ribu dapat botol 750 ml, baju, tas pingang, dan spesial member.
“Berlaku sampai 31 Juli spesial HUT Tupperware Indonesia Ke-31,” pungkasnya. (lsm)
Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak
9info.co.id | BATAM – Pengembang Perumahan Oleana Park dari PT Rexvin menunjukkan kepedulian dan empati terhadap keluarga korban meninggal dunia akibat insiden tenggelamnya dua anak di kolam yang berada di dekat kawasan Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Batam.
Perwakilan manajemen pengembang, Reevan Simanjuntak bersama Teguh Broto, turun langsung meninjau lokasi kejadian sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Jumat (15/05/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Reevan menjelaskan bahwa lokasi kolam tempat terjadinya musibah bukan merupakan berada di dalam kawasan PL pengembang Oleana Park. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen membantu mencarikan solusi demi keselamatan masyarakat sekitar.
“Lokasi kolam tersebut tidak berada dalam kawasan PL kami. Namun demi keselamatan warga, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak pihak terkait untuk memfasilitasi pemilik lahan agar lokasi kolam tersebut dapat segera ditimbun,” ujar Reevan.
Ia menambahkan, pihak pengembang juga akan segera berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait rencana penimbunan kolam tersebut guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
“Terkait kolam tersebut akan kami koordinasikan dan dalam waktu dekat akan dilakukan penimbunan,” tambahnya.
Tidak hanya meninjau lokasi kejadian, pihak pengembang juga menyambangi rumah keluarga korban dan memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian serta ungkapan belasungkawa atas musibah yang terjadi.
“Kami hadir sebagai pengembang Perumahan Oleana Park dan turut merasakan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa warga perumahan kami. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Reevan.
Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak
Sementara itu, Ketua RW 18 Kelurahan Tanjung Piayu, Andika, berharap adanya langkah nyata dari seluruh pihak untuk segera menutup kolam yang dinilai membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak.
“Kami meminta agar pengembang dapat membantu warga supaya kolam tersebut ditimbun. Kami juga menghormati niat baik dan empati pihak pengembang yang hadir langsung menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua warga kami,” ujar Andika.
Peristiwa tenggelamnya dua anak tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah setempat setelah lokasi kolam dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga di sekitar kawasan perumahan. (Mat).